• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemerintah Dorong Partisipasi CKG Lebih Luas demi Kesehatan Berkualitas

Pemerintah Dorong Partisipasi CKG Lebih Luas demi Kesehatan Berkualitas

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 15 May 2026

Pemerintah Dorong Partisipasi CKG Lebih Luas demi Kesehatan Berkualitas

JAKARTA — Pemerintah terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui deteksi dini dan penguatan budaya hidup sehat.

Program yang dijalankan sejak 2025 tersebut kini semakin masif dengan melibatkan lebih dari 10.000 puskesmas di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

 

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menyampaikan bahwa hingga Mei 2026 sebanyak 100 juta penduduk Indonesia telah mengikuti program CKG.

 

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

 

“Sepanjang tahun 2025, CKG telah melayani lebih dari 70 juta peserta. Memasuki tahun 2026 sampai dengan awal Mei 2026, jumlah tersebut telah bertambah lebih dari 30 juta jiwa. Total sudah 100 juta penduduk Indonesia mendapatkan CKG,” ujar Qodari

 

Meski demikian, pemerintah menilai cakupan program masih perlu terus diperluas karena baru menjangkau sekitar sepertiga dari total penduduk Indonesia yang mencapai hampir 290 juta jiwa.

 

Karena itu, pemerintah terus mendorong partisipasi masyarakat agar pemeriksaan kesehatan rutin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern.

 

“Perjalanan kita masih panjang, karena penduduk Indonesia sekarang 290 juta. Baru sepertiga yang mengikuti CKG,” kata Qodari.

 

Program CKG juga difokuskan untuk mendeteksi dini gangguan kesehatan pada anak usia sekolah. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, sebanyak 4,8 juta anak telah menjalani skrining kesehatan di 48 ribu sekolah pada periode 1 Januari hingga 3 Mei 2026.

 

Hasil pemeriksaan menunjukkan 41 persen anak mengalami gigi berlubang, 22,1 persen mengalami peningkatan tekanan darah, dan 8,6 persen mengalami penumpukan kotoran telinga.

 

Qodari mengaku terkejut dengan tingginya angka tekanan darah pada anak usia sekolah dan menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama.

 

“Saya pribadi terus terang terkejut juga. Sekarang darah tinggi itu sudah melanda anak-anak sekolah. Kalau tidak ada CKG, kondisi ini mungkin tidak diketahui. Tekanan darah tinggi kalau terus berlanjut bisa berujung pada gangguan jantung,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa pemerintah juga terus memperkuat edukasi pola hidup sehat guna menekan angka obesitas dan penyakit tidak menular di masyarakat.

 

“Kalau kita ingin hidup lebih sehat dan lebih panjang umur, maka kita harus mulai menjaga pola makan, menjaga berat badan, dan rutin berolahraga. Kesehatan itu bukan hanya urusan rumah sakit atau program pemerintah, tapi harus menjadi gerakan hidup sehat yang dimiliki setiap individu,” jelas Budi.

 

Berdasarkan data CKG 2025, sekitar 31 persen orang dewasa mengalami obesitas sentral dan mayoritas masyarakat masih kurang aktivitas fisik.

 

Karena itu, pemerintah terus mendorong edukasi gizi, pelabelan nutrisi pangan, dan kampanye olahraga sebagai bagian dari gerakan nasional hidup sehat.

 

Melalui perluasan program CKG, pemerintah menunjukkan keseriusan dalam membangun layanan kesehatan yang lebih inklusif, preventif, dan berkualitas demi menciptakan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan produktif.

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

September 1, 2026

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

September 1, 2026

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan Oleh: Miftakhul Jannah Investasi hijau…

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional Jakarta – Pemerintah terus mendorong ekonomi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.