• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Melawan Hoaks Seputar Isu Negatif Pemekaran Wilayah Papua

Melawan Hoaks Seputar Isu Negatif Pemekaran Wilayah Papua

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 11 July 2021

Oleh: Abner Wanggai

Papua akan dimekarkan menjadi 6 provinsi. Ketika proses ini belum selesai dibahas oleh pemerintah dan DPR RI, di Papua malah tersebar hoaks yang negatif mengenai pemekaran wilayah. Masyarakat diharap percaya pada pemerintah dan ikut melawan hoaks seputar isu negatif pemekaran wilayah Papua.

Saat awal bergabung dengan Indonesia, di Papua hanya ada 1 provinsi yang dulu bernama Irian Jaya. Kemudian pasca era reformasi namanya diganti jadi Papua dan akhirnya ada pemekaran dan ditambah jadi provinsi Papua Barat. Proses pemekaran berjalan tanpa kendala dan masyarakat baik-baik saja.

Namun setelah memiliki 2 provinsi maka ada usulan lagi tentang pemekaran wilayah, yakni Papua barat daya, Papua barat, Papua tengah, provinsi Pegunungan tengah, Papua selatan, dan Papua tabi saireri. Rencana ini belum matang betul karena masih dalam masa penggodokan di pemerintah pusat. Sehingga belum fix kapan akan terjadi.

Namun pemberitaan tentang pemekaran wilayah sudah santer terdengar di Papua. Padahal MRP (Majelis Rakyat Papua) sendiri belum mengeluarkan statement tentang hal ini. Sayangnya kabar yang beredar adalah desas-desus, hoaks, dan informasi negatif yang menyesatkan.
Hoaks pertama tentang isu pemekaran wilayah di Papua adalah eksploitasi sumber daya alam.

Memang di Papua terkenal dengan tambang tembaga dan emas yang memiliki teknologi canggih, tetapi ketika ada pemekaran wilayah bukan berarti seluruh logam akan tersedot. Faktanya, mayoritas saham di perusahaan tersebut dikuasai oleh pemerintah dan tidak mungkin ada ekspolitasi SDA di sana.

Sementara itu, hoaks kedua tentang isu pemekaran wilayah di Papua adalah tergusurnya masyarakat adat. Hal ini tidak mungkin terjadi karena di dalam otsus dituliskan tentang hak dan kewajiban MRP sebagai majelis yang juga ikut mengatur di Papua. Anggota MRP terdiri dari para tetua adat yang wajib dihormati oleh pemerintah pusat sekalipun. Sehingga masyarakat adat tidak akan digusur dengan semena-mena saat ada pemekaran wilayah.

Masyarakat adat masih dihormati baik oleh pemerintah pusat maupun daerah. Penyebabnya karena mereka memiliki kedudukan yang terhormat dan selalu dijunjung oleh warga sipil Papua. Masyarakat di Bumi Cendrawasih selalu menghargai dan menghormati tetua karena mereka punya status dan bersikap bijaksana. Hal ini tidak akan tergeser ketika ada pemekaran wilayah.

Seluruh kalangan masyarakat diminta untuk tenang dan tidak menanggapi hoaks dan berita negatif seputar pemekaran wilayah Papua. Pasalnya jika mereka emosi dan membagikannya di media sosial, maka hoaks justru akan makin tersebar. Hal ini akan sangat berbahaya karena menurut teori psikologi, suatu kebohongan yang digaungkan oleh banyak orang akan terlihat sebagai kebenaran.

Selain itu, ketika ada hoaks tentang pemekaran wilayah di Papua yang akan membuat banyaknya pendatang di Bumi Cendrawasih dan akan menggusur OAP (orang asli Papua) juga salah besar. Masyarakat jangan panik dan menanggapinya secara berlebihan. Penyebabnya karena memang ada pendatang dari pulau lain tetapi mereka datang untuk membantu pembangunan di Papua.

Jika hoaks tentang pendatang ini terus ada maka dikhawatirkan akan memantik perang antar suku, karena orang Papua dan pendatang berasal dari wilayah dan etnis yang berbeda. Ketika ada isu SARA maka akan membuat keadaan di Bumi Cendrawasih memanas. Yang rugi adalah masyarakat sendiri karena tidak bisa beraktivitas di luar rumah dengan tenang.

Jangan mudah percaya ketika ada berita yang menghebohkan tentang pemekaran wilayah di Papua. Program ini dibuat untuk memakmurkan seluruh warga di Bumi Cendrawasih. Masyarakat diminta tenang dan jangan ikut menyebarkan berita negatif di media sosial.

Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Yogyakarta

 

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

October 26, 2026

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

October 26, 2026

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya…

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026 JAKARTA – Peningkatan penerimaan negara dari sektor…

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 25, 20260

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat JAKARTA — Sektor hulu minyak dan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.