• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»MBG Perkuat Pertumbuhan UMKM di Sejumlah Daerah

MBG Perkuat Pertumbuhan UMKM di Sejumlah Daerah

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 21 May 2026

MBG Perkuat Pertumbuhan UMKM di Sejumlah Daerah

JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak hanya memberikan manfaat dalam peningkatan asupan gizi masyarakat, tetapi juga berperan besar dalam mendorong aktivitas ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemerintah menilai program tersebut telah menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan yang mampu menghidupkan berbagai sektor usaha di Tanah Air.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Maman Abdurrahman, menyampaikan bahwa hingga saat ini sekitar 57.600 UMKM telah terlibat sebagai pemasok dalam pelaksanaan program MBG. Ia menjelaskan bahwa program tersebut turut melibatkan sekitar 12 ribu koperasi, 1.358 BUMDes, 64 ribu pemasok, serta 662 Koperasi Desa Merah Putih yang masuk dalam jaringan rantai pasok MBG.

Maman menjelaskan bahwa pengelolaan dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mayoritas dijalankan oleh pengusaha menengah karena membutuhkan dukungan modal yang cukup besar. Sementara itu, pelaku usaha mikro dan kecil diarahkan untuk berperan dalam penyediaan bahan pangan serta kebutuhan pendukung lainnya dalam rantai pasok program.

“Sejak awal saya menyampaikan bahwa pembangunan dapur banyak dilakukan pengusaha menengah karena dari sisi kemampuan modal tentu tidak memungkinkan jika dibebankan kepada pelaku usaha mikro maupun kecil,” kata Maman.

Ia juga menegaskan bahwa hal terpenting yang perlu menjadi perhatian adalah sejauh mana keterlibatan UMKM dalam rantai pasok program tersebut benar-benar dibuka secara luas.

“Yang perlu menjadi perhatian utama ialah apakah kesempatan bagi usaha mikro dan kecil dalam rantai pasok sudah diberikan seluas mungkin,” ujarnya.

Di sisi lain, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai program MBG berpotensi memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional lebih dari 1 persen apabila dijalankan secara maksimal. Program tersebut disebut mampu menghadirkan efek pengganda ekonomi karena kebutuhan pangan yang terus meningkat dan berlangsung setiap hari.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sanjaya, menekankan pentingnya kolaborasi ekonomi kerakyatan dalam mendukung keberhasilan program MBG. Menurutnya, anggaran yang masuk ke daerah harus benar-benar mampu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pemberdayaan petani, peternak, koperasi, BUMDes, dan UMKM lokal.

“Dana yang dialokasikan ke daerah harus benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat lewat penguatan ekonomi rakyat. Itulah yang dimaksud dengan sinergi ekonomi kerakyatan,” tutur Sony.

Program MBG kini dipandang sebagai salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan ekonomi global. Selain mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi, program tersebut juga dinilai mampu memperkuat ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja serta peningkatan daya saing UMKM di berbagai sektor usaha.

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

September 1, 2026

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

September 1, 2026

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan Oleh: Miftakhul Jannah Investasi hijau…

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional Jakarta – Pemerintah terus mendorong ekonomi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.