• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Mengapresiasi Deklarasi Mahasiswa Papua di AS Demi Kemajuan dan Keutuhan NKRI

Mengapresiasi Deklarasi Mahasiswa Papua di AS Demi Kemajuan dan Keutuhan NKRI

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 26 December 2019

Oleh: Sabby Kosay

Kepedulian terhadap bangsa Indonesia juga ditujukan oleh Diaspora asal Bumi Cenderawasih. Belum lama ini kelompok Mahasiswa asal Papua yang sedang mengenyam studi di Amerika serikat telah menggelar konferensi pertama di negeri Paman Sam. Deklarasi dilakukan guna mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Mahaiswa Papua yang kuliah di Amerika Serikat melakukan konfrensi internasional pada 20 Desember 2019, di Los Angeles. Acara tersebut bertajuk “Golden Generation of Papua : Shine On”.

Konferensi tersebut digagas oleh Forum of Papuan Youth and Scholar dan Ikatan Mahasiswa Papua di Amerika Serikat (IMAPA), dan sepenuhnya didukung oleh konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Los Angeles, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington DC, seluruh KJRI di Amerika Serikat serta Pemerintah Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 mahasiswa Indonesia asal Provinsi Papua dan Papua Barat yang sedang menuntut ilmu di Amerika dan Luar Amerika seperti Filiphina, Inggris dan Kanada.
Secara resmi acara tersebut dibuka dengan penabuhan Tifa (alat musik tradisional Papua) oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI, Mahendra Siregar, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RIM John Wempi Wetipo; yang merupakan staf khusus milenial Presiden RI, Billy Mambrasar wakil pemerintah provinsi Papua dan Papua Barat, seluruh kepala Perwakilan RI di AS, Ketua IMAPA 2017-2019 Michael Anies Labene dan Penggagas International Conference of Papuan Youth and Scholar Rini S. Mondouw.

Tercatat saat ini ada sekitar 300 mahasiswa terbaik Indonesia asal Papua dan Papua Barat yang sedang menjalani kuliah di berbagai universitas di sejumlah negara bagian AS. Mayoritas Mahasiswa tersebut merupakan penerima beasiswa yang bersumber dari dana otonomi khusus yang dikelola oleh pemprov Papua dan Papua Barat.

Konferensi tersebut bertujuan untuk membahas gagasan dan ide serta peran anak muda Papua dalam bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi bagi percepatan pembangunan kawasan Indonesia Timur sebagaimana prioritas Pemerintah Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden RI Ir Joko Widodo.
Pada ujung acara tersebut, para pemuda asal bumi cenderawasih secara bersama-sama mencetuskan “Deklarasi Generasi Emas Papua Los Angeles” Atau Deklarasi Los Angeles yang menekankan.

Berkomitmen untuk bersatu dan bersinergi dalam mewujudkan forum internasional pemuda, pelajar dan cendekiawan Tanah Papua untuk memajukan Sumber Daya Manusia Papua yang handal dalam menghadapi tantangan global serta untuk membangun Tanah Papua di segala bidang menuju Indonesia sebagai kekuatan ekonomi dunia ke-4 pada tahun 2045.

Mendorong gerakan inovasi dan kreatifitas, mendorong partisipasi aktif pemerintah dan swasta dalam mendukung pemuda-pemudi Tanah Papua sehingga dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan Tanah Papua, Indonesia dan dunia secara berkelanjutan.
Berkomitmen mendorong minat dan kemampuan kewirausahaan Entrepreneure Skills pemuda Papua, untuk menjadi solusi bagi peningkatan kesejahteraan ekonomi serta kemampuan soft skilss dan hard skills guna bersaing dan berdaya guna di era Revolusi Industri 4.0.

Menyerukan kepada seluruh pemuda pemudi Tanah Papua untuk tidak takut bermimpi besar dan menyampaikan ide, gagasan secara terbuka dan bekerja keras untuk merealisasikannya untuk kepentingan bangsa dan negara.
Selain itu, dalam konferensi tersebut juga menyelenggarakan program link and match dalam bentuk program magang dan rekrutmen di beberapa perusahaan Amerika Serikat dan Indonesia.

Konsul Jenderal RI di LA Saud P. Krisnawan menyatakan, penyediaan lapangan kerja merupakan gagasan KJRI Los Angeles dan menjadi salah satu tujuan penting dari pelaksanaan Konferensi sehingga membuka kesempatan bagi mahasiswa Papua setelah berhasil lulus dari studinya.
Pihaknya juga menurutkan, program link and match merupakan bagian dari upaya membangun SDM Papua yang pada gilirannya akan berperan dalam berkontribusi pada pembangunan di Tanah Papua.
Konferensi tersebu juga dilanjutkan dengan kegiatan Musyawarah Organisasi Mahasiswa (MUSORMA) IMAPA. Agenda MUSORMA IMAPA adalah membentuk secara formal organisasi kemahasiswaan Papua dan pemilihan kepengurusan baru pada tahun 2019-2021.

Organisasi IMAPA tersebut akan menjadi bagian dari Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (PERMIAS). Rangkaian acara tersebut ditutup dengan perayaan Natal Bersama pada 22 Desember 2019.

Konferensi tersebut diharapkan akan menjadi titik balik bagi pembangunan Indonesia khususnya di wilayah Timur. Peningkatan SDM yang handal diharapkan akan semakin memajukan Indonesia di berbagai bidang.

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

September 1, 2026

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

September 1, 2026

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan Oleh: Miftakhul Jannah Investasi hijau…

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional Jakarta – Pemerintah terus mendorong ekonomi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.