• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Penanganan Covid-19 Secara Nasional Membaik

Penanganan Covid-19 Secara Nasional Membaik

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 10 November 2020

Oleh : Putu Prawira

Perkembangan penanganan Covid-19 secara nasional berangsur-angsur membaik, hal ini ditunjukkan dengan penurunan angka penambahan kasus positif mingguan, penurunan angka kematian dan terus bertambahnya pasien sembuh setiap harinya.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito memaparkan, penambahan kasus positif sebanak 2.973 kasus. Lalu, kasus aktif pada 3 November lalu sebanyak 54.732 kasua atau 13% dibandingkan rata-rata dunia sebesar 25,52%. Sedangkan kasus sembuh sampai dengan hari ini berjumlah 349.497 kasus atau 83,5%.

Dimana kasus sembuh dunia adalah 71,9%. Kasus meninggal kumulatif 14.146 atau 3.4% dimana kasus meninggal dunia 2.5%.
Secara rinci, perkembangan kasus positif tingkat nasional cenderung menurun dari pekan sebelumnya.

Baca juga: Mengutuk Aksi Keji OPM Jelang 1 Desember

Pekan ini terjadi penurunan kasus positif sebesar 17,1%. Meski demikian, pekan ini masih ada provinsi-provinsi yang perlu mendapat perhatian dengan kenaikan kasus tertinggi, yaitu Sumatera Barat naik 142, Kepulauan Riau naik 137, DI Yogyakarta naik 76, Papua Barat naik 45 dan Papua naik 40.

Jumlah penurunan juga terdapat pada perkembangan kasus kematian secara nasional. Pekan ini angka kematian secara nasional.

Pekan ini angka kematian menurun sebesar 18% dari pekan sebelumnya. Pekan ini di 5 besar provinsi yang masih perlu menekan angka kematiannya, diantaranya Kalimantan Timur naik 11, Sulawesi Selatan naik 10, Papua naik 8, Lampung naik 6 dan Kalimantan Timur naik 6.

Sementara persentase meninggal tertinggi berada di provinsi Jawa Timur 7,16%, NTB 5,53%, Jawa Tengah 5,11% dan Bengkulu 4,53%.
Meski angka kesembuhan secara nasional terus mengalami perbaikan, namun jumlah kesembuhan pekan ini mengalami perlambatan sebesar 0,8% dari pekan sebelumnya.

Wiku berharap bagi provinsi yang menunjukkan tren penurunan kesembuhan, agar benar-benar ditingkatkan kualitas pelayanan kesehatannya, dan bagi masyarakat agar memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala Covid-19 agar penanganan dapat dilakukan sejak dini dan meningkatkan kesembuhan.

Sebelumnya, di tengah pandemi dan usaha banyak pihak terutama pemerintah dalam menekan angka penularan sembari memastikan kebutuhan dan kesejahteraan publik tetap berjalan, banyak pihak yang memandang sinis bahwa pemerintah mampu mengatasi Covid-19.

Hal ini pun diakui oleh Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko dan menurutnya, anggapan tersebut salah dan bahkan ngawur. Ia juga membeberkan apa saja upaya maksimal yang dilakukan oleh pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.

Menurut Moeldoko, ada 3 strategi yang dilakukan oleh pemerintah pusat untuk menghadapi Corona. Fokus penyelesaian bukan hanya soal kesehatan tapi juga hal lainnya. Dalam soal kesehatan, pemerintah ingin agar tidak terlalu banyak masyarakat yang terpapar Corona.

Ia menyatakan, bahwa pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin agar tidak terlalu banyak korban Covid-19. Untuk itu masyarakat harus bisa hidup dengan baik.

Pemerintah juga memperhatikan kebutuhan masyarakat di tengah wabah, Covid-19. Hal ini dikarenakan banyak lapisan masyarakat yang mengalami kesulitan di masa pandemi.
Moeldoko menegaskan, bahwa masyarakat harus bisa makan, jangan sampai masyarakat menghadapi Pandemi dalam keadaan sulit mencari makan.

Kerja secara terukur dari pemerintah dalam menangani Covid-19 ini diharapkan menjadi kunci keberhasilan dalam menangani pandemi. Tak lupa kinerja ini juga harus diiringi evaluasi secara berkala.

Pemerintah juga masih terus berupaya dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat sehingga dapat memutus rantai penyebaran Covid-19.

Jika dilihat dari segi komunikasi publik, Moeldoko menilai bahwa informasi dan kebijakan yang disampaikan oleh pemerintah, memiliki tujuan agar seluruh warga menerapkan adaptasi kebiasaan baru dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ia juga memaparkan bahwa Presiden juga mengingatkan pentingnya persiapan secara matang mengenai pembukaan berbagai sektor secara bertahap. Seperti pendidikan, pariwisata, maupun sektor usaha seperti warung makan dan restoran.

Dirinya juga memastikan, penanganan covid-19 menjadi prioritas utama pemerintah saat ini. Pemerintah menurutnya juga telah menyalurkan berbagai bantuan dan stimulus kepada masyarakat agar dapat bertahan dari pandemi ini.

Kita tentu harus tetap membangun optimisme selama status pandemi belum berakhir, sehingga program-program yang direncanakan tetap berjalan sampai nanti vaksin Covid-19 ditemukan dan dapat didistribusikan.

Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Pemerintah Jaga Masa Depan Petani

September 18, 2026

Pemerintah Perkuat Fondasi Kemandirian Pangan Papua

September 18, 2026

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Pemerintah Jaga Masa Depan Petani

By Kata IndonesiaSeptember 18, 20260

Perlindungan Lahan Pertanian Diperkuat, Pemerintah Jaga Masa Depan Petani Oleh: Oksidea Razeta Rayi Keberpihakan terhadap…

Pemerintah Perkuat Fondasi Kemandirian Pangan Papua

By Kata IndonesiaSeptember 18, 20260

Pemerintah Perkuat Fondasi Kemandirian Pangan Papua  Oleh : Yohanes Wandikbo Pembangunan pertanian Papua terus diarahkan pada penguatan fondasi kemandirian pangan yang bertumpu pada potensi lokal dan keterlibatan masyarakat. Pemerintah tidak hanya mendorong peningkatan produksi pangan strategis, tetapi juga membangun ekosistem pertanian yang mencakup pengembangan pangan lokal, perluasan sawah, mekanisasi, irigasi, penguatan kelembagaan hingga pemberdayaan petani. Arah kebijakan tersebut menjadi penting mengingat Papua memiliki sumber daya pertanian yang besar sekaligus karakter geografis yang membutuhkan pendekatan pembangunan berbeda. Sagu, ubi dan berbagai komoditas pangan lokal telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua. Di sisi lain, potensi lahan pertanian juga dapat dikembangkan untuk meningkatkan produksi beras dan komoditas pangan strategis lainnya. Kementerian Pertanian (Kementan) menempatkan pengembangan potensi tersebut sebagai bagian dari strategi membangun kemandirian pangan Papua. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa kemampuan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Papua perlu dibangun dari kekuatan yang tersedia di wilayah tersebut. Karena itu, beras, sagu, ubi dan pangan lokal lainnya didorong untuk berkembang bersama masyarakat setempat. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan pertanian Papua tidak diarahkan untuk menggantikan pangan lokal dengan komoditas tertentu. Sebaliknya, pemerintah berupaya mempertemukan kekuatan pangan tradisional dengan teknologi dan sistem pertanian modern. Dengan cara itu, peningkatan produktivitas dapat berlangsung tanpa mengabaikan karakter sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Komitmen pemerintah tersebut turut mengemuka dalam PAPEDA Summit 2026 yang sebelumnya diselenggarakan pada 2–4 September 2026 di Sorong, Papua Barat Daya. Forum tersebut mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat adat dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi pembangunan Papua yang berbasis potensi lokal dan berkelanjutan. …

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan Oleh: Soleh Mahmud Bagi para petani,…

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Reforma Agraria Perkuat Hak Petani, Buka Jalan Kesejahteraan Berkelanjutan Oleh: Soleh Mahmud Bagi para petani,…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.