• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Pemerintah Jamin Kelancaran Pasokan BBM Libur Akhir Tahun

Pemerintah Jamin Kelancaran Pasokan BBM Libur Akhir Tahun

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 28 December 2019

Oleh : Abdul Razak

Pemerintah menjamin ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) selama liburan akhir tahun 2019. Upaya tersebut ditempuh sebagai wujud hadirnya negara di masyarakat dan melancarkan mobilitas masyarakat yang hendak berpergian.

Untuk menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM di penghujung 2019, Pertamina telah membentuk satuan tugas (satgas) yang bertugas sejak tanggal 18 Desember 2020 dan tambah stok BBM serta LPG.

Hal tersebut menurut Pertamina Marketing Operation Region V – Jatim, Bali, Nusa Tenggara merupakan strategi untuk mengoptimalkan penyaluran kebutuhan energi selama libur Natal dan Tahun Baru.
Menurutnya, Tim Satgas tersebut akan berperan khusus dalam memantau dan mengkoordinasikan penyaluran BBM dan LPG mulai dari penguatan stok, kelancaran distribusi di jalan raya, hingga pemantauan kondisi di lapangan.

Sebelumnya, pihak pertamina juga telah melakukan penambahan stok di seluruh fuel Terminal Pertamina untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi, mulai pada 1 Januari 2019. PT Pertamina memproyeksikan, konsumsi BBM jenis gasline mencapai 28.000 kilometer perhari.
Untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), Pertamina menyiapkan berbagai fasilitas selama masa libur panjang akhir tahun 2019 ini.
Dalam upaya peningkatan pelayanan. Pertamina menyiapkan Pertamina Delivery Services (PDS) yang menyediakan BBM kemasan. Posisinya ada di Merak, Tol Jalarta-Cikampek-Cipali Mulai Km 42 sampai Km 130.

Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Pertamina memiliki tugas untuk mendistribusikan kecukupan energi lapangan, Pertamina melayani untuk pelayanan ekstra bagi pelanggan pertamina.
Pertamina juga memiliki pelayanan ekstra dan Pemerintah dan Berbagi tentang seputar energi dan tim contack center kerta aktifasi Corporate Social Responsibility CSR.

Selain itu Pertamina juga mengedukasi dan Berbagi adalah bentuk krontribusi tambahan Pertamina bagi masyarakat, edukasi ini merupakan bentuk Pertamina untuk terus meningkatkan masyarakat untuk selalu menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan, kampanye keselamatan dan memanfaatkan Call Center Pertamina 135 serta media lainnya.
Pada kesempatan berbeda Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM, Arifin Tasrif memastikan bahwa stok bahan bakar minyak atau BBM di sejumlah wilayah yang menjadi pusat perayaan hari raya Natal, seperti misalnya di Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Utara.

Pihaknya mengakut bahwa Pertamina telah memprioritaskan wilayah-wilayah tersebut agar bisa mendapatkan alokasi pasokan BBM yang lebih dirpioritaskan .
Secara menyeluruh, Arifin memastikan bahwa kecukupan stok BBM yang dimiliki pemerintah saat ini cukup memadai, dan mampu mengakomodir kebutuhan BBM di seluruh wilayah Indonesia pada musim Natal dan tahun barui kali ini.
Sebelumnya, Fajriyah Usman selaku Vice President Corporate Communication Pertamina menjelaskan, bahwa stok BBM secara nasional mencapai 25 hari, sedangkan stok LPG 15 hari. Menurutnya angka tersebut cenderung dinamis dan mengikuti tren peningkatan menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Selain keamanan stok, Fajriyah juga menurutkan beberapa produk BBM diantarnya seperti avtur dan solar bahkan dalam kondisi surplus. Hal tersebut tak lepas dari dukungan suplai minyak mentah domestik dari KKKS yang beroperasi di Indonesia, sehingga ketahanan kilang semakin meningkat.

Pertamina tercatat memiliki infrastruktur energi yang luas hingga pelosok negeri. Dengan 1112 TBBM, 9.677 Kilometer jalur pipa, kurang lebih 10.000 mobil tangki dan 6.781 SPBU di seluruh Indonesia.
Kesiapan jelang akhir tahun ditunjukkan oleh Pertamina dengan memiliki jaringan infrastruktur yang lengkap untuk distribusi. Lalu ada juga skema distribusi regulerm alternatif dan emergency untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat Indonesia.

Badan Pengatur Hilir Minyak dan gas Bumi atau BPH Migas yang memprediksi kebutuhan bahan bakar atau BBM pada momentum hari raya Natal dan Tahun Baru 2019-2020, sekitar 2.289,6 kiloliter
Kepala BPH Migas, Fasnshurullah Asa menjelaskan, kebutuhan sebesar itu dengan asumsi perhitungan kebutuhan BBM sejak H-7 Natal hingga H+14 tahun baru 2020.
Dirinya juga telah memberikan kepastian bahwa BPH Migas telah siap untuk menjadi koordinator, dari posko penyediaan dan pendistribusian BBM di momentum Natal dan Tahun Baru 2020 ini.
Dirinya juga merinci, bahwa kebutuhan BBM tertinggi umumnya terjadi pada tanggal 31 Desember yang mencapai 124,31 KL. Sementara itu rata-rata konsumsi harian berkisar antara 87 KL hingga 124 KL.

Langkah antisipasi pemerintah ini tentu patut diapresiasi, selain meramu kebijakan terkait dengan BBM, Pemerintah juga berani menjamin kelancaran distribusi BBM di seluruh wilayah di Indonesia.

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

August 22, 2026

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

August 22, 2026

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi  Oleh: Hanan Alfawazi Ketahanan energi merupakan salah satu fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan nasional. Tanpa pasokan energi yang cukup, terjangkau, dan dapat diandalkan, pertumbuhan ekonomi, industrialisasi, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat akan menghadapi berbagai hambatan. Karena itu, arah kebijakan energi Indonesia pada 2027 memiliki arti strategis, bukan sekadar sebagai agenda sektoral, melainkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian nasional. Kebutuhan energi terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi, sementara produksi minyak nasional menghadapi tekanan penurunan alamiah. Pada saat yang sama, dinamika geopolitik global membuat harga dan pasokan energi semakin sulit diprediksi. Kondisi tersebut membuat penguatan sumber energi domestik menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Dalam konteks tersebut, target lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari dan lifting gas sekitar 950 ribu barel setara minyak per hari dalam RAPBN 2027 menjadi salah satu instrumen penting. Target tersebut dinilai realistis oleh Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, terutama dengan melihat peluang optimalisasi lapangan produksi yang telah ada serta pengembangan sumur-sumur baru. Namun, peningkatan lifting tidak dapat dicapai hanya dengan menetapkan target. Sektor hulu migas membutuhkan investasi, teknologi, kepastian regulasi, serta proses pengembangan lapangan yang efisien. Tantangan natural decline juga harus dihadapi secara serius karena sebagian lapangan migas nasional telah memasuki fase produksi yang matang. Anggota Dewan Energi Nasional Saleh Abdurrahman melihat masih terdapat ruang untuk menahan laju penurunan alamiah tersebut melalui optimalisasi sumur eksisting dan pengembangan sumur baru. Pengembangan wilayah frontier serta penggunaan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) juga menjadi bagian dari pilihan strategis untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi nasional. Artinya, kebijakan peningkatan lifting harus ditempatkan sebagai agenda jangka panjang. Pemerintah tidak cukup hanya mengejar angka produksi dalam satu tahun anggaran, tetapi juga harus memastikan keberlanjutan investasi dan penemuan cadangan baru. Jika investasi hulu berjalan konsisten, Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat ekosistem industri migas nasional.…

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor Oleh: Aziz Rahman Ketika ketidakpastian…

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat…

​Bikin Terenyuh! Aksi Nyata LAZNAS Darunnajah Bikin Para “Pahlawan Jalanan” Tersenyum Lebar

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Di tengah dinamika mobilitas ibu kota yang digerakkan oleh para pekerja lapangan, eksistensi petugas Penanganan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.