MRP Berharap Papua Diperlakukan seperti Aceh oleh Pemerintah Indonesia
Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib berharap agar penyelesaian konflik berkepanjangan di Papua oleh pemerintah, menggunakan “mekanisme Aceh”.
Mekanisme yang dimaksud yaitu dengan mengutamakan pendekatan dialog yang dilakukan secara tulus dengan mengajak bicara tokoh-tokoh pergerakan setempat, bukan elite-elite lokal.
Perdamaian antara pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) akhirnya disepakati lewat Kesepakatan Helsinki, Finlandia, pada 15 Agustus 2005 sekaligus mengakhiri pertikaian puluhan tahun kedua pihak.
“MRP sangat memberikan apresiasi kepada RI karena pernah melakukan langkah-langkah sangat konkret dan cepat kepada teman-teman di Aceh, yaitu GAM yang berseberangan pendapat dengan negara, dengan melakukan suatu mekanisme dialog yang sangat baik,” ungkap Timotius dalam diskusi virtual yang dihelat Public Virtue Institute, Kamis (14/4/2022).
UU PPRT Disambut Hangat, Buruh Apresiasi Langkah Nyata Pemerintah Oleh: Donny Hutama Pengesahan Undang-Undang Perlindungan…
Satgas PHK Perkuat Keamanan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi Jakarta - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam…
Anggota Komisi IX DPR RI Pulung Agustanto menilai perjuangan kaum pekerja saat ini semakin kompleks.…
UU PPRT Bukti Respons Pemerintah atas Aspirasi Pekerja pada May Day Pemerintah menunjukkan respons nyata…
Deteksi Dini Gangguan Mata melalui CKG untuk Kesehatan Berkualitas Oleh Eka Ratnasari Upaya menghadirkan layanan…
Mata dan Produktivitas: Peran CKG dalam Kesehatan Berkualitas Oleh: Salsabila Ayudya Kesehatan mata sering kali…