• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»MBG Jadi Investasi Jangka Panjang Tingkatkan Kualitas Generasi Muda Indonesia

MBG Jadi Investasi Jangka Panjang Tingkatkan Kualitas Generasi Muda Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 4 August 2026

MBG Jadi Investasi Jangka Panjang Tingkatkan Kualitas Generasi Muda Indonesia

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai menjadi investasi jangka panjang pemerintah dalam meningkatkan kualitas generasi muda melalui pemenuhan gizi yang lebih baik. Program yang ditargetkan menjangkau 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir 2026 tersebut diyakini mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Akademisi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr. Isthifa Kemal, M.Pd, mengatakan pelaksanaan MBG menunjukkan orientasi pembangunan yang tidak hanya berfokus pada kebutuhan saat ini, tetapi juga pada peningkatan kualitas generasi masa depan.

“Program Makan Bergizi Gratis yang ditargetkan menjangkau 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir 2026 merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas generasi muda melalui pemenuhan gizi,” ujar Isthifa.

Menurutnya, berbagai capaian yang dipaparkan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna pertengahan tahun 2026 memperlihatkan pemerintahan yang berorientasi pada hasil yang dapat diukur. Salah satunya adalah penyelesaian 108 persoalan nasional dalam waktu kurang dari dua tahun.

“Presiden tidak sekadar berbicara harapan, tetapi menyampaikan angka konkret. Penyelesaian 108 persoalan nasional dalam waktu kurang dari dua tahun menunjukkan adanya hasil kerja yang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pemerintah terus memperkuat tata kelola MBG agar manfaat program semakin optimal. Menurutnya, BGN menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi terkait aspek penganggaran dan siap melaksanakan setiap kebijakan pemerintah.

“BGN adalah lembaga operasional. Apa pun keputusan negara dan kebijakan pemerintah, termasuk terkait anggaran, tentu akan kami laksanakan sebaik-baiknya,” ujar Sudaryono.

Ia menjelaskan, evaluasi terhadap regulasi, mekanisme pelaksanaan, dan sistem pengawasan dilakukan secara berkelanjutan. Perluasan layanan MBG juga diprioritaskan ke wilayah dengan prevalensi stunting tinggi, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Kami bekerja setiap hari. Aturan yang perlu diperbaiki kami benahi, mekanisme yang perlu disempurnakan kami sempurnakan, dan pihak yang terbukti melanggar akan kami tindak tanpa tebang pilih,” tegasnya.

Sudaryono menambahkan, MBG merupakan investasi strategis pemerintah dalam membangun SDM Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing sehingga pelaksanaannya akan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga.

“Program MBG merupakan investasi masa depan anak-anak Indonesia. Mari kita melihat seluruh kebijakan secara utuh dengan akal sehat dan semangat membangun bangsa,” pungkasnya.

September Hitam Harus Jadi Ruang Ingatan Kolektif, Bukan Mobilisasi Emosi

September 17, 2026

Isu September Hitam, Aspirasi Disampaikan Tertib dan Sesuai Aturan Tanpa Provokasi Anarkistis

September 17, 2026

September Hitam Harus Jadi Ruang Ingatan Kolektif, Bukan Mobilisasi Emosi

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

September Hitam Harus Jadi Ruang Ingatan Kolektif, Bukan Mobilisasi Emosi Oleh: Rania Zafirah September kembali menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengingat berbagai peristiwa kelam dalam perjalanan bangsa. Istilah September Hitam berkembang sebagai simbol untuk mengenang sejumlah kasus kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang masih menjadi bagian dari ingatan publik. Momentum tersebut penting karena mengingat sejarah bukan sekadar menghadirkan kembali luka masa lalu, tetapi juga membangun kesadaran agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Di tengah perkembangan teknologi informasi, proses mengingat berbagai peristiwa masa lalu semakin mudah dilakukan melalui media sosial. Berbagai arsip, dokumentasi, kesaksian, maupun kajian mengenai kasus HAM dapat diakses oleh generasi yang tidak mengalami langsung peristiwa tersebut. Kondisi ini membuka peluang terbentuknya ingatan kolektif yang lebih luas, sekaligus menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi tanpa konteks, opini, maupun narasi yang belum terverifikasi. …

Isu September Hitam, Aspirasi Disampaikan Tertib dan Sesuai Aturan Tanpa Provokasi Anarkistis

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Isu September Hitam, Aspirasi Disampaikan Tertib dan Sesuai Aturan Tanpa Provokasi Anarkistis Jakarta – Isu…

Sejumlah Pihak Ingatkan September Hitam Jangan Berubah Jadi Mobilisasi Emosi

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Sejumlah Pihak Ingatkan September Hitam Jangan Berubah Jadi Mobilisasi Emosi Jakarta – Sejumlah pihak mengingatkan…

Koperasi Merah Putih Membuktikan Pemerintah Serius Menutup Kebocoran Subsidi

By Kata IndonesiaSeptember 17, 20260

Koperasi Merah Putih Membuktikan Pemerintah Serius Menutup Kebocoran Subsidi Oleh : Catur Ronggo Kebocoran subsidi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.