• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»PDI Perjuangan: Ganjar Akan Teruskan Semangat Juang Bung Karno

PDI Perjuangan: Ganjar Akan Teruskan Semangat Juang Bung Karno

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 25 June 2023

PDI Perjuangan: Ganjar Akan Teruskan Semangat Juang Bung Karno

Jakarta – Peringatan Puncak Bulan Bung Karno 2023 mengusung tema “Kepalkan Tangan Persatuan untuk Indonesia Raya” digelar di Stadion Utama GBK, Sabtu (24/6/2023).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, diantaranya Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, sejumlah menteri, hingga para ketua umum partai politik.

Putri Presiden Pertama RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyebut bahwa Bung Karno merupakan pejuang sejati yang berjuang tanpa pamrih.

“Hari ini adalah puncak peringatan Bulan Bung Karno. Bulan Juni ini, bagi partai merupakan sebuah bulan yang sangat menentukan, bukan saja bagi kehidupan partai kita, tetapi juga merupakan sebuah kehidupan bagi jalannya bangsa dan negara kita. Supaya kalian selalu ingat kepada sejarah,” ungkap Megawati.

Menurutnya, tantangan ke depan tidaklah mudah, sehingga diperlukan pemimpin yang jangan hanya melihat tampangnya. Megawati juga mengatakan bahwa Ganjar Pranowo akan terus berjuang bersama Presiden Jokowi dalam mendayagunakan bonus demografi bagi percepatan kemajuan Indonesia.

“Karena itulah gunakan hak pilihmu dengan sebaik-baiknya. Pak Ganjar Pranowo terus akan berjuang bersama Presiden Jokowi di dalam mendayagunakan bonus demografi bagi percepatan kemajuan bangsa,” ajak Presiden RI ke-5 tersebut.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani juga menjelaskan bahwa PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri dapat kokoh berdiri dengan tegak, solid bergerak, memperjuangkan dan mewujudkan cita-cita tujuan bernegara.

“Kemenangan PDI Perjuangan telah melahirkan seorang pemimpin bangsa yang tidak hanya dicintai rakyatnya, tetapi juga dihormati dunia. Kader terbaik PDI Perjuangan, Presiden Republik Indonesia, Bapak Jokowi,” lanjut Puan.

Ia menuturkan bahwa PDI Perjuangan ingin sukses di kepemimpinan nasional berjalan dengan lancar, estafet pembangunan dapat diteruskan oleh presiden dan wakil presiden baru dari PDI Perjuangan.

“Hari ini kita meneguhkan hati, bekerja keras dengan api semangat yang tak pernah padam, menangkan PDI Perjuangan dan calon presiden PDI Perjuangan Ganjar Pranowo,” seru Puan.

Ganjar Pranowo yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan jika dedication of life yang disampaikan di sini mengajarkan kepada kita mengabdi kepada bangsa dan negara, bukan mengabdi kepada perorangan atau kelompok.

“Pak Jokowi mewujudkan itu, infrastruktur yang hebat, IKN yang tidak hanya memindahkan tempat dan ibu kota, tapi membuka mindset untuk menjadi negara maju. Termasuk hilirisasi industri yang akhirnya kita diperhitungkan dunia. Itu juga yang mesti kita pertahankan, kita lanjutkan. Namun, tidak bisa terlaksana jika kita tidak bisa menang dan tidak kompak,” jelas Ganjar.

Ganjar pun meneruskan pesan Megawati agar para kader tetap bisa bersatu, berdiri seteguh karang yang tetap tegar dalam gempuran ombak sekeras apapun.

Sementara itu, Presiden Jokowi dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa di acara puncak Bulan Bung Karno ini, ingin meneguhkan komitmen untuk saling memahami, komitmen untuk semakin melaksanakan ajaran kebangsaan dan ajaran kenegaraan Bung Karno.

“Bung Karno pernah menyatakan kita tidak boleh terpecah-pecah, jangan saling fitnah, stop semua itu. Yang harus kita lakukan adalah kita harus bersatu padu dan bergotong royong,” ungkap Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga mengajak para generasi muda meningkatkan semangat untuk mengisi kemerdekaan dan membangun Indonesia maju.

(*)

Pemerintah Perkuat Satgas Terpadu Percepat Penanganan Gempa NTT

August 19, 2026

Satgas Gempa NTT Dikawal hingga Fase Darurat Beralih ke Rehabilitasi

August 19, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas Terpadu Percepat Penanganan Gempa NTT

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas Terpadu Percepat Penanganan Gempa NTT Jakarta – Pemerintah memperkuat pembentukan satuan tugas…

Satgas Gempa NTT Dikawal hingga Fase Darurat Beralih ke Rehabilitasi

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Satgas Gempa NTT Dikawal hingga Fase Darurat Beralih ke Rehabilitasi Jakarta – Penanganan korban gempa…

Kebijakan Transformatif Tunjukkan Negara Bergerak Cepat Membenahi Masalah

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Kebijakan Transformatif Tunjukkan Negara Bergerak Cepat Membenahi Masalah  Oleh: Agus Sasongko Sudah saatnya publik menilai perjalanan pembangunan bukan hanya dari janji, tetapi juga dari arah kebijakan dan hasil yang mulai terlihat di tengah kehidupan masyarakat. Dalam 21 bulan pemerintahan, berbagai langkah yang diambil menunjukkan adanya upaya mempercepat penyelesaian persoalan yang selama ini dianggap rumit dan membutuhkan waktu panjang. Di tengah tantangan pada sektor pangan, energi, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik, rangkaian kebijakan transformatif menjadi sinyal bahwa negara sedang bergerak lebih cepat membenahi masalah sekaligus membangun fondasi yang lebih kuat bagi masa depan Indonesia. Gambaran tersebut mengemuka dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Jakarta. Pada kesempatan itu, Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah telah memutuskan sekaligus menjalankan 121 kebijakan transformatif selama 663 hari pemerintahan. Artinya, rata-rata satu kebijakan lahir setiap lima hari sebagai bagian dari upaya menyelesaikan persoalan negara yang sebagian telah berlangsung selama puluhan tahun dan membutuhkan keberanian dalam pengambilan keputusan. Menurut Prabowo Subianto, pencapaian tersebut lahir dari kombinasi keberanian mengambil keputusan, kerja keras, arah kebijakan yang jelas, serta semangat gotong royong seluruh unsur bangsa. Pemerintah juga tidak mengklaim seluruh persoalan telah selesai, tetapi menilai berbagai tantangan nasional mulai memasuki tahap penyelesaian yang lebih nyata. Cara pandang tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan diposisikan sebagai proses berkelanjutan yang menuntut konsistensi, bukan sekadar mengejar pencapaian jangka pendek yang mudah dilupakan. Salah satu indikator keberhasilan yang paling menonjol selama setahun terakhir terlihat pada sektor pangan. Indonesia berhasil mencapai swasembada delapan komoditas utama lebih cepat dibanding target awal yang diperkirakan membutuhkan empat hingga lima tahun. Beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit menjadi komoditas yang berhasil diperkuat melalui kombinasi kebijakan produksi, distribusi, serta dukungan kepada petani. Pencapaian ini memperlihatkan bahwa percepatan kebijakan dapat menghasilkan dampak nyata ketika hambatan birokrasi dan distribusi mulai disederhanakan. Keberhasilan tersebut diperkuat oleh langkah pemerintah menghapus 145 aturan penyaluran pupuk yang selama ini dinilai menghambat akses petani. Selain itu, harga pupuk berhasil diturunkan hingga 20 persen sehingga biaya produksi menjadi lebih ringan. Kebijakan tersebut tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga berdampak terhadap kinerja PT Pupuk Indonesia yang mencatat peningkatan keuntungan sebesar 252,8 persen. Situasi ini memperlihatkan bahwa kebijakan yang tepat dapat menghadirkan manfaat ganda, yakni memperkuat kesejahteraan petani sekaligus meningkatkan kinerja badan usaha milik negara. Pada sektor energi, pemerintah juga menunjukkan langkah strategis melalui implementasi diesel berbasis campuran biodiesel B50. Sejak 1 Juli 2026, Indonesia tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri sehingga mampu menghemat devisa sekitar Rp170 triliun atau setara USD9,5 miliar. Langkah tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri. Keberhasilan itu menunjukkan bahwa hilirisasi sumber daya dan pemanfaatan energi domestik mulai memberikan hasil yang konkret bagi perekonomian nasional.…

Kebijakan Transformatif: Pemerintahan Jadi Cepat, Tegas, dan Berorientasi Hasil

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Kebijakan Transformatif: Pemerintahan Jadi Cepat, Tegas, dan Berorientasi Hasil Oleh: Ahmad Mustofa Di tengah berbagai…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.