• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemerintah Tegaskan Ketersediaan Stok dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Libur Tahun Baru

Pemerintah Tegaskan Ketersediaan Stok dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Libur Tahun Baru

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 27 December 2025

Pemerintah Tegaskan Ketersediaan Stok dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Libur Tahun Baru

Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menjaga ketersediaan stok serta stabilitas harga pangan nasional menjelang libur Tahun Baru 2026. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang wajar di tengah potensi meningkatnya konsumsi pada akhir tahun.

 

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan bahwa kondisi pangan nasional saat ini berada dalam posisi aman dan terkendali. Hingga akhir 2025, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) diperkirakan mencapai 3,53 juta ton, menjadi stok akhir tahun tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

 

“Sekarang stok beras kita 3,5 juta ton tanpa impor. Artinya, tidak ada masalah untuk Tahun Baru bahkan hingga beberapa bulan ke depan,” ujar Amran dalam keterangannya di Jakarta.

 

Amran menambahkan bahwa capaian tersebut menunjukkan penguatan signifikan dalam ketahanan pangan nasional. Dalam 18 tahun terakhir, stok akhir tahun CBP tanpa impor belum pernah mencapai angka 3 juta ton.

 

“Pada 2008, stok akhir tahun tercatat 1,1 juta ton, kemudian 1,6 juta ton pada 2009. Sementara pada periode 2019 hingga 2021, stok akhir CBP berada di angka 2,2 juta ton, 1,9 juta ton, dan 0,8 juta ton,” jelasnya.

 

Selain beras, pemerintah juga memastikan ketersediaan minyak goreng nasional dalam kondisi aman. Amran menegaskan bahwa Indonesia merupakan produsen minyak goreng terbesar di dunia sehingga pasokan dalam negeri sangat mencukupi.

 

“Kita produsen minyak goreng dan menyuplai dunia. Stok kita aman, jadi tidak ada alasan harga naik,” katanya.

 

Terkait stabilitas harga, Amran kembali mengingatkan seluruh pelaku usaha pangan agar tidak menaikkan harga secara sepihak menjelang libur Tahun Baru. Pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk sejumlah komoditas strategis.

 

“Menghadapi Tahun Baru, kami mengimbau pengusaha agar tidak menaikkan harga. Beras, minyak goreng, ayam, dan telur sudah ada HET. Kalau melewati HET, itu ditindak,” tegas Amran.

 

Pemerintah juga melakukan pengecekan langsung terhadap harga dan pasokan komoditas daging ayam serta telur hingga ke tingkat peternak. Dari hasil pemantauan, harga dinilai masih stabil dan sesuai ketetapan pemerintah.

 

“Kami sudah cek di peternaknya, telur dan ayam stabil, sesuai aturan. Jadi tidak ada masalah,” imbuhnya.

 

Sementara untuk komoditas hortikultura seperti cabai, Amran menjelaskan bahwa fluktuasi harga masih dalam batas wajar akibat faktor cuaca, terutama curah hujan. Namun ia menegaskan, komoditas yang berada dalam kondisi surplus dan telah memiliki HET tidak boleh mengalami kenaikan harga.

 

“Pemerintah melalui Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan ketat selama periode libur Tahun Baru, guna melindungi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas pangan nasional,” tutup Amran.

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

August 30, 2026

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

August 30, 2026

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Pemerintah Libatkan Sekolah dan Keluarga Bangun Literasi Gizi Lewat MBG JAKARTA — Pemerintah mendorong Program…

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih  Oleh: Catur Ronggo Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Bali pada 25 Agustus 2026 layak dibaca sebagai salah satu langkah konkrit dalam membangun kemandirian energi. Target tersebut bukan sekadar menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga menunjukkan perubahan cara pandang pemerintah: energi bersih ditempatkan sebagai instrumen ketahanan nasional, penguatan industri, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil. Presiden Prabowo menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp dapat diselesaikan dalam tiga tahun. Tenggat agresif menunjukkan pemerintah ingin mempercepat eksekusi, bukan membiarkan transisi energi berhenti pada dokumen perencanaan. Target itu sekaligus menjadi tantangan koordinasi bagi kementerian, PLN, pelaku usaha, dan seluruh ekosistem energi nasional untuk mengubah potensi surya Indonesia menjadi kapasitas listrik yang nyata. Pilihan energi surya memiliki dasar yang kuat. Pemerintah mencatat potensi energi surya Indonesia mencapai sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas terpasang hingga April 2026 baru sekitar 1,5 GWp. Kesenjangan tersebut memperlihatkan besarnya ruang yang masih dapat dimanfaatkan. Karena itu, megaproyek 100 GWp bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan upaya mengubah sumber daya alam yang selama ini belum optimal dimanfaatkan menjadi kekuatan ekonomi dan energi nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperkirakan kebutuhan investasi untuk keseluruhan program mencapai sekitar 73 miliar dolar AS atau lebih dari Rp1.140 triliun. Nilai tersebut memang sangat besar, tetapi harus dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi energi nasional. Bahlil juga memperkirakan program ini dapat menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menghasilkan efisiensi subsidi energi hingga Rp73,9 triliun setiap tahun. Dengan demikian, belanja pembangunan diarahkan untuk menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas. Besarnya kebutuhan investasi juga membuka ruang kolaborasi antara negara dan sektor swasta. Pemerintah menyiapkan skema Independent Power Producer bagi investor yang mampu menawarkan harga listrik kompetitif. Apabila tidak terdapat penawaran yang memenuhi prinsip efisiensi, pemerintah menyiapkan opsi pembangunan melalui Danantara. Pola ini menunjukkan negara tetap memegang kendali strategis, sekaligus membuka kesempatan bagi modal dan kemampuan usaha untuk mempercepat pembangunan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan bertahap agar pelaksanaan dapat dikawal secara terukur. Tahap awal diarahkan pada 17 GWp, dilanjutkan 18 GWp, kemudian sekitar 35 GWp pada fase berikutnya, sementara kapasitas sisanya akan ditetapkan melalui tahapan lanjutan. Peta jalan tersebut penting karena proyek sebesar 100 GWp membutuhkan kesiapan lahan, jaringan transmisi, pembiayaan, teknologi penyimpanan, serta koordinasi lintas sektor.…

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia Oleh : Radjiman Arif Indonesia sedang memasuki babak…

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja JAKARTA – Pemerintah di…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.