• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Pendekatan Humanis Percepat Penyelesaian Konflik Papua

Pendekatan Humanis Percepat Penyelesaian Konflik Papua

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 21 January 2022

Pendekatan Humanis Percepat Penyelesaian Konflik Papua

Oleh : Timotius Gobay

Pemerintah terus berupaya mengakhiri konflik di Papua dengan mengedepankan pendekatan humanis dan kesejahteraan. Implementasi strategi baru tersebut membawa angin segar kepada masyarakat yang menantikan terwujudnya stabilitas sosial keamanan di Papua.

Papua adalah wilayah yang eksotis dan sering jadi tujuan wisata, akan tetapi sektor turisme di sana bisa terganggu ketika ada konflik, baik serangan dari kelompok separatis dan teroris maupun konflik antar warga.

Pertikaian seperti ini tentu merugikan karena bisa membuat kedatangan tamu asing ke Bumi Cendrawasih jadi berkurang dan membuatnya punya inage negatif.

Oleh karena itu pemerintah melakukan strategi lain untuk meminimalisir konflik, yakni via pendekatan humanis dan dialog dari hati ke hati. Hasilnya ada 1 permasalahan yang berhasil diselesaikan yakni adanya perdamaian antar warga Nduga dan Lanny Jaya, yang sebelumnya bertikai.

Walau ada syarat yakni penyerahan 20 ekor babi dan uang milyaran, tetapi kedua belah pihak sudah ikhlas dan sepakat untuk menyudahi permusuhan.

Perdamaian antar warga diinisiasi melalui rapat yang dihadiri oleh Bupati Lanny Jaya dan Nduga, serta diinisiasi oleh TNI dan Polri. Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanann menyatakan bahwa perdamaian terjadi tanggal 13 Januari 2022.

Prosesi ini dilakukan di Lapangan Sinapuk, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Perdamaian ini melegakan karena bisa menghindarkan dari konflik yang lebih parah. Dengan dialog maka masalah bisa diselesaikan, meski mengorbankan sejumlah uang. Akan tetapi uang tersebut tidak apa-apa diserahkan, daripada nantinya mengobarkan pertikaian yang tak berkesudahan.
Pengamat politik Stanislaus Riyanta menyatakan bahwa konflik bisa diselesaikan melalui dialog yang intensif untuk mengatasi 2 pihak yang berseteru. Meski perlu sosialisasi terhadap masyarakat mengenai hukum yang berlaku, walau sulit karena di Papua masih erat dengan hukum adat.
Hukum adat di Papua memang masih kuat dan masyarakat menaatinya, dan ketika ada pelanggaran yang berujung konflik maka mereka meminta nasihat dari ketua adat. Akan tetapi, dipastikan bahwa hukum adat tidak melanggar hukum yang berlaku di Indonesia. Oleh karena itu ketua adat perlu untuk juga memahami berbagai peraturan di negeri ini, agar tidak terjadi kontra yang menyebabkan masyarakat terus bertikai.
Ketika ada konflik yang diselesaikan maka ada titik tengah yang membuat kedua belah pihak jadi berdamai. Di sinilah peran pemerintah daerah, TNI, Polri, dan ketua adat diperlukan, agar semuanya berkolaborasi untuk mewujudkan perdamaian di Papua.
Dialog dari hati ke hati menjadi cara untuk mewujudkan perdamaian di Papua karena jika ada konflik terus-menerus, maka yang dirugikan adalah masyarakat. Selain membuat citra di Bumi Cendrawasih jadi negatif dan merugikan sektor pariwisata, maka ketika ada pertikaian, warga sipil jadi kesusahan untuk beraktivitas di luar rumah. Akibatnya bidang perekonomian jadi terganggu.
Dengan dialog dari hati ke hati maka tercipta pengertian antar pihak. Bandingkan jika konflik diselesaikan dengan cara spartan, maka yang ada hanyalah pertikaian tiada henti karena ada serangan balasan setiap hari. Saat berdialog maka selain ada ketua suku, bisa juga didatangkan tokoh agama, karena mereka juga dihormati oleh masyarakat Papua dan kata-katanya lebih dituruti.
Saat ada konflik di Papua maka harus segera diselesaikan karena kita tentu tidak mau lagi ada perang antar suku dan lemparan panah yang membuat suasana jadi runyam. Konflik bisa diselesaikan dengan pendekatan yang humanis dan dialog dari hati ke hati. Dengan pendekatan ini maka semuanya mendapat win-win solution dan Papua jadi wilayah yang aman dan damai.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Gorontalo

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.