• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Pemerintah Masih Kaji Rencana Pemulangan Eks ISIS

Pemerintah Masih Kaji Rencana Pemulangan Eks ISIS

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 4 February 2020

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang pernah bergabung dengan ISIS saat ini berada di beberapa negara di Timur Tengah. Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan bahwa pemerintah saat ini masih mengkaji kemungkinan memulangkan mereka ke Indonesia.

“Rencana pemulangan mereka itu belum diputuskan pemerintah dan masih dikaji secara cermat oleh berbagai instansi terkait di bawah koordinasi Menkopolhukam.

Tentu ada banyak hal yang dipertimbangkan, baik dampak positif maupun negatifnya,” terang Menag di Jakarta, Sabtu (01/02) malam.

Menurut Menag, pembahasan terkait ini terus dilakukan. Ada sejumlah masukan dari berbagai pihak. Dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) misalnya,  menggarisbawahi pentingnya upaya pembinaan jika eks ISIS ini akan dipulangkan.

Meski, kata Menag,  proses pembinaan itu bukan hal mudah karena mereka adalah orang-orang yang sudah terpapar oleh idealisme yang sangat radikal.

“Kita akan terus upayakan langkah terbaik, dengan menjalin sinergi semua elemen masyarakat. Tidak hanya pemerintah, tapi juga LSM dan ormas keagamaan,” tegas Menag yang juga pimpinan Ormas Pejuang Bravo-5.

Bersama sejumlah organisasi relawan Jokowi-Ma’ruf Amin, pihaknya juga bertekad melanjutkan pengabdian mendukung kebijakan Indonesia Maju dan mengawal kerukunan dan persatuan bangsa.
Kementerian Agama, lanjut Menag, di bawah kepemimpinannya juga akan terus menggerakkan penguatan moderasi beragama.

Masyarakat terus diberi pemahaman keagamaan tentang pentingnya nilai-nilai moderasi dan toleransi. Sehingga, mereka tidak terus terjebak dalam pemahaman yang terlampau ekstrem, baik kiri berupa liberalisme-sekular, maupun kanan dalam sikap konservatisme-radikal.

“Semua kita ajak dan bina untuk mendekat pada titik gravitasi kesetimbangan, berupa moderasi beragama. Semoga, hal ini juga bisa dilakukan kepada para Eks ISIS jika mereka akan dipulangkan,” tandasnya.

Indonesia Perkuat Fondasi Ekonomi dan Stabilitas Nasional di Tengah Dinamika Global

June 20, 2026

Perkuat Koordinasi Ekonomi, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat Lewat Sederet Jurus

June 20, 2026

Indonesia Perkuat Fondasi Ekonomi dan Stabilitas Nasional di Tengah Dinamika Global

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Indonesia Perkuat Fondasi Ekonomi dan Stabilitas Nasional di Tengah Dinamika Global Oleh : Aulia Rachma…

Perkuat Koordinasi Ekonomi, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat Lewat Sederet Jurus

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Perkuat Koordinasi Ekonomi, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat Lewat Sederet Jurus JAKARTA — Pemerintah terus…

Perkuat Koordinasi Ekonomi, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat Lewat Sederet Jurus

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Perkuat Koordinasi Ekonomi, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat Lewat Sederet Jurus JAKARTA — Pemerintah terus…

Pemerintah Perkuat Stabilitas Ekonomi melalui Pengendalian Inflasi, Rupiah, dan Daya Beli Masyarakat

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Pemerintah Perkuat Stabilitas Ekonomi melalui Pengendalian Inflasi, Rupiah, dan Daya Beli Masyarakat JAKARTA — Pemerintah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.