• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemerintah Prioritaskan Rehabilitasi Hunian Nakes dan Warga Pascabencana Sumatra

Pemerintah Prioritaskan Rehabilitasi Hunian Nakes dan Warga Pascabencana Sumatra

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 22 January 2026

Pemerintah Prioritaskan Rehabilitasi Hunian Nakes dan Warga Pascabencana Sumatra

ACEH TAMIANG – Pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah wilayah di Sumatra, dengan fokus awal pada perbaikan rumah tenaga kesehatan (nakes) yang terdampak banjir. Kebijakan ini dinilai strategis untuk menjamin keberlanjutan layanan kesehatan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat pada masa pemulihan.

 

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bahwa keputusan memprioritaskan hunian nakes muncul karena kondisi tempat tinggal mereka sangat mempengaruhi kemampuan bertugas secara optimal. Ia menuturkan bahwa tak sedikit nakes hingga kini masih tinggal di pos-pos pengungsian, padahal mereka di saat yang sama tetap harus menjalankan tanggung jawab pelayanan kesehatan.

 

“Pelayanan kesehatan menjadi tidak maksimal karena sebagian nakes masih harus tinggal di pengungsian. Itu sebabnya pemerintah memprioritaskan rehabilitasi semua rumah nakes yang terdampak banjir di Sumatra,” kata Budi.

 

Ia menambahkan bahwa satu bulan setelah bencana merupakan periode paling rawan bagi masyarakat, ketika berbagai potensi penyakit mulai bermunculan. “Di fase inilah beban nakes semakin berat. Mereka harus kembali bekerja dengan kondisi yang layak,” ujarnya.

 

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, menjelaskan bahwa pemulihan hunian nakes merupakan langkah krusial dalam mempercepat normalisasi sistem pelayanan kesehatan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menekankan bahwa pemulihan rumah nakes tidak hanya menyangkut aspek fisik, tetapi juga psikis, karena tempat tinggal yang aman memungkinkan mereka bekerja dengan fokus lebih tinggi.

 

“Kementerian Kesehatan bersama BNPB telah mendata sekitar 3.000 rumah nakes yang perlu direhabilitasi. Ini masih akan berkembang seiring proses verifikasi lapangan,” ujarnya. Menurutnya, penyediaan hunian layak bagi nakes juga menjadi indikator kesiapan daerah dalam menghadapi dampak lanjut bencana, termasuk potensi lonjakan kasus penyakit menular.

 

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah, menambahkan bahwa bantuan perbaikan rumah akan diberikan dalam bentuk stimulan sesuai tingkat kerusakan. Rp15 juta untuk kerusakan ringan, Rp30 juta untuk kerusakan sedang, dan Rp60 juta untuk kerusakan berat. “Karena jumlahnya besar, penyaluran kemungkinan dilakukan bertahap berdasarkan kabupaten dan kota yang datanya sudah masuk dan terverifikasi,” jelasnya.

 

Pemerintah berharap percepatan rehabilitasi hunian ini bukan hanya mengembalikan kehidupan para nakes dan warga, tetapi juga memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat di wilayah terdampak. Dengan dukungan lintas kementerian dan pemerintah daerah, proses pemulihan diyakini dapat berjalan lebih cepat, terukur, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tengah bangkit dari bencana.

Pembekalan Antikorupsi Menjadi Langkah Penting Menjaga Tata Kelola Daerah

August 11, 2026

Pembekalan Antikorupsi Kepala Daerah Diperluas Perkuat Tata Kelola Daerah

August 11, 2026

Pembekalan Antikorupsi Menjadi Langkah Penting Menjaga Tata Kelola Daerah

By Kata IndonesiaAugust 11, 20260

Pembekalan Antikorupsi Menjadi Langkah Penting Menjaga Tata Kelola Daerah Oleh: Dhita Karuniawati Upaya membangun pemerintahan…

Pembekalan Antikorupsi Kepala Daerah Diperluas Perkuat Tata Kelola Daerah

By Kata IndonesiaAugust 11, 20260

Pembekalan Antikorupsi Kepala Daerah Diperluas Perkuat Tata Kelola Daerah Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi,…

Pemberantasan Korupsi Daerah Diperkuat lewat Pembinaan Integritas Kepala Daerah

By Kata IndonesiaAugust 11, 20260

Pemberantasan Korupsi Daerah Diperkuat lewat Pembinaan Integritas Kepala Daerah Jakarta – Upaya pemberantasan korupsi di…

Aman dan Nyaman, Mari Sambut HUT RI dengan Tenang dan Gembira 

By Kata IndonesiaAugust 11, 20260

Aman dan Nyaman, Mari Sambut HUT RI dengan Tenang dan Gembira  Oleh : Abdul Razak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum yang tidak hanya sarat makna sejarah, tetapi juga menjadi kesempatan bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan, optimisme, dan semangat gotong royong. Di tengah dinamika global serta derasnya arus informasi di ruang digital, masyarakat diharapkan dapat menyambut hari kemerdekaan dengan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kegembiraan. Komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus mempercepat pembangunan kembali ditunjukkan melalui langkah Presiden Prabowo Subianto yang mengumpulkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali, serta Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Mohamad Tonny Harjono di Istana Merdeka. Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima laporan mengenai berbagai program strategis TNI yang terus berjalan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pembahasan tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan negara, tetapi juga mencakup berbagai capaian pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Menurut Teddy, pemerintah memberikan perhatian besar terhadap percepatan pembangunan 2.500 jembatan desa yang ditargetkan selesai pada Agustus 2026, pembangunan 3.000 titik air bersih di berbagai wilayah Indonesia, serta perluasan program listrik masuk desa yang menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan nasional. Teddy juga menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan khusus agar TNI menghadirkan sesuatu yang spesial bagi masyarakat dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Arahan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bhakti Sosial TNI secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, berbagai program tersebut menunjukkan bahwa TNI tidak hanya berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar dan mempercepat pemerataan pembangunan. Langkah tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan nasional tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan negara menghadirkan pelayanan dasar yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Infrastruktur desa, akses air bersih, maupun jaringan listrik merupakan fondasi penting bagi peningkatan kualitas hidup sekaligus penguatan aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.