• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Mendukung Kinerja Kabinet Indonesia Maju

Mendukung Kinerja Kabinet Indonesia Maju

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 26 October 2019

Oleh : Ismail (pengamat sosial politik)

Presiden Jokowi dan Wapres KH. Ma’ruf Amin telah melantik sejumlah menteri dan wakil menteri guna membantu pemerintahannya. Dengan dilantiknya para pejabat tersebut, berbagai program pembangunan diharapkan dapat segera dilaksanakan. Program-program tersebut juga membutuhkan dukungan semua pihak,termasuk masyarakat.

Apa jadinya negara tanpa suatu patronasi yang kuat. Bukan hanya perkara satu dua hari Presiden akan berjuang, melainkan 5 tahun kedepan. Yang tentunya jalanan tak akan selalu lancar dan mulus. Bahkan, kemungkinan ancaman dan rintangan telah siap menerjang. Sehingga disinilah bantuan dibutuhkan. Mengingat pimpinan juga akan “pincang” tanpa adanya kabinet sebagai perwujudan perpanjangan tangan, orang kepercayaan yang secara profesional berperan aktif mewujudkan Indonesia lebih baik lagi.

Pun dengan sejumlah dukungan yang berasal dari relawan Presiden beserta wakilnya. Meski mereka telah membubarkan diri, Seknas Jokowi tetap akan setia mendukung kepemimpinan Jokowi – Ma’ruf lima tahun kedepan. Mereka berkomitmen untuk ikut mewujudkan cita-cita bangsa yang sejahtera, damai dan juga makmur. Termasuk mendukung penuh pilihan menteri oleh Presiden Jokowi guna kabinet Indonesia Maju ini.

Sekjen Seknas Jokowi yakni, Dedy Mawardi yakin jika mantan gubernur Jakarta itu akan mampu membuat perubahan baik bagi Nusantara. Dirinya memastikan, Seknas akan tetap berperan serta dalam memantau kinerja Kabinet Indonesia Maju. Serta secara berkala membuat laporan kemajuan sehingga Presiden dan masyarakat akan mendapatkan informasi yang akurat bahwa para pembantunya benar-benar berusaha dan bekerja keras.

Kabar baik-pun datang dari pihak Ariston Tjendra, selaku Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures. Dirinya menyatakan jika susunan kabinet Jokowi, menurutnya mampu menopang penguatan rupiah. Hal ini berkaitan dengan respon pasar terhadap susunan menteri tersebut cukup afirmatif serta menimbulkan optimisme terhadap 5 tahun mendatang. Optimisme ini muncul untuk pertumbuhan ekonomi saat rupiah kembali menguat. Meski demikian hal ini tetap akan bergantung saat kabinet bekerja.

Maka dari itu, Presiden Jokowi berjanji akan meningkatkan investasi serta kemudahan berbisnis dalam rentang jabatan lima tahun keduanya. Guna mendukung capaian tujuannya Jokowi mendapuk sejumlah menteri khusus menangani hal ini. Salah satunya ialah Menteri Ekonomi yang akan dijabat oleh Sri Mulyani. Tak hanya itu, bergabungnya sang mantan Perwira tinggi TNI, Prabowo Subianto dinilai banyak pihak akan memantapkan kinerja Jokowi dalam kabinetnya.

Deretan menteri baru Jokowi – Ma’ruf ini dinilai akan mampu mendongkrak kepercayaan investor. Hal ini turut diungkapkan oleh Ferry Wong selaku analis di Citigroup Inc. yang menyatakan bahwa dirinya yakin kabinet ini layak guna mendukung reformasi strutural maupun peraturan yang dinilai sulit akan mampu dihadapi. Selain itu Jokowi menyatakan bahwa Pembantunya dalam pemerintahan itu harus jauh dari korupsi juga proksi asing, serta bersedia 1 kali 24 jam selama satu tahun dalam rentang waktu lima tahun bekerja keras banting tulang bagi kemajuan Indonesia. Baik kabinet yang dipilih dari parpol maupun profesional.
Pendapat lain datang dari seseorang bernama Muzzamil yang mana adalah aktivis 98. Dirinya mengatakan kabinet baru Jokowi-Ma’ruf Amin, ini haruslah diisi oleh orang-orang yang memiliki semangat membangun negeri. Yakni, semangat baru, kolektif kerja baru, tantangan baru, nomenklatur kementerian baru, namun tetap diselimuti kedalaman strategis kombinatif. Sebab, hal tersebut sangat sesuai dengan keinginan Jokowi yang petahana. Jika siap tancap gas sejurus kabinet terbentuk.

Menurut Jokowi, sebagai anggota kabinet baru tak perlu ragu ikuti ritme gerak cepat RI-1. Muzammil termasuk yang meyakini dua hal terkait komposisi dalam kabinet pemerintahan yang baru ini. Yaitu, zaken kabinet beserta kabinet milenial. Ia menilai jika tarik ulur konfigurasi menteri asal parpol, akan larut secara otomatis. Yang mana model kepemimpinan politik partisipatif-teknokratik Jokowi-Ma’ruf Amin ini akan serta – merta menghilangkan hasrat terselubung kepentingan para pendukung didalamnya.

Berdasarkan sejumlah literatur diatas harusnya sudah tak ada lagi keraguan akan kabinet baru pemerintahan Jokowi ini. Maka dari itu guna berperan serta membangun Indonesia Baru yang lebih maju ialah mendukung secara penuh. Mengingat dukungan ini adalah wujud sikap nyata untuk membantu kinerja pemerintahan beserta anggota kabinetnya. Terlepas dari segala polemik yang pernah mendera mari lepaskan ego untuk legowo dan ikut menciptakan Indonesia sejahtera, aman dan nyaman.

ASPANJI Minta Revisi Perpres No 46 Tahun 2025, Pemerintah Wajib Berikan Uang Muka Kepada UMKM

September 15, 2026

RUU Perampasan Aset, Komitmen Serius Antikorupsi Negara

September 15, 2026

ASPANJI Minta Revisi Perpres No 46 Tahun 2025, Pemerintah Wajib Berikan Uang Muka Kepada UMKM

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Ketua Umum Asosiasi Pengadaan Barang dan Jasa Indonesia (Aspanji), Ir. Effendi Sianipar, meminta pemerintah mewajibkan…

RUU Perampasan Aset, Komitmen Serius Antikorupsi Negara

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Perampasan Aset, Komitmen Serius Antikorupsi Negara Oleh: Alexander Royce Upaya pemberantasan korupsi di Indonesia kini memasuki babak baru yang kian progresif. Di bawah kepemimpinan visioner saat ini, langkah-langkah luar biasa terus diambil guna memastikan kekayaan negara tak lagi dirampok oleh segelintir pihak. Saat ini, instrumen hukum paling dinanti, yakni Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, sedang dikebut pembahasannya oleh pemerintah dan DPR. Ini adalah sinyal kuat bahwa negara sama sekali tidak main-main dalam misi suci melindungi uang rakyat. Koruptor dipastikan tidak akan bisa tidur nyenyak menyembunyikan hasil kejahatannya, karena instrumen pemiskinan sudah di depan mata. Pembahasan RUU Perampasan Aset bukan sekadar wacana di atas kertas, melainkan wujud komitmen politik tingkat tinggi rezim saat ini. DPR menargetkan agar beleid strategis ini segera diketok palu. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, dengan tegas menyampaikan komitmen parlemen bahwa RUU ini ditargetkan rampung selambatnya akhir tahun. Beliau menekankan landasan filosofis utama regulasi ini adalah menjamin kepastian pemulihan atas kerugian negara yang diakibatkan tindak pidana korupsi. Dengan disahkannya aturan ini, percepatan pengembalian aset negara diyakini bisa berjalan jauh lebih efektif, sistematis, dan terukur. Lebih lanjut, pimpinan komisi hukum tersebut menekankan bahwa proses pembahasan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian tingkat tinggi. Mengingat cakupan RUU yang sangat luas dan berpotensi bersinggungan dengan ranah hukum lain—seperti kitab undang-undang hukum pidana maupun hukum acara pidana—penyelarasan norma mutlak dibutuhkan. Kehati-hatian ini menjadi jaminan agar kelak RUU Perampasan Aset benar-benar menjadi pedang keadilan murni bagi rakyat, dan bukan menjadi alat kriminalisasi yang rentan disalahgunakan oleh pihak tertentu demi kepentingan sesaat. Langkah proaktif nan strategis ini sekaligus membuktikan bahwa kabinet pemerintahan saat ini tidak sekadar bermain pada narasi populis, tetapi benar-benar membenahi fondasi hukum dari hulu ke hilir. Melalui harmonisasi kebijakan eksekutif dan legislatif yang sangat solid, negara bertekad memastikan setiap celah pelarian harta haram para koruptor akan ditutup rapat tanpa kompromi. Dukungan pengesahan undang-undang ini tak hanya menggema dari parlemen, tetapi juga mengalir deras dari aparat penegak hukum di garis depan. Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menjadi salah satu garda terdepan yang antusias menyambut regulasi ini. Kasubdit II Direktorat Pencegahan Kortas Tipikor Polri, Kombes Affandi Eka Putra, secara meyakinkan menyatakan kehadiran aturan perampasan aset akan memberikan amunisi baru yang luar biasa ampuh dalam menuntaskan pemberantasan korupsi di seluruh pelosok Tanah Air. Menurut perwira menengah tersebut, regulasi ini bukan sekadar alat penyitaan biasa, melainkan instrumen pamungkas yang menyuntikkan efek jera luar biasa bagi pelaku rasuah. Pemiskinan terhadap koruptor diyakini menjadi hukuman yang paling ditakuti. Namun, kepolisian juga bijak menegaskan bahwa implementasi penyitaan aset ini kelak harus senantiasa berpijak kokoh pada asas kesetaraan di hadapan hukum, sehingga pelaksanaannya dipastikan akan berjalan objektif, transparan, dan berkeadilan bagi semua pihak tanpa pandang bulu.…

RUU Perampasan Aset Babak Baru Pemberantasan Korupsi yang Lebih Efektif

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Perampasan Aset Babak Baru Pemberantasan Korupsi yang Lebih Efektif Oleh: Bara Winatha Rancangan Undang-Undang…

Ketahanan Bencana Alam Menjadi Bukti Negara Belajar dari Setiap Risiko

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Ketahanan Bencana Alam Menjadi Bukti Negara Belajar dari Setiap Risiko Oleh: Ricky Rinaldi Sebagai negara…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.