• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»PDI Perjuangan Pastikan Presiden Jokowi Dukung Ganjar Pranowo

PDI Perjuangan Pastikan Presiden Jokowi Dukung Ganjar Pranowo

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 29 July 2023

PDI Perjuangan Pastikan Presiden Jokowi Dukung Ganjar Pranowo

 

JAKARTA — PDI Perjuangan memastikan bahwa Presiden Jokowi jelas sangat memberikan dukungan penuhnya untuk Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024 mendatang.

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto meyakini bahwa memang keputusan arah dukungan dari Kepala Negara itu hanya kepada nama Capres yang diusung oleh partai pimpinan Megawati Soekarnoputri.

“Haqqul yakin, itu Pak Ganjar Pranowo,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka juga telah mengungkapkan bahwa ayahnya sudah memutuskan arah dukungan ke satu Capres saja dalam perhelatan Pilpres mendatang.

Beberapa hal yang membuat mengapa sudah jelas arah gerak dukungan dari Presiden Jokowi hanya kepada pemimpin yang identik dengan rambut putih itu adalah karena sejumlah kesamaan.

Salah satunya adalah mereka berdua merupakan pemimpin yang merakyat dan sederhana, sering melakukan blusukan secara langsung untuk mendengarkan aspirasi rakyat kecil.

Mengenai hal tersebut, Pakar Komunikasi Politik Universitas Diponegoro (Undip), Triyono Lukmantoro menjelaskan bahwa gaya komunikasi yang dimiliki oleh Ganjar menunjukkan bahwa dirinya merupakan pemimpin peduli dan tidak tinggi hati.

Pasalnya, Capres yang diusung PDI Perjuangan ini sama sekali tidak menunggu untuk didatangi masyarakat terlebih dahulu, melainkan dirinya yang mendekati warganya.

Bahkan, Ganjar sendiri sampai rela bermalam atau menginap ke rumah warga yang sederhana. Tentunya hal tersebut menjadi suatu ciri khas tersendiri yang dimilikinya.

“Ini saya kira menjadi satu kekhasan sendiri dari Ganjar,” jelas pakar tersebut.

Dengan adanya pemimpin yang secara langsung bergerak mengunjungi rakyatnya, maka dari sana akan terjalin komunikasi yang baik dan akan mampu menghilangkan keberjarakan, sehingga timbul kesetaraan.

“Dari situ komunikasi bisa terjalin dengan baik kalau pihak pimpinan atau dalam hal ini adalah Gubernur Ganjar mendatangi masyarakat. Otomatis keberjarakan itu menjadi hilang sehingga yang muncul adalah kesetaraan,” tambah Triyono.

Akademisi Undip itu menangkap bahwa apabila masyarakat didatangi langsung oleh pemimpin mereka, maka masyarakat juga akan merasa lebih nyaman dan dimanusiakan.

“Jadi kalau misalnya masyarakat didatangi itu kan merasa lebih nyaman, lebih dimanusiakan,” kata Triyono.

Ketika memang seorang pemimpin mengaku bahwa dirinya merakyat, maka juga harus benar-benar ditunjukkan dengan sikapnya dan tidak bisa malah menunggu didatangi oleh rakyatnya.

Kunci menjadi pemimpin yang baik di masa depan adalah dengan mampu mendegarkan seluruh keluhan dari rakyatnya.

“Saya kira ini kunci pemimpin yang baik itu mendatangi dan mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” pungkas pakar komunikasi itu.

***

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

June 26, 2026

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

June 26, 2026

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap Jakarta – Pemerintah bergerak cepat…

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi Jakarta – Pemerintah mengimbau…

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Oleh: Ethan Shabir Uttara…

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner 

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner  Oleh: Samuel Harbi  Demokrasi Indonesia menempatkan kritik publik sebagai bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, di tengah kompleksitas tantangan pembangunan dan derasnya arus informasi, kritik tidak cukup hanya bersifat reaktif, melainkan perlu didasarkan pada fakta, objektivitas, dan orientasi perbaikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menilai demonstrasi mahasiswa merupakan fenomena yang wajar dalam setiap era pemerintahan. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja negara perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian yang telah dihasilkan. Di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan, pemerintah menunjukkan komitmen melalui penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ruang demokrasi perlu diisi dengan kritik yang konstruktif agar evaluasi terhadap negara tetap berpijak pada fakta, bukan semata persepsi atau sentimen sesaat. Komitmen pemberantasan korupsi ini berjalan beriringan dengan penataan regulasi komoditas guna membendung intervensi internasional yang merugikan kepentingan domestik. Kebijakan ketat untuk melarang praktik penentuan harga ekspor yang terlalu rendah diterapkan agar seluruh margin keuntungan tercatat secara transparan demi kemaslahatan masyarakat. Langkah sistemis ini sejalan dengan aspirasi kalangan akademis. Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, menegaskan perlunya dorongan bersama terhadap pengesahan regulasi yang mampu memiskinkan koruptor serta merampas aset mereka untuk dikembalikan kepada rakyat. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara orientasi penegakan hukum pemerintah dan ekspektasi moral mahasiswa dalam membersihkan tata kelola negara. Selain penegakan hukum, fokus utama pemerintah terletak pada agenda pengentasan kemiskinan melalui program inklusif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus menggerakkan roda ekonomi perdesaan melalui ekosistem pasokan pangan lokal yang melibatkan para peternak dan petani setempat. Meskipun menghadapi tantangan logistik, manajemen program terus dievaluasi secara radikal, termasuk penerapan moratorium penambahan fasilitas dapur baru demi menjaga kualitas dan efisiensi anggaran negara. Sifat program yang fleksibel dan terbuka terhadap kritik terlihat dari kebebasan institusi pendidikan untuk menentukan partisipasi mereka, mencerminkan kepemimpinan yang akomodatif dan senantiasa menerima perbaikan bersama. Di sektor pendidikan, keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda terwujud melalui penyediaan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang mencapai belasan triliun rupiah untuk menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Selain itu, rehabilitasi infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap dalam skala puluhan ribu unit per tahun dengan skema penyaluran dana langsung ke pihak sekolah demi mempercepat pembangunan. Langkah mendirikan sekolah rakyat khusus bagi anak-anak dari lapisan sosial terendah mempertegas keyakinan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Seluruh intervensi kebijakan ini membuktikan bahwa negara sedang bekerja keras mengurai benang kusut kemiskinan terstruktur yang diwariskan dari masa lalu. Melihat keseriusan agenda kerja pemerintah yang terbilang masih di awal periode, gerakan mahasiswa seyogianya memberikan kesempatan yang proporsional bagi eksekutif untuk merealisasikan target capaian. Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Mandela Simanjuntak, mengingatkan agar elemen mahasiswa tidak memposisikan diri sebagai hakim yang sekadar menjatuhkan vonis, melainkan bertindak secara elegan melalui argumen terbuka dan kajian mendalam. Suara yang paling keras di jalanan belum tentu membawa kebenaran mutlak apabila tidak disertai dengan tawaran solusi yang konkret. Ketika unjuk rasa bergeser menjadi tindakan reaksioner yang sekadar ikut-ikutan tanpa basis data yang valid, substansi permasalahan justru menjadi kabur dan rentan dimanfaatkan oleh agenda terselubung yang merugikan persatuan bangsa.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.