• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Pemerintah Optimal Ciptakan Stabilitas Pangan

Pemerintah Optimal Ciptakan Stabilitas Pangan

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 4 January 2022

Pemerintah Optimal Ciptakan Stabilitas Pangan

Oleh : Ibnu Syam

 

Pemerintah berusaha optimal dalam menciptakan stabilitas pangan, diantaranya dengan melaksanakan operasi pasar. Dengan adanya intervensi Pemerintah, masyarakat dapat dengan mudah mengakses dan menjangkau masyarakat.

Sejak akhir tahun 2021 harga minyak goreng mengalami kenaikan yang tajam, jika awalnya hanya 36.000 rupiah per 2 liter tetapi naik jadi 40.000 rupiah. Mayoritas ibu-ibu tentu khawatir karena minyak goreng adalah kebutuhan utama di dapur sedangkan jika ada kenaikan harga tidak sebanding dengan uang belanja mereka.

Pemerintah membantu masyarakat dengan membuat operasi pasar di Bogor dan akan disusul di daerah lain. Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa diharap operasi pasar bisa menolong warga untuk mendapatkan sembako dengan harga murah.

Juga sebagai langkah nyata untuk membantu kebutuhan masyarakat.
Operasi pasar memang ditunggu-tunggu masyarakat karena mereka bisa belanja dengan harga di bawah pasaran (karena ada subsidi dari pemerintah).

Selain minyak goreng, harga kebutuhan dapur lain juga mengalami kenaikan seperti telur ayam yang harganya mencapai 29.000 rupiah per kilogramnya (padahal beberapa bulan lalu sempat anjlok jadi hanya 20.000 rupiah per kg) dan cabe rawit merah yang harganya jadi 94.600 per kg.
Operasi pasar seperti ini ditunggu juga di daerah lain karena makin banyak ibu rumah tangga yang membutuhkan minyak serta sembako lain dengan harga miring. Mereka senang karena bisa belanja dengan hemat dan sisa uangnya bisa ditabung untuk keperluan sekolah anaknya. Walau harus mengantri lama saat operasi pasar tetapi tidak apa-apa, demi harga minyak goreng yang lebih murah.
Dengan adanya operasi pasar maka menunjukkan juga perhatian dari pemerintah agar rakyat tidak sengsara. Pasalnya, setelah hampir 2 tahun pandemi, keadaan ekonomi masyarakat belum terlalu stabil. Memang daya beli rakyat mulai naik lagi (setelah terpuruk pada tahun 2020) tetapi keadaan belum kembali seperti sebelum masa pandemi. Operasi ini sekaligus menciptakan stabilitas pangan.
Selain para ibu rumah tangga, yang diuntungkan dalam operasi pasar yang diadakan oleh pemerintah adalah pengusaha warung nasi dan UMKM lainnya di bidang kuliner. Pasalnya, mereka tidak bisa tidak menggunakan minyak goreng dalam menjalankan bisnisnya. Ketika harga minyak naik maka akan kesulitan untuk menaikkan harga jual, karena takut akan ditinggal oleh pembeli.
Stabilitas pangan harus diciptakan agar rakyat tidak sengsara akibat naiknya harga minyak goreng dan sembako jenis lain. Pemerintah berusaha keras untuk menekan harga sehingga rakyat bisa belanja dengan wajar, tetapi tidak juga membuat rugi para pengusaha kelapa sawit dan olahannya (sebagai produsen minyak goreng). Perlu ada win win solution sehingga semua sama-sama untung.
Untuk menciptakan stabilitas pangan maka operasi pasar yang serupa akan dilakukan juga di daerah lain, bahkan sampai wilayah terpencil di Indonesia (serta luar Pulau Jawa). Pemerataan harus dilakukan agar tidak ada rakyat yang pusing karena harga sembako mencekik leher. Sembako adalah kebutuhan pokok sehingga masyarakat harus dibantu agar harganya tetap stabil.
Stabilitas pangan adalah syarat untuk menjadi bangsa yang lebih baik karena jika rakyat kelaparan maka kita tidak punya energi dan semangat untuk membangun negeri. Lagipula, pangan adalah kebutuhan pokok manusia. Pemerintah berusaha agar memenuhi hak-hak rakyatnya, termasuk di bidang pangan.
Pemerintah berusaha agar harga minyak goreng dan beberapa jenis sembako lain stabil kembali. Untuk mendinginkan masyarakat agar tidak bergejolak karena kenaikan harga minyak goreng maka diadakan operasi pasar di Bogor dan akan disusul di daerah-daerah lain. Bantuan akan diberi ke masyarakat agar stabilitas pangan tercipta.

)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.