• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Mendukung Komitmen Pemerintah Melanjutkan Pembangunan Infrastruktur

Mendukung Komitmen Pemerintah Melanjutkan Pembangunan Infrastruktur

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 30 December 2019

Oleh: Almifa Fadhilah

Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur. Keberadaan infrastruktur tersebut diyakini menstimulus perekonomian sehingga mampu meningkatkan daya saing bangsa.
Pembangunan infrastruktur di Indonesia saat ini sedang bagus-bagusnya, tentu sangat disayangkan jika sampai berhenti begitu saja. Beruntung Presiden Joko Widodo menjadikan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan sebagai prioritas dalam periode kedua pemerintahannya ini. Beliau bertekad akan melanjutkan pembangunan infrastruktur, terutama membangun infrastruktur yang menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, yang mempermudah akses ke kawasan wisata, yang mendongkrak lapangan kerja baru, dan yang mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat.

Pembangunan infrastruktur sangatlah penting untuk kemajuan bangsa karena memiliki efek yang luas. Ketersediaan infrastruktur yang berkualitas tentu akan membuka pintu masuknya bisnis baru dan menciptakan aktivitas ekonomi baru. Sebagai contohnya Pembangunan Tol Cikopo-Palimanan, setelah beroperasi di tahun 2015, tol tersebut memberi dampak positif pada meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya ke Cirebon pada akhir pekan dan liburan panjang untuk berwisata budaya dan kuliner.

Belum lagi pembangunan Trans Sumatera, Trans Jawa, Trans Kalimantan, Trans Sulawesi, hingga Trans Papua yang tentu menjadi mesin pembangkit ekonomi bagi kota/kabupaten yang dilintasi. Perlu untuk kita ketahui bahwa sejak tahun 2015 hingga 2018, pemerintah kita telah membangun 3.432 km jalan nasional, termasuk di dalamnya jalan perbatasan. Sementara pada 2019 ini, pemerintah kita akan membangun tambahan 409 km jalan baru, sehingga total jalan yang terbangun hingga 2019 akan menjadi 3.841 km. Tidak hanya jalan pemerintah juga membangunan jembatan, bendungan, kereta cepat, bandara, pos lintas batas, dan banyak pembangunan lainnya yang penting untuk dibangun demi Indonesia Maju.

Pembangunan infrastruktur harus terus dilanjutkan, tentunya pembangunan yang membuka akses ekonomi dan mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat. Beberapa orang mungkin berpendapat jika pembangunan infrastruktur tidak penting karena masih banyak rakyat yang kelaparan. Bahkan beberapa mempertanyakan apakah pemerintah menyuruh rakyat untuk memakan aspal. Semua orang memang bebas untuk berpendapat, tetapi bukankah ada baiknya untuk menelaah permasalahan lebih dalam sebelum berpendapat.

Sepertinya perlu kita pahami bersama kalau salah satu permasalahan kelaparan dan kemiskinan adalah tidak adanya akses ekonomi dan bukan hanya tidak adanya bahan makanan. Kita mungkin bisa mengambil pembangunan Papua sebagai contohnya, di Papua dulu aksesnya sangatlah sulit dan konektivitas antar wilayahnya masih rendah, menjadikan bantuan logistik dari pemerintah membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ke rakyat, selain itu sulitnya akses juga menjadikan aktifitas perekonomian dari hulu ke hilir lambat, akses ke daerah wisata sulit, sehingga lapangan pekerjaan menjadi terbatas, dan pertumbuhan ekonomi terhambat.

Tetapi kini dengan adanya jalan Trans Papua, akses menjadi mudah, bantuan logistik pemerintah dapat sampai lebih cepat, aktifitas perekonomian dari hulu ke hilir tidak sulit, akses ke daerah wisata mudah, sehingga diharapkan dapat mendongkrak lapangan kerja baru, mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat, dan masyarakat tidak khawatir akan kelaparan karena sudah punya penghasilan yang mencukupi.

Memang jika berbicara mengenai keuntungan pembangunan infrastruktur berkelanjutan tidak akan ada habisnya, karena multiple effect-nya sangatlah luas. Berkaca dari negara-negara maju seperti Amerika, China, Jepang, Korea, Dubai dan lain-lain, tentu dilengkapi dengan infrastruktur yang canggih dengan akses yang luas dan cepat. Infrastruktur yang memudahkan akses ekonomi tersebutlah yang menjadi salah satu alasan banyaknya investor dan wisatawan datang untuk berinvestasi atau sekedar berkunjung.

Indonesia dengan segenap kekayaan sumber daya alam dan anugrah keeksotisan alamnya suatu saat akan bisa mengalahkan negara-negara tersebut. Untuk itu mari kita dukung bersama program prioritas pembangunan infrastruktur berkelanjutan pemerintah demi Indonesia Unggul, Indonesia Maju.

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

August 22, 2026

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

August 22, 2026

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi  Oleh: Hanan Alfawazi Ketahanan energi merupakan salah satu fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan nasional. Tanpa pasokan energi yang cukup, terjangkau, dan dapat diandalkan, pertumbuhan ekonomi, industrialisasi, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat akan menghadapi berbagai hambatan. Karena itu, arah kebijakan energi Indonesia pada 2027 memiliki arti strategis, bukan sekadar sebagai agenda sektoral, melainkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian nasional. Kebutuhan energi terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi, sementara produksi minyak nasional menghadapi tekanan penurunan alamiah. Pada saat yang sama, dinamika geopolitik global membuat harga dan pasokan energi semakin sulit diprediksi. Kondisi tersebut membuat penguatan sumber energi domestik menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Dalam konteks tersebut, target lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari dan lifting gas sekitar 950 ribu barel setara minyak per hari dalam RAPBN 2027 menjadi salah satu instrumen penting. Target tersebut dinilai realistis oleh Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, terutama dengan melihat peluang optimalisasi lapangan produksi yang telah ada serta pengembangan sumur-sumur baru. Namun, peningkatan lifting tidak dapat dicapai hanya dengan menetapkan target. Sektor hulu migas membutuhkan investasi, teknologi, kepastian regulasi, serta proses pengembangan lapangan yang efisien. Tantangan natural decline juga harus dihadapi secara serius karena sebagian lapangan migas nasional telah memasuki fase produksi yang matang. Anggota Dewan Energi Nasional Saleh Abdurrahman melihat masih terdapat ruang untuk menahan laju penurunan alamiah tersebut melalui optimalisasi sumur eksisting dan pengembangan sumur baru. Pengembangan wilayah frontier serta penggunaan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) juga menjadi bagian dari pilihan strategis untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi nasional. Artinya, kebijakan peningkatan lifting harus ditempatkan sebagai agenda jangka panjang. Pemerintah tidak cukup hanya mengejar angka produksi dalam satu tahun anggaran, tetapi juga harus memastikan keberlanjutan investasi dan penemuan cadangan baru. Jika investasi hulu berjalan konsisten, Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat ekosistem industri migas nasional.…

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor Oleh: Aziz Rahman Ketika ketidakpastian…

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat…

​Bikin Terenyuh! Aksi Nyata LAZNAS Darunnajah Bikin Para “Pahlawan Jalanan” Tersenyum Lebar

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Di tengah dinamika mobilitas ibu kota yang digerakkan oleh para pekerja lapangan, eksistensi petugas Penanganan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.