• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Mengapresiasi Upaya Pemda Dalam Menyuskeskan Tahapan Pilkada 2024

Mengapresiasi Upaya Pemda Dalam Menyuskeskan Tahapan Pilkada 2024

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 12 June 2024

Mengapresiasi Upaya Pemda Dalam Menyuskeskan Tahapan Pilkada 2024

Oleh : Edo Wahyu Setiadi

Suksesnya Pilkada 2024 tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara Pemilu. Dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta Dewan kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), tetapi pemerintah daerah (Pemda) juga memiliki peran penting dalam memastikan tahapan pelaksanaan Pilkada berjalan lancar, adil, dan demokratis.

Pemda bertanggung jawab menyediakan infrastruktur yang diperlukan untuk pelaksanaan Pilkada 2024 guna memastikan aksesbilitas sarana transportasi bagi pemilih. Selain itu, Pemda bertanggung jawab untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama tahapan pelaksanaan Pilkada. Hal ini mencakup pengawasan terhadap potensi ancaman, dan gangguan lainnya yang dapat mengganggu integritas proses pemilihan. Oleh karena itu, upaya Pemda dalam mewujudkan pelaksanaan Pilkada agar berjalan lancar dan sukses perlu diapresiasi.

Seperti halnya yang telah diamanatkan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Pemerintah pusat dan Pemda memiliki tugas memberikan bantuan dan fasilitas untuk kelancaran penyelenggaraan Pemilu sebagai upaya mencapai Pemilu yang demokratis.

Anggota KPU RI, August Mellaz, mengapresiasi dukungan Pemda dalam peluncuran tahapan Pilkada 2024. Adanya peluncuran tahapan Pilkada 2024 di sejumlah daerah menandakan penganggaran Pilkada telah terealisasi dan berjalan lancar melalui berbagai skema maupun termin yang telah ditetapkan. Selain penganggaran, KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota juga telah membentuk dan melantik badan ad hoc untuk penyelenggaraan Pilkada 2024, yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Pemerintah dan DPR sepakat menyelenggarakan Pilkada Serentak 2024 untuk menyelaraskan periode Pemilu dan mengurangi fragmentasi politik. Dengan pemilihan yang serentak, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan Pemilu serta menghemat anggaran negara. Dengan menyatukan seluruh Pemilu dalam satu waktu, diharapkan dapat menciptakan stabilitas politik yang lebih baik dan memungkinkan pemerintah untuk lebih fokus dalam menjalankan program-program pembangunan tanpa terganggu oleh persiapan.
Dari sisi anggaran, penyelenggaraan Pilkada serentak juga diharapkan dapat menghemat biaya yang cukup signifikan. Biaya yang biasanya dikeluarkan untuk beberapa kali pemilihan dalam satu periode dapat dialokasikan untuk kegiatan lain yang lebih produktif, termasuk konservasi dalam hal logistik, keamanan, serta operasional penyelenggara Pilkada.
Sementara itu, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Yusharto Huntoyungo mengajak semua pihak bekerja sama dan bersinergi untuk mewujudkan Pilkada Serentak 2024 berjalan aman dan damai. Yusharto juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Pilkada pada 27 November 2024 mendatang, di antaranya, dukungan terkait keamanan, memastikan ketersediaan anggaran, hingga memberikan fasilitasi bagi penyelenggara Pilkada. Pemerintah daerah memiliki peran vital dalam menyelenggarakan Pilkada yang sukses dan aman sehingga pihaknya sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah dalam mempersiapkan segala aspek terkait Pilkada Serentak 2024.
Yusharto juga membeberkan sejumlah persiapan yang dilakukan Kemendagri menjelang Pilkada Serentak 2024, di antaranya penuntasan target perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, menyerahkan Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2), serta menyiapkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4). Pihaknya juga menekankan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) bersikap netral dalam Pilkada Serentak 2024. Netralitas ASN sangat penting untuk memastikan bahwa Pilkada berjalan dengan adil dan demokratis.
Selain itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes, Ir Djoko Gunawan mengatakan pihaknya mengapresiasi kepada ketua beserta seluruh jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Brebes, yang telah memulai tahapan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Brebes. Sesuai rencana Pilkada Serentak akan dilaksanakan pada 27 November mendatang. Pihaknya berharap kegiatan peluncuran tahapan Pilkada menjadi momentum bagi semua pihak, baik sebagai penyelenggara maupun sebagai peserta Pilkada, serta membangun konsolidasi dan koordinasi yang harmonis demi mewujudkan Pilkada yang demokratis.
Selanjutnya Djoko berpesan pada seluruh masyarakat untuk tidak hanya menyukseskan pelaksanaan Pilkada dengan menggunakan hak suaranya. Namun juga untuk tetap menjaga persatuan dan keamanan, tidak mudah termakan kabar atau isu tidak jelas atau hoaks, serta tidak mudah diadu domba.
Peran serta aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban jelang, saat, dan pasca pelaksanaan Pilkada sangatlah penting. Masyarakat dapat membantu mengurangi potensi konflik yang mungkin timbul selama periode kampanye, pemungutan suara, dan penghitungan suara, dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketertiban dan keamanan. Selain itu, melalui partisipasi aktif dalam kegiatan pengawasan dan pemantauan, masyarakat dapat membantu menciptakan lingkungan yang aman bagi semua pihak yang terlibat dalam proses Pilkada 2024.
Persiapan yang matang dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, dapat menjadikan pemilihan ini sebagai tonggak sejarah yang mengukuhkan komitmen Indonesia terhadap demokrasi yang lebih baik dan lebih inklusif.
Pilkada serentak tidak hanya menguji kesiapan teknis dan logistik negara, tetapi juga ketahanan politik dan sosial masyarakat. Dengan berbagai upaya dan inovasi yang dilakukan, diharapkan proses pelaksanaan Pilkada dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah, lembaga penyelenggara Pemilu, partai politik, serta masyarakat luas, sangat diperlukan untuk mewujudkan Pilkada yang jujur, adil, demokratis dan bermartabat.
Pilkada merupakan bagian dari proses demokrasi, sehingga perlu ada kepercayaan kepada seluruh perangkat penyelenggara Pemilu yaitu KPU, Bawaslu, DKPP, agar pelaksanaan Pilkada dapat menjadi pembelajaran politik yang baik bagi generasi muda mendatang. Apresiasi juga perlu disampaikan kepada Pemda sebagai pemangku hajat, yang telah menyiapkan bantuan dan fasilitas demi terselenggaranya Pilkada 2024 yang demokratis.

)* Penulis adalah pengamat politik dalam negeri

Data BPS Ungkap Fundamental Ekonomi Nasional Dinilai Tetap Kuat

November 6, 2026

Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Tengah Ketidakpastian Global

November 6, 2026

Data BPS Ungkap Fundamental Ekonomi Nasional Dinilai Tetap Kuat

By Kata IndonesiaNovember 6, 20260

Data BPS Ungkap Fundamental Ekonomi Nasional Dinilai Tetap Kuat JAKARTA – Kondisi perekonomian Indonesia dinilai…

Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Tengah Ketidakpastian Global

By Kata IndonesiaNovember 6, 20260

Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Tengah Ketidakpastian Global  Oleh: Agus Yanuar Perekonomian Indonesia memperlihatkan daya tahan di tengah ketidakpastian global dengan mencatat pertumbuhan sebesar 5,47 persen secara tahunan pada kuartal III 2026. Angka yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi nasional masih bergerak positif, meskipun belum menyamai capaian awal tahun. Kinerja ini menjadi modal untuk menjaga optimisme, sekaligus pengingat bahwa ketahanan ekonomi perlu diperkuat melalui kebijakan konsisten dan pembangunan yang manfaatnya dirasakan masyarakat. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Edy Mahmud, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal III 2026 mencapai 5,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka tersebut memang lebih rendah daripada kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen, tetapi meningkat dibandingkan kuartal II 2026 sebesar 5,29 persen dan kuartal III 2025 sebesar 5,04 persen. Perbandingan tersebut memperlihatkan momentum perekonomian masih terjaga, meskipun perkembangan setiap kuartal perlu dicermati agar perlambatan tidak berlanjut. BPS mencatat produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga berlaku pada kuartal III 2026 mencapai Rp6.741 triliun, sedangkan PDB atas dasar harga konstan tercatat sebesar Rp3.633,2 triliun. Seluruh lapangan usaha berhasil membukukan pertumbuhan positif. Kondisi ini menunjukkan pergerakan ekonomi tidak hanya bergantung pada satu bidang, melainkan ditopang berbagai sektor yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nasional. Lima lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap PDB adalah industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan. Edy Mahmud menyebutkan bahwa gabungan kelima sektor tersebut mencakup sekitar 65,31 persen dari total PDB nasional. Industri pengolahan memberikan kontribusi 19,22 persen, disusul pertanian 13,46 persen, perdagangan 13,24 persen, konstruksi 10,20 persen, serta pertambangan sebesar 9,19 persen. *Penulis merupakan pengamat kebijakan publik Dari sisi pertumbuhan, industri pengolahan meningkat 5,87 persen dan berhasil melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Kinerja tersebut memperlihatkan peran industri dalam menciptakan nilai tambah, menjaga produksi, serta mendukung rantai pasok dan kesempatan kerja. Perdagangan tumbuh 7,14 persen dan konstruksi mencapai 6,42 persen, sementara pertambangan kembali mencatat pertumbuhan positif sebesar 0,91 persen. Adapun pertanian hanya tumbuh 0,46 persen. Angka ini patut menjadi perhatian karena pertanian berkaitan langsung dengan ketahanan pangan, penghidupan masyarakat pedesaan, dan stabilitas harga kebutuhan sehari-hari.…

Ketahanan Ekonomi RI Menjadi Modal Menjaga Optimisme Nasional

By Kata IndonesiaNovember 6, 20260

Ketahanan Ekonomi RI Menjadi Modal Menjaga Optimisme Nasional  Oleh: Abdul Gofar Ketahanan ekonomi Indonesia yang tetap terjaga di tengah ketidakpastian global menjadi modal penting bagi pemerintah untuk mempertahankan optimisme nasional sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,47 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) pada triwulan III 2026. Capaian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi nasional masih berada dalam jalur positif dengan dukungan berbagai sektor produktif, peningkatan perdagangan, serta penguatan industri manufaktur. Produk Domestik Bruto (PDB) berdasarkan harga konstan tercatat mencapai Rp3.633,2 triliun, sedangkan berdasarkan harga berlaku mencapai Rp6.741,0 triliun. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi pada periode tersebut memperlihatkan kemampuan Indonesia menjaga momentum pembangunan di tengah berbagai tantangan perekonomian internasional. Menurutnya, industri pengolahan menjadi sektor yang memberikan kontribusi paling besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dengan andil mencapai 1,20 poin persentase. Selain itu, perdagangan menyumbang 0,94 poin persentase, konstruksi sebesar 0,62 poin persentase, serta sektor informasi dan komunikasi memberikan kontribusi 0,49 poin persentase. Industri pengolahan sendiri mengalami pertumbuhan sebesar 5,87 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional. Peningkatan tersebut didukung permintaan pasar domestik maupun internasional yang semakin membaik. Salah satu subsektor yang memperlihatkan perkembangan positif adalah industri makanan dan minuman dengan pertumbuhan 7,09 persen. Kinerja ini ditopang peningkatan ekspor Crude Palm Kernel Oil (CPKO), produk turunan minyak kelapa sawit atau CPO, serta pemanfaatannya untuk kebutuhan produksi biodiesel di dalam negeri. Industri kimia, farmasi, dan obat tradisional juga mencatatkan pertumbuhan 8,10 persen seiring meningkatnya produksi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan pupuk menjelang musim tanam. Sementara itu, industri logam dasar tumbuh mencapai 9,94 persen berkat peningkatan ekspor berbagai komoditas, termasuk katoda tembaga, nickel matte, dan aluminium. Perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi mobil serta sepeda motor, turut menunjukkan perkembangan dengan pertumbuhan 7,14 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada periode yang sama tahun 2025 sebesar 5,46 persen dan tahun 2024 sebesar 4,85 persen. Sebelum pengumuman pertumbuhan ekonomi tersebut, sejumlah indikator makroekonomi juga telah memberikan gambaran positif mengenai kondisi perekonomian nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menilai stabilitas harga, perkembangan industri manufaktur, dan kinerja perdagangan luar negeri menjadi tiga faktor penting yang menjaga kekuatan ekonomi Indonesia. Ia menyampaikan bahwa pemerintah berupaya mempertahankan keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan melalui koordinasi kebijakan yang berkelanjutan. Dari sisi harga, inflasi Oktober 2026 tercatat sebesar 3,23 persen secara tahunan, masih berada dalam sasaran pemerintah sebesar 2,5±1 persen. Inflasi inti juga melambat menjadi 2,56 persen, sedangkan inflasi harga yang diatur pemerintah mencapai 3,24 persen. Meskipun demikian, kelompok pangan bergejolak masih perlu mendapatkan perhatian karena mengalami inflasi 5,81 persen akibat kenaikan harga cabai rawit, cabai merah, dan tomat. Fenomena El Niño yang memperpanjang musim kemarau turut memengaruhi produksi dan ketersediaan sejumlah komoditas pangan.…

Rupiah Bergerak, Peluang Penguatan Masih Terbuka

By Kata IndonesiaNovember 6, 20260

Rupiah Bergerak, Peluang Penguatan Masih Terbuka Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.