• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemerintah Perkuat Koordinasi Lintas Kementerian untuk Antisipasi PHK dan Jaga Stabilitas Ketenagakerjaan

Pemerintah Perkuat Koordinasi Lintas Kementerian untuk Antisipasi PHK dan Jaga Stabilitas Ketenagakerjaan

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 10 June 2026

Pemerintah Perkuat Koordinasi Lintas Kementerian untuk Antisipasi PHK dan Jaga Stabilitas Ketenagakerjaan

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mengantisipasi potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) sekaligus menjaga stabilitas ketenagakerjaan nasional di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh tantangan.

Di tengah kekhawatiran sejumlah pihak terhadap potensi gelombang PHK akibat perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik, pemerintah menegaskan komitmennya untuk hadir dengan berbagai langkah mitigasi yang terukur. Fokus pemerintah tidak hanya pada penanganan dampak jangka pendek, tetapi juga memperkuat daya tahan tenaga kerja melalui peningkatan kompetensi dan perluasan kesempatan kerja.

 

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus mencermati perkembangan situasi ketenagakerjaan nasional dan menyiapkan berbagai langkah responsif untuk mengantisipasi dampak yang mungkin timbul terhadap pekerja maupun dunia usaha.

 

“Pemerintah akan hadir dengan langkah nyata untuk merespons kondisi ketenagakerjaan saat ini,” ujar Yassierli.

 

Menurut dia, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci untuk memastikan berbagai kebijakan ketenagakerjaan berjalan efektif, mulai dari upaya pencegahan PHK, perlindungan pekerja, hingga penciptaan peluang kerja baru. Pemerintah juga terus berupaya menjaga keseimbangan antara perlindungan tenaga kerja dan keberlangsungan usaha agar aktivitas ekonomi tetap tumbuh.

 

Sejalan dengan itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menghadapi potensi tekanan terhadap sektor ketenagakerjaan yang dipicu kondisi ekonomi global.

 

“Nah, kita segera mengantisipasi terjadinya PHK yang bisa membuat banyaknya pengangguran di Indonesia,” kata Afriansyah.

 

Ia menjelaskan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi internasional yang berpotensi memengaruhi aktivitas industri dalam negeri. Karena itu, berbagai program penguatan sumber daya manusia dan perluasan akses kerja terus dipacu agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk memasuki pasar kerja.

 

Salah satu langkah konkret yang disiapkan pemerintah adalah peningkatan kuota Program Magang Nasional pada tahun 2026. Program tersebut diharapkan dapat membantu lulusan baru memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

 

“Untuk tahun 2026, Bapak Presiden melalui Kementerian Ketenagakerjaan juga membuka sekitar 150 ribu kesempatan magang, dari sebelumnya 100 ribu menjadi 150 ribu,” ujar Afriansyah.

 

Selain memperluas program magang, pemerintah juga memperkuat pelatihan vokasi melalui balai latihan kerja yang tersebar di berbagai daerah. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi pencari kerja, terutama lulusan SMA dan SMK, agar lebih siap memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.

 

“Pelatihannya gratis dan peserta juga mendapatkan sertifikasi dari negara,” jelas Afriansyah.

 

Pemerintah menyiapkan puluhan ribu kuota pelatihan yang dapat diakses masyarakat melalui platform SIAPKerja. Melalui program tersebut, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis sesuai kebutuhan industri, tetapi juga sertifikasi kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar tenaga kerja.

 

Langkah-langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun sistem ketenagakerjaan yang lebih tangguh dan adaptif. Di tengah berbagai tantangan global, pemerintah memilih pendekatan yang tidak hanya berfokus pada mitigasi risiko PHK, tetapi juga memperluas peluang kerja dan meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia.

Program Bedah Rumah di Papua Perkuat Kualitas Hunian dan Dorong Pemerataan Pembangunan

June 30, 2026

Sekolah Rakyat di Papua Perluas Akses Pendidikan dan Percepat Pengentasan Kemiskinan

June 30, 2026

Program Bedah Rumah di Papua Perkuat Kualitas Hunian dan Dorong Pemerataan Pembangunan

By Kata IndonesiaJune 30, 20260

Program Bedah Rumah di Papua Perkuat Kualitas Hunian dan Dorong Pemerataan Pembangunan Papua – Program…

Sekolah Rakyat di Papua Perluas Akses Pendidikan dan Percepat Pengentasan Kemiskinan

By Kata IndonesiaJune 30, 20260

Sekolah Rakyat di Papua Perluas Akses Pendidikan dan Percepat Pengentasan Kemiskinan Jayapura – Program Sekolah…

Integrasi CKG dan Imunisasi Perkuat Komitmen Pemerintah Membangun Generasi Sehat

By Kata IndonesiaJune 29, 20260

Integrasi CKG dan Imunisasi Perkuat Komitmen Pemerintah Membangun Generasi Sehat Oleh : Aditya Akbar Peningkatan…

Pemerintah Integrasikan CKG dan Imunisasi Anak Sekolah untuk Perluas Cakupan Layanan

By Kata IndonesiaJune 29, 20260

Pemerintah Integrasikan CKG dan Imunisasi Anak Sekolah untuk Perluas Cakupan Layanan Jakarta – Pemerintah melalui…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.