• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Mendukung Pemerintah Memberangus OPM dan sayap Politiknya

Mendukung Pemerintah Memberangus OPM dan sayap Politiknya

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 15 January 2020

Oleh : Wilnas dan Tony Priyono

Keberadaan Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan “sayap politiknya” seperti ULMWP, WPNA, NRFPB, AMP, KNPB dan organisasi organisasi sipil lainnya menjadi ap dalam sekam yang menggerogoti kemajuan Papua dan keutuhan NKRI. Masyarakat mendukung sikap tegas Pemerintah untuk memberangus kelompok tersebut di setiap wilayah kedaulatan Indonesia.

Mengapa wajib dilarang? Jika TPN/OPM melakukan tindakan kriminal dan melanggar HAM seperti membunuh warga sipil seperti pekerja pembuatan jalan tol, tukang ojek, warga pendatang dan lain lain, maka ULMWP dkk melakukan tindakan yang menodai demokrasi seperti menyuarakan self determination dan referendum padahal integrasi Papua sudah final, memperingati hari aneksasi Papua setiap 1 Mei padahal tanggal tersebut adalah hari integrasi Papua, menyoal New York Agreement padahal hal tersebut sudah sah, membuat KTP sendiri seperti NRFPB dan melakukan ibadah syukur menyuarakan dukungan separatisme dan sebagainya.

Diduga oleh aparat intelijen dan penegak hukum, eksisnya TPN/OPM dan “sayap politik” nya karena adanya penyelewengan penggunaan dana6 Otsus yang selama ini longgar pengawasannya, bahkan selalu mendapat predikat “WTP alias Wajar Tanpa Pemeriksaan”.

Kondisi diperparah dengan oknum birokrasi pemerintahan yang pro terhadap OPM dan sekutunya, bahkan jika akan diperiksa, “langsung kabur” keluar negeri tanpa izin.

Beberapa oknum mahasiswa asal Papua terutama yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua atau AMP yang eksis di beberapa provinsi dan kota/kabupaten juga pro separatis terbukti sering meneriakkan referendum sebagai solusi final mengatasi masalah Papua, dimana aktifitas mereka sudah terendus oleh aparat negara dan tinggal ditindak secara keras saja, apalagi diduga mereka dibiayai oleh dana Otsus, sementara banyak mahasiswa asal Papua yang memiliki rasa nasionalisme tidak mendapat kucuran dana Otsus.

Penulis adalah pemerhati masalah Papua.

Menyasar Desil Terbawah, Sekolah Rakyat di Jalur yang Tepat

February 13, 2026

Sekolah Rakyat Prioritaskan Desil 1–2 Berbasis Data DTSEN

February 13, 2026

Menyasar Desil Terbawah, Sekolah Rakyat di Jalur yang Tepat

By Kata IndonesiaFebruary 13, 20260

Menyasar Desil Terbawah, Sekolah Rakyat di Jalur yang Tepat Oleh : Gavin Asadit Pemerintah menegaskan…

Sekolah Rakyat Prioritaskan Desil 1–2 Berbasis Data DTSEN

By Kata IndonesiaFebruary 13, 20260

Sekolah Rakyat Prioritaskan Desil 1–2 Berbasis Data DTSEN Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan…

Pemerintah Berikan Diskon Tiket Jelang Mudik Lebaran 2026

By Kata IndonesiaFebruary 12, 20260

Pemerintah Berikan Diskon Tiket Jelang Mudik Lebaran 2026 *JAKARTA* – Pemerintah kembali menunjukkan keberpihakannya kepada…

Menopang Ketahanan Energi Papua melalui Penguatan Produksi dan EBT

By Kata IndonesiaFebruary 12, 20260

Menopang Ketahanan Energi Papua melalui Penguatan Produksi dan EBT Oleh : Rivka Mayangsari Upaya memperkuat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.