• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Menlu Uganda Harapkan Dukungan Indonesia untuk Kesuksesan KTT GNB di Kampala 2023

Menlu Uganda Harapkan Dukungan Indonesia untuk Kesuksesan KTT GNB di Kampala 2023

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 9 September 2022

Menlu Uganda Harapkan Dukungan Indonesia untuk Kesuksesan KTT GNB di Kampala 2023

Uganda meminta dukungan Indonesia demi keberhasilan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non Blok yang akan diselenggarakan di Kampala akhir 2023.

Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Uganda Gen. Odongo Jeje Abubakhar saat menerima kunjungan Kehormatan Duta Besar RI untuk Uganda Dr. Mohamad Hery Saripudin, 6 September 2022.

Lebih lanjut Menlu Abubakhar menyampaikan bahwa dirinya terinspirasi oleh kepiawaian Presiden Soekarno dalam membangun Indonesia di awal masa kemerdekaan.

Sementara itu Dubes Hery Saripudin menyampaikan bahwa dirinya sangat terkesan dengan komitmen Presiden Uganda Yoweri Museveni, usai menerima dirinya menyerahkan Surat Kepercayaan (kredensial) September tahun lalu, yang menganggap pentingnya GNB serta peran sentral Soekarno dalam pembentukan lembaga tersebut.

Kepada Menlu Abubakhar, Dubes Hery menyampaikan bahwa kunjungannya ke Kampala saat itu juga akan dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan hubungan perdagangan Indonesia dan Uganda. Dalam kaitan itu, Dubes Hery mengharapkan kesediaan Uganda untuk memulai perundingan pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA), sebagai salah satu instrumen penting dalam mendorong interaksi perdagangan antar kedua negara.

Dubes Hery juga sampaikan bahwa di Kampala dirinya akan bertemu dengan KADIN Uganda dalam upaya mengundang sebanyak mungkin pengusaha Uganda untuk menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI) yang akan diselenggarakan di Jakarta 19-23 Oktober 2022.

Dubes Hery Saripudin yang juga merangkap sebagai Dubes untuk Kenya, Somalia, Republik Demokratik Kongo, UNEP dan UN Habitat mengharapkan dukungan dalam upaya meningkatkan minat mahasiswa Uganda untuk melanjutkan studi di Indonesia dengan memanfaatkan beasiswa yang ditawarkan Pemerintah dan universitas di Indonesia.

Menlu Abubakhar menanggapi positif usulan Dubes Hery. Terkait dengan FTA, dirinya berjanji untuk segera melakukan koordinasi dengan koleganya Menteri Perdagangan. Sementara terkait beasiswa Menlu Abubakhar mengharapkan Indonesia berkenan meningkatkan kuota yang diberikan kepada mahasiswa Uganda.

Terkait dengan bidang kerja sama potensi Menlu Abubakhar mengharapkan Indonesia dapat meningkatkan kerja samanya di bidang kelapa sawit, pengembangan infrastruktur, serta industri elektronik.

“Dalam upaya peningkatan hubungan bilateral kedua negara, kami berharap Pemerintah Uganda dapat segera membuka kantor perwakilannya di Jakarta,” demikian harapan Dubes Hery kepada Menlu Uganda.

Duta Besar M. Hery Saripudin menyampaikan harapannya Pemerintah Uganda berkenan memberikan dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota International Telecomunication Union (ITU) serta pencalonan Dr. Meiditomo Sutyarjoko sebagai anggota dewan RRB (Radio Regulations Broadcasting) ITU.

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

June 26, 2026

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

June 26, 2026

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap Jakarta – Pemerintah bergerak cepat…

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi Jakarta – Pemerintah mengimbau…

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Oleh: Ethan Shabir Uttara…

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner 

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner  Oleh: Samuel Harbi  Demokrasi Indonesia menempatkan kritik publik sebagai bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, di tengah kompleksitas tantangan pembangunan dan derasnya arus informasi, kritik tidak cukup hanya bersifat reaktif, melainkan perlu didasarkan pada fakta, objektivitas, dan orientasi perbaikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menilai demonstrasi mahasiswa merupakan fenomena yang wajar dalam setiap era pemerintahan. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja negara perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian yang telah dihasilkan. Di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan, pemerintah menunjukkan komitmen melalui penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ruang demokrasi perlu diisi dengan kritik yang konstruktif agar evaluasi terhadap negara tetap berpijak pada fakta, bukan semata persepsi atau sentimen sesaat. Komitmen pemberantasan korupsi ini berjalan beriringan dengan penataan regulasi komoditas guna membendung intervensi internasional yang merugikan kepentingan domestik. Kebijakan ketat untuk melarang praktik penentuan harga ekspor yang terlalu rendah diterapkan agar seluruh margin keuntungan tercatat secara transparan demi kemaslahatan masyarakat. Langkah sistemis ini sejalan dengan aspirasi kalangan akademis. Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, menegaskan perlunya dorongan bersama terhadap pengesahan regulasi yang mampu memiskinkan koruptor serta merampas aset mereka untuk dikembalikan kepada rakyat. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara orientasi penegakan hukum pemerintah dan ekspektasi moral mahasiswa dalam membersihkan tata kelola negara. Selain penegakan hukum, fokus utama pemerintah terletak pada agenda pengentasan kemiskinan melalui program inklusif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus menggerakkan roda ekonomi perdesaan melalui ekosistem pasokan pangan lokal yang melibatkan para peternak dan petani setempat. Meskipun menghadapi tantangan logistik, manajemen program terus dievaluasi secara radikal, termasuk penerapan moratorium penambahan fasilitas dapur baru demi menjaga kualitas dan efisiensi anggaran negara. Sifat program yang fleksibel dan terbuka terhadap kritik terlihat dari kebebasan institusi pendidikan untuk menentukan partisipasi mereka, mencerminkan kepemimpinan yang akomodatif dan senantiasa menerima perbaikan bersama. Di sektor pendidikan, keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda terwujud melalui penyediaan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang mencapai belasan triliun rupiah untuk menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Selain itu, rehabilitasi infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap dalam skala puluhan ribu unit per tahun dengan skema penyaluran dana langsung ke pihak sekolah demi mempercepat pembangunan. Langkah mendirikan sekolah rakyat khusus bagi anak-anak dari lapisan sosial terendah mempertegas keyakinan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Seluruh intervensi kebijakan ini membuktikan bahwa negara sedang bekerja keras mengurai benang kusut kemiskinan terstruktur yang diwariskan dari masa lalu. Melihat keseriusan agenda kerja pemerintah yang terbilang masih di awal periode, gerakan mahasiswa seyogianya memberikan kesempatan yang proporsional bagi eksekutif untuk merealisasikan target capaian. Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Mandela Simanjuntak, mengingatkan agar elemen mahasiswa tidak memposisikan diri sebagai hakim yang sekadar menjatuhkan vonis, melainkan bertindak secara elegan melalui argumen terbuka dan kajian mendalam. Suara yang paling keras di jalanan belum tentu membawa kebenaran mutlak apabila tidak disertai dengan tawaran solusi yang konkret. Ketika unjuk rasa bergeser menjadi tindakan reaksioner yang sekadar ikut-ikutan tanpa basis data yang valid, substansi permasalahan justru menjadi kabur dan rentan dimanfaatkan oleh agenda terselubung yang merugikan persatuan bangsa.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.