• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Sport»Mendukung Komitmen PBESI untuk Cetak Atlet Berprestasi

Mendukung Komitmen PBESI untuk Cetak Atlet Berprestasi

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 6 December 2022

Mendukung Komitmen PBESI untuk Cetak Atlet Berprestasi

Oleh : Aulia Hawa

Seluruh pihak harus bisa mendukung penuh betapa kuatnya komitmen yang dimiliki oleh akademi esports PBESI (Akademi Garudaku) untuk mampu mencetak para atlet yang berprestasi secara seimbang bahkan secara akademik dan juga non-akademik.

Tidak bisa dipungkiri, bahwa memang sejak dulu bahkan sampai ke depannya, peranan dari dunia pendidikan memang begitu penting. Terutama terkait dengan bagaimana pembentukan karakter dari seorang anak, untuk ke depannya dia bisa menjadi pribadi tertentu demi bisa menjadi salah satu pemimpin bangsa yang unggul.

Dalam hal ini, ternyata mengenai dunia pendidikan juga sama sekali tidak bisa diremehkan begitu saja peranannya pada bidang esports yang memang belakangan sangatlah digandrungi oleh kaum muda.

Banyak pihak meyakini dengan kuat bahwa dengan dibantu dunia pendidikan yang bagus, maka akan pula bisa mencetak talenta-talenta para atlet esports generasi muda yang sangat berkarakter demi kemajuan bidang esports Tanah Air. Bagaimana tidak, karena dalam dunia pendidikan sendiri sarat akan nilai-nilai yang sangat penting untuk perkembangan karakter seorang anak.

Nilai-nilai pendidikan tersebut diantaranya sangatlah kental akan kedisiplinan, kepemimpinan hingga integritas. Ternyata ketiga nilai tersebut juga sangatlah selaras dengan seperti apa kebutuhan di dunia esports jika hendak mencetak para talenta atlet esports yang sangat mumpuni, yang mana diharapkan mereka tidak hanya sekedar pandai untuk bermain dan memenangkan sebuah laga, namun mereka juga diharapkan memiliki karakter kebangsaan yang kuat dan juga cerdas secara akademik.
Dalam salah satu diskusi yang diselenggarakan langsung oleh Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), yakni dalam salah satu rangkaian perhelatan Indonesia Esports Summit 2022, Kepala Program Akademi Garudaku – yang merupakan akademi esports resmi di bawah naungan PBESI – Robertus Aditya Pratomo Putro berpesan kepada seluruh atlet esports Indonesia bahwa mereka jangan sampai mudah terlena apabila sudah memiliki popularitas yang cukup tinggi.
Pasalnya, memang tidak bisa dipungkiri dengan sangat digandrunginya dunia esports belakangan ini, maka bisa dikatakan para atlet esports memiliki banyak penggemar dan juga cenderung lebih mudah meraih popularitas. Maka dari itu ketika misalnya anak-anak yang sudah menjadi atlet esports dan kemudian mereka berhasil menjadi seorang bintang, mereka harus tetap menjadi seseorang yang memiliki karakter terpuji.
Lebih lanjut, Robertus juga menyatakan bahwa kemampuan seorang atlet esports untuk bisa menyampaikan berbagai macam perkataan yang baik ketika di depan kamera ataupun tatkala berhadapan dengan para fans serta bisa menjaga untuk tidak secara sembarangan menggunakan kalimat yang kurang baik menjadi sangatlah penting untuk dimiliki setiap atlet.
Hal tersebut dikarenakan sejauh ini memang banyak sekali diantara penggemar dunia esports merupakan generasi muda hingga anak-anak, yang mana dikhawatirkan mereka akan cenderung sangat mudah untuk mencontoh idola mereka yang ditonton melalui berbagai tayangan seperti pada kanal Youtube. Maka dari itu para pemain atau atlet esports sekalipun harus bisa mencerminkan seseorang dengan karakter yang baik sehingga menjadi seorang publik figur yang layak untuk dicontoh para penggemarnya.
Kepala Program Akademi Garudaku tersebut juga menjelaskan bahwa memang konsep dari seluruh kurikulum atau program pengajaran yang mereka berikan kepada seluruh peserta didik di bawah akademinya sudah sangat sesuai dengan visi dan misi yang dimiliki oleh PBESI selaku organisasi cabang olahraga yang membawahi dunia esports di Indonesia. Visi-misi tersebut adalah bagaimana caranya mencetak seorang atlet esports yang sangat berkualitas bukan hanya memiliki kapasitas sebagai seorang pemain, namun juga mampu untuk berprestasi di bidang akademik pula.
Robertus kemudian menegaskan bahwa dengan segala program pendidikan, pengajaran, kurikulum hingga ekstrakulikuler yang diberikan oleh Akademi Garudaku memang ke depannya akan bisa mencetak para atlet esports yang menyadari betapa pentingnya dunia pendidikan untuk selalu bisa meningkatkan kompetensi yang mereka miliki. Bukan hanya tatkala karier mereka sebagai seorang atlet esports sedang aktif bertanding, namun juga mereka bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk karier masa depan mereka.
Pada kesempatan yang sama, beliau turut menegaskan bagaimana komitmen sangat kuat yang dimiliki oleh pihak Akademi Garudaku supaya bisa terus mendorong peningkatan kualitas para peserta didik, khususnya mereka para atlet esports. Tidak tanggung-tanggung, bahkan pihaknya bersedia untuk memberikan hadiah berupa beasiswa pendidikan ke perguruan tinggi terkemuka kepada para pemenang Liga Esports Nasional Pelajar.
Pihak Akademi Garudaku sendiri pun sudah menjalin kerja sama dengan beberapa pihak, termasuk sebanyak 9 perguruan tinggi terkemuka di Tanah Air untuk bisa mendukung, menerima dan juga memberikan beasiswa kepada para pemenang ajang olahraga elektronik tersebut agar ke depannya tujuan untuk mencetak para atlet esports yang juga berprestasi di bidang akademik dan non-akademik secara seimbang mampu untuk terealisasikan dengan nyata.
Keseimbangan prestasi yang bisa dicapai oleh para atlet esports tersebut secara akademik dan juga non-akademik memang menjadi sangat penting sekali untuk direalisasikan. Seluruhnya demi tercapainya perkembangan yang jauh lebih pesat dalam dunia esports Tanah Air sehingga mampu menjadi barometer esports dunia. Maka dari itu, seluruh pihak harus turut mendukung bagaimana komitmen kuat yang dimiliki oleh akademi esports PBESI (Akademi Garudaku) dalam upayanya mencetak para atlet esports yang berkualitas dan berkarakter.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

November 8, 2026

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

November 8, 2026

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan Oleh: Damar Setiawan Pemerintah terus menunjukkan komitmen…

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan Jakarta – Pembahasan penetapan Upah Minimum…

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha Oleh: Anggi Kurniawan Penyusunan kebijakan Upah…

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh Oleh: Mega Triyana Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan pengupahan yang lebih terarah. Kehadiran undang-undang ketenagakerjaan yang baru diharapkan memberikan landasan lebih kuat bagi pemerintah dalam memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Penetapan upah minimum juga perlu memperhatikan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat, daya beli, serta kemampuan dunia usaha agar peningkatan kesejahteraan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi dasar penetapan UMP 2027. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa formula pengupahan tahun mendatang akan mengacu pada undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru disahkan DPR pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengupahan. Dengan landasan hukum yang diperbarui, penetapan upah diharapkan semakin memperhatikan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan kegiatan ekonomi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan dalam menentukan besaran upah minimum. Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghitung estimasi KHL dengan memanfaatkan data yang dihimpun dan dievaluasi oleh kementerian serta lembaga terkait. Penghitungan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil pekerja dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. Komponen kebutuhan tersebut mencakup pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus mengalami perkembangan. Penempatan KHL dalam pembahasan UMP menunjukkan bahwa kebijakan pengupahan tidak semata-mata berorientasi pada persentase kenaikan tahunan. Upah minimum memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kualitas hidup keluarganya. Penghasilan yang lebih layak dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, memperoleh layanan kesehatan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penghitungan kebutuhan hidup perlu menjadi pertimbangan substantif agar kebijakan pengupahan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. Pembahasan kebijakan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur melalui mekanisme kelembagaan yang telah ditetapkan. Yassierli menyampaikan bahwa prosesnya akan dimulai melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional sebelum berlanjut ke Dewan Pengupahan Nasional. Selanjutnya, masukan dari Dewan Pengupahan Daerah menjadi bagian dari pertimbangan gubernur dalam menetapkan besaran UMP di masing-masing wilayah. Mekanisme ini memberikan ruang bagi pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyampaikan pandangan berdasarkan kepentingan serta kondisi yang mereka hadapi. Dari kalangan pekerja, usulan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen telah disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pekerja, Said Iqbal, juga menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan peningkatan upah minimum pada tahun mendatang. Simulasi yang mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi menghasilkan perkiraan kenaikan sekitar 7,8 persen berdasarkan asumsi yang digunakan. Masukan dari kalangan pekerja menjadi bagian penting karena buruh merupakan kelompok yang merasakan langsung dampak perubahan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.