• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Mengapresiasi Kesuksesan Pemerintah Bawa Indonesia Masuk Negara Berpenghasilan Atas

Mengapresiasi Kesuksesan Pemerintah Bawa Indonesia Masuk Negara Berpenghasilan Atas

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 5 July 2023

Mengapresiasi Kesuksesan Pemerintah Bawa Indonesia Masuk Negara Berpenghasilan Atas

Oleh : Clara Diah Wulandari

Apresiasi sangat besar patut diberikan kepada Indonesia yang terbukti kembali mampu masuk sebagai negara yang dinilai memiliki penghasilan menengah ke atas oleh Bank Dunia.

Penghargaan tersebut merupakan sebuah bentuk prestasi yang sangat membanggakan karena terbukti seluruh daya upaya Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi berhasil menunjukkan kekuatan Indonesia bahkan di mata dunia.

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa World Bank atau Bank Dunia telah kembali memasukkan Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki penghasilan menengah ke atas di dunia atau dikenal dengan istilah sebagai negara yang upper middle income.

Tentunya bukan tanpa alasan mengapa sampai Bank Dunia kembali memasukkan Tanah Air di dalam jajaran negara-negara yang memiliki penghasilan menengah ke atas. Hal tersebut dikarenakan adanya pertumbuhan ekonomi nasional yang sangat baik dan mampu terus stabil meski diguncang oleh berbagai macam hambatan, bahkan saat ini berhasil kembali menuju di angka di atas 5% (persen).

Dengan keberhasilan Indonesia yang terus mampu menjaga sektor ekonomi nasionalnya hingga terbukti mampu meyakinkan Bank Dunia, yang kemudian menjadikan Tanah Air kembali dimasukkan ke dalam jajaran negara dengan penghasilan menengah ke atas tersebut, lantaran memang adanya proses pemulihan perekonomian yang terjadi dengan sangat cepat.

Tidak bisa dipungkiri pula bagaimana bisa proses pemulihan ekonomi nasional ini terjadi dengan begitu cepat dan kembali melesatkan posisi Indonesia bahkan di mata dunia. Seluruhnya menjadi salah satu bukti nyata dari kerja keras semua pihak selama ini, terutama Pemerintah RI di bawah era kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
Karena memang beliau sudah berkali-kali menegaskan, utamanya setelah pandemi COVID-19 sudah mulai melanda bahwa bangsa ini kemudian akan langsung berfokus untuk melakukan upaya percepatan pemulihan perekonomiannya. Sehingga banyak sekali langkah dan strategi langsung dilakukan demi berjalan suksesnya hal tersebut.
Kendati memang saat ini kinerja dari sektor perekonomian nasional sendiri bisa dikatakan sudah kembali membaik karena mampu menembus angka di atas 5% (persen) lagi, namun tentunya hal itu hendaknya tidak membuat semua pihak menjadi terlena dan kemudian malah menjadi lengah.
Dalam upaya untuk bisa menjaga kewaspadaan akan kemungkinan atau beragam potensi yang mungkin saja bisa muncul jika Pemerintah RI dan banyak pihak lainnya tidak terus mempertahankan niai perekonomian tetap di atas angka 5% (persen) ini, maka tentunya posisi Indonesia juga akan kembali terancam.
Terlebih, sebenarnya ke depan masih sangat banyak tantangan yang sudah siap menghadang Indonesia dan memang harus mampu untuk segera bisa dihadapi dan ditangani oleh bangsa ini. Terutama adalah karena memang saat ini patuh kedua dari tahun 2023 ini baru saja berlangsung.
Padahal semua pihak sejak awal tahun 2023 lalu saja sudah memprediksikan bahwa pada tahun 2023 ini kondisi ekonomi akan menjadi sulit karena banyaknya masalah yang terjadi bahkan secara bersamaan, termasuk kala itu sempat terjadi konflik geopolitik antara Rusia dan Ukraina dan lain sebagainya sehingga dunia menjadi di ambang batas krisis akan ketidakpastian ekonomi hingga adanya ancaman inflasi, bahkan stagflasi.
Akan tetapi, Presiden Jokowi berusaha untuk meyakinkan seluruh pihak dan menegaskan bahwa memang situasi yang akan dihadapi oleh Indonesia sendiri menghadapi paruh kedua pada tahun 2023 tidaklah mudah sehingga semua pihak harus mampu untuk bisa terus meningkatkan kewaspadaan pada beberapa hal penting.
Lebih lanjut, Kepala Negara kemudian menyebutkan adanya beberapa tantangan yang memang sangat penting untuk bisa terus diwaspadai oleh bangsa ini adalah salah satunya yakni mengenai lingkungan global yang masih saja menunjukkan kondisi yang tidak stabil sekibat adanya ketegangan geopolitik yang bahkan sampai saat ini saja masih terus berlangsung.
Jika ketegangan geopolitik antar beberapa negara di dunia ini masih terus terjadi dan dibiarkan berlarut-larut dalam waktu yang lama, maka tentunya hal itu akan mampu berimbas dan berdampak pada berbagai hal lainnya seperti pada pertumbuhan ekonomi hingga aktivitas perdagangan dalam negeri, yang mana jelas akan menurunkan kinerja ekspor.
Apalagi, kenyataan akan adanya berbagai tantangan ke depan juga diungkapkan oleh berbagai lembaga internasional yang telah memprediksi bahwa perlambatan ekonomi global masih akan terus berlanjut pada tahun 2023 ini. IMF sendiri memperkirakan bahwa ekonomi global hanya akan tumbuh mencapai 2,8% (persen) saja, kemudian Bank Dunia bahkan memprediksi dengan angka lebih rendah yakni 2,1% (persen).
Akan tetapi nyatanya, dengan seluruh ancaman yang telah lalu dilewati oleh Indonesia bahkan semenjak dihantam oleh badai pandemi COVID-19 lalu, hingga sampai menginjakkan kaki di tahun 2023 ini yang memang sudah banyak pihak memprediksi akan terjadi guncangan ekonomi dunia. Bangsa ini tetap saja mampu mencetak angka ekonomi nasional yang sangat baik dan konsisten, bahkan kini mampu kembali menembus angka 5% (persen). Tentunya seluruh kinerja dan daya upaya yang dilakukan oleh Pemerintah RI yang dikomandoi oleh Presiden Jokowi patut mendapatkan apresiasi dengan setinggi mungkin.

)* Penulis adalah kontributor Ruang Baca Nusantara

Sinergitas Bersama Tolak Demo Anarkis di Papua

June 20, 2026

Pemerintah Mendengar dengan Saksama Aspirasi Demo Mahasiswa

June 20, 2026

Sinergitas Bersama Tolak Demo Anarkis di Papua

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Sinergitas Bersama Tolak Demo Anarkis di Papua Oleh : Yohanes Wandikbo Papua saat ini berada dalam fase penting pembangunan yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan, pembangunan infrastruktur, penguatan sumber daya manusia, hingga pengembangan potensi ekonomi daerah terus dijalankan untuk mempercepat kemajuan di Tanah Papua. Dalam situasi tersebut, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi modal utama yang harus dijaga bersama. Karena itu, sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan seluruh warga Papua menjadi kunci dalam menolak segala bentuk aksi anarkis yang berpotensi mengganggu keamanan dan menghambat pembangunan. Pada negara demokrasi, kebebasan berpendapat merupakan hak yang dijamin oleh konstitusi. Setiap warga negara memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun masukan terhadap kebijakan publik. Namun, kebebasan tersebut tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab untuk menjaga ketertiban umum dan menghormati hak masyarakat lainnya. Penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai, santun, dan sesuai ketentuan hukum merupakan wujud kedewasaan demokrasi yang perlu terus dikedepankan. Sebaliknya, tindakan anarkis yang mengarah pada perusakan fasilitas umum, intimidasi, atau gangguan terhadap aktivitas masyarakat hanya akan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi daerah dan masyarakat itu sendiri. Komitmen menjaga situasi tetap kondusif terlihat dari langkah yang diambil aparat keamanan menjelang pelaksanaan berbagai agenda nasional di Papua. Salah satunya pada penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional XIV di Manokwari yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa Papua merupakan wilayah yang aman, damai, dan mampu menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional. Dalam hal ini, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare menyampaikan bahwa kepolisian tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin oleh undang-undang. Namun, aparat berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan selama berlangsungnya agenda nasional tersebut. Menurutnya, pendekatan persuasif dan dialog terus dilakukan guna membangun kesadaran bersama bahwa stabilitas keamanan merupakan kepentingan seluruh masyarakat Papua. Pendekatan yang mengedepankan dialog tersebut menunjukkan bahwa pemerintah dan aparat keamanan tidak menutup ruang demokrasi. Sebaliknya, negara hadir untuk memastikan setiap aspirasi dapat disampaikan dengan cara yang tertib dan bertanggung jawab. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa keamanan dan demokrasi bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dapat berjalan beriringan dalam kerangka hukum dan kepentingan bersama. …

Pemerintah Mendengar dengan Saksama Aspirasi Demo Mahasiswa

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Pemerintah Mendengar dengan Saksama Aspirasi Demo Mahasiswa Oleh: Margo Nov R Dalam demokrasi yang sehat,…

Waspada Penumpang Gelap dalam Aksi Demonstrasi, Mahasiswa Diminta Kedepankan Kajian dan Solusi

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Waspada Penumpang Gelap dalam Aksi Demonstrasi, Mahasiswa Diminta Kedepankan Kajian dan Solusi  Oleh: Ahmad Fauzi Demokrasi Indonesia memberikan ruang yang luas bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi secara terbuka. Dalam perjalanan bangsa, mahasiswa selalu menjadi salah satu elemen penting yang berperan sebagai pengawal demokrasi, penyambung suara masyarakat, sekaligus mitra kritis dalam proses pembangunan nasional. Oleh karena itu, kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat harus terus dijaga sebagai bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat dan matang. Namun demikian, seiring meningkatnya dinamika politik dan sosial di ruang publik, kewaspadaan terhadap potensi penunggangan aksi demonstrasi oleh kelompok-kelompok berkepentingan menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Gerakan mahasiswa yang lahir dari idealisme, kajian akademik, dan semangat pengabdian kepada masyarakat harus tetap dijaga independensinya agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis maupun agenda tertentu yang tidak sejalan dengan kepentingan rakyat. Dalam konteks tersebut, pernyataan BEM Bersatu yang menegaskan penolakan terhadap segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis patut mendapatkan perhatian. Sikap tersebut menunjukkan adanya kesadaran di kalangan mahasiswa bahwa gerakan yang sehat harus tetap berpijak pada kajian ilmiah, argumentasi yang kuat, serta orientasi yang jelas untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat luas. Independensi gerakan mahasiswa merupakan aset penting yang harus dijaga agar tetap memperoleh kepercayaan publik sebagai kekuatan moral bangsa. Kewaspadaan terhadap potensi penunggangan bukan berarti membatasi kebebasan mahasiswa dalam menyampaikan kritik. Sebaliknya, hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat dan bukan didorong oleh kepentingan pihak tertentu. Mahasiswa perlu terus memperkuat budaya intelektual melalui diskusi, riset, kajian akademik, serta penguasaan data yang komprehensif sehingga setiap tuntutan yang disampaikan memiliki landasan yang kuat dan memberikan kontribusi positif bagi perbaikan kebijakan publik. Di sisi lain, pemerintah telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk mendengar berbagai aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa. Langkah Wakil Presiden Gibran Rakabuming yang menerima dan berdialog langsung dengan perwakilan mahasiswa menjadi bukti bahwa pemerintah membuka ruang komunikasi yang luas bagi berbagai masukan dan kritik yang konstruktif. Sikap terbuka tersebut mencerminkan bahwa pemerintah memandang mahasiswa sebagai bagian penting dari proses pembangunan nasional dan penguatan demokrasi. Pertemuan tersebut juga menunjukkan bahwa jalur dialog tetap menjadi instrumen yang efektif dalam menyampaikan aspirasi. Melalui komunikasi yang baik, berbagai persoalan dapat dibahas secara objektif dan menghasilkan solusi yang lebih komprehensif. Budaya dialog yang semakin kuat akan memperkokoh kualitas demokrasi Indonesia sekaligus memperkecil ruang bagi pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan situasi untuk kepentingan di luar substansi perjuangan mahasiswa. Sejumlah tokoh juga menilai bahwa aspirasi mahasiswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, menegaskan bahwa pemerintah akan memperhatikan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dan menjadikannya sebagai bahan pertimbangan dalam proses pengambilan kebijakan. Pada saat yang sama, ia mengingatkan bahwa indikasi adanya pihak yang mencoba memanfaatkan gerakan mahasiswa akan terlihat seiring perkembangan situasi, sehingga kewaspadaan tetap perlu dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.…

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Harus Berjalan Selaras dengan Hukum dan Kepentingan Umum

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Harus Berjalan Selaras dengan Hukum dan Kepentingan Umum Oleh: Salsa Viona Konstitusi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.