• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Mendukung Ketegasan Presiden Jokowi Menindak Pinjol Ilegal

Mendukung Ketegasan Presiden Jokowi Menindak Pinjol Ilegal

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 18 October 2021

Oleh : Aldia Putra

Presiden Jokowi telah menginstruksikan untuk menindak tegas Pinjaman Online (Pinjol) ilegal. Masyarakat pun mengapresiasi ketegasan Presiden Jokowi yang telah mengakomodasi keresahan rakyat selama ini atas kehadiran Pinjol ilegal.

Saat pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang kesulitan finansial, karena dagangannya sepi atau gajinya dikurangi. Kelesuan ekonomi membuat mereka memutar otak, bagaimana cara untuk mencari sesuap nasi ketika uang tinggal recehan? Mereka akhirnya nekat untuk berhutang, sayangnya ke pihak yang salah, yakni pinjaman online (Pinjol) ilegal.
Akhir-akhir ini memang marak beredar Pinjol, apalagi banyak yang berupa aplikasi, sehingga memudahkan masyarakat untuk men-download dan meminjam uang hanya dengan bermodal HP. Akan tetapi banyak yang tidak tahu bahwa tak semua Pinjol terdaftar dan memiliki izin resmi dari OJK. Pinjol ilegal ini yang meresahkan karena mematok bunga terlalu tinggi, sehingga mencekik peminjamnya.
Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk menindak tegas penyalahgunaan Pinjol yang kian marak. Penyebabnya karena 68 juta WNI menjadi peminjam di perusahaan fintech tersebut. Perputaran uangnya juga sangat dahsyat, mencapai 260 triliun. Dalam artian, jangan sampai ada korban Pinjol ilegal yang merugikan masyarakat.
Selama ini Pinjol ilegal memang menjadi batu sandungan, pasalnya mereka beroperasi dengan bunga yang mencekik leher. Bahkan ada istilah bunga-berbunga alias makin lama tak dilunasi maka makin besar bunganya. Praktik seperti ini bagaikan lintah darat, oleh karena itu wajar jika mereka diberantas oleh pemerintah.
Selain itu, Pinjol ilegal juga kerap mempermalukan peminjam yang terlambat untuk membayar angsuran. Baru sehari sudah dikejar-kejar via HP. Keesokan harinya, seluruh kontak peminjam yang ada di HP mendapat pesan bahwa sang peminjam harus melunasi hutang sesegera mungkin.
Bahkan yang lebih parah lagi, ada peminjam yang fotonya dijadikan meme di media sosial, sehingga ia malu berat, padahal pinjamannya hanya 1 jutaan. OJK menanggapi kasus ini dan menyatakan bahwa perusahaan fintech bisa dipidanakan, karena telah melanggar peraturan. Tidak boleh ada tindakan yang mempermalukan peminjam, dan mereka benar-benar telah melanggar batas.
Untuk menanggapi permintaan Presiden Jokowi maka OJK juga merespon dengan cepat, caranya dengan menangguhkan permintaan peresmian perusahaan fintech baru. Saat ini baru ada 107 Pinjol yang berstatus resmi dan diawasi oleh OJK. Sedangkan sejak tahun 2018, lebih dari 4.000 perusahaan fintech ilegal dibabat habis oleh OJK.
Sementara itu, Kominfo membentuk forum digital yang membahas tentang pengembangan dan pemutakhiran forum digital, termasuk membicarakan Pinjol juga. Jika ada Pinjol ilegal yang masih nekat beroperasi, maka situs dan aplikasinya bisa di-takedown. Tujuannya agar tidak meresahkan masyarakat.
Nanti juga akan dicarikan solusi bagaimana agar masyarakat tidak terjerat oleh Pinjol nakal. Salah satunya dengan meminjam uang ke Pinjol resmi dan harus tepat waktu saat mengembalikan kredit. Mereka juga diharap meminjam untuk hal produktif, tidak untuk gaya hidup. Sosialiasi juga wajib dilakukan hingga ke perkampungan, karena banyak dari mereka yang terjerat Pinjol ilegal dan bank titil, dan tak mengetahui bahaya bunga-berbunga.
Kepolisian juga akan membabat habis Pinjol ilegal karena mereka tetap nekat beroperasi meski tanpa izin dari OJK. Pelanggaran ini bisa dipidanakan, karena mendirikan usaha tanpa izin tentu akan langsung diciduk. Selain itu, rata-rata Pinjol ilegal mengiriman debt collector yang sangat galak dan tidak berperikemanusiaan, sehingga peminjam wajib dilindungi.
Pinjol ilegal memang sangat meresahkan karena bunganya tinggi, sehingga wajib diberantas. Apresiasi patut diberikan kepada Presiden Jokowi karena baru beliau satu-satunya Presiden Indonesia yang berani melawan Pinjol ilegal secara terang-terangan. Masyarakat juga harus sadar diri, tidak boleh seenaknya pinjam uang ke Pinjol, jika hanya ingin memenuhi hasrat dan gaya hidup modern.

)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.