• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»MBG Didorong sebagai Instrumen Penguatan Ekonomi Desa Berbasis Pangan

MBG Didorong sebagai Instrumen Penguatan Ekonomi Desa Berbasis Pangan

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 15 April 2026

MBG Didorong sebagai Instrumen Penguatan Ekonomi Desa Berbasis Pangan

Riau – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya dipandang sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi desa berbasis pangan. Program ini dinilai mampu menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan dengan melibatkan petani, peternak, serta pelaku usaha kecil di desa.

Anggota Komisi IX DPR RI, Sahidin mengatakan bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang optimal.

“Program makan bergizi gratis ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga menjadi upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan potensi lokal,” ujar Sahidin.

Sahidin mengatakan program MBG menyasar kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita. Selain memberikan dampak langsung pada kesehatan, MBG juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa dengan memanfaatkan bahan pangan lokal serta membuka peluang kerja baru.

 

Sahidin menjelaskan program MBG melibatkan berbagai sektor strategis, mulai dari UMKM, koperasi, hingga pelaku usaha di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Kolaborasi tersebut diyakini akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian lokal.

 

Menurut Sahidin, keterlibatan berbagai elemen tersebut akan memperkuat perekonomian desa sekaligus menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat setempat.

 

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Program MBG merupakan investasi strategis pemerintah untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia yang sehat dan unggul. Program ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui penguatan sektor pangan nasional.

 

“Program ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ujar Mentan.

 

Program MBG merupakan kebijakan strategis jangka panjang dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, dengan tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga berperan dalam menekan stunting, mengurangi kemiskinan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

 

Pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar program MBG berjalan optimal. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat desa menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan program ini.

 

Dengan berbagai potensi yang dimiliki, MBG diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa berbasis pangan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Program ini tidak hanya menjawab persoalan gizi, tetapi juga membuka jalan bagi pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Pemerintah Tegaskan Tata Kelola SDA Tak Ganggu Operasional Tambang yang Sudah Berjalan

June 14, 2026

Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik

June 14, 2026

Pemerintah Tegaskan Tata Kelola SDA Tak Ganggu Operasional Tambang yang Sudah Berjalan

By Kata IndonesiaJune 14, 20260

Pemerintah Tegaskan Tata Kelola SDA Tak Ganggu Operasional Tambang yang Sudah Berjalan *Jakarta* – Pemerintah…

Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik

By Kata IndonesiaJune 14, 20260

Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik  Oleh: Rahmat Mahesa Masyarakat patut mengapresiasi komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui keputusan mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan LPG subsidi. Di tengah ketidakpastian ekonomi global serta fluktuasi harga minyak dunia, kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk melindungi daya beli masyarakat sekaligus menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan baik. Langkah ini juga memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha yang masih bergantung pada energi dengan harga terjangkau. Pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi, yakni Pertalite dan Solar, serta LPG subsidi tidak mengalami kenaikan meski sejumlah BBM non-subsidi telah disesuaikan mengikuti perkembangan harga pasar. Kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat yang masih sangat bergantung pada energi bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun mendukung kegiatan usaha. Dengan harga energi yang tetap terjangkau, pemerintah berupaya mencegah peningkatan biaya transportasi dan distribusi yang dapat memicu kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok. Kepastian itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia setelah memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. Menurut Bahlil Lahadalia, pemerintah sengaja mempertahankan harga energi bersubsidi guna menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi global yang masih dibayangi berbagai tantangan serta dinamika geopolitik internasional. Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa harga BBM subsidi dan LPG subsidi tidak mengalami perubahan sama sekali. Sementara itu, harga BBM non-subsidi disesuaikan dengan perkembangan harga pasar dan harga minyak dunia. Pemerintah juga terus menggodok berbagai kebijakan yang bertujuan melindungi masyarakat dari dampak kenaikan harga energi global sehingga tekanan terhadap pengeluaran rumah tangga dapat diminimalkan. Keputusan mempertahankan harga BBM subsidi dinilai penting dalam menjaga stabilitas inflasi. Kenaikan harga bahan bakar biasanya berdampak pada meningkatnya biaya transportasi dan distribusi yang pada akhirnya memicu kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok. Dengan harga BBM subsidi yang tetap, pemerintah berharap stabilitas harga barang dan jasa dapat terjaga sehingga konsumsi masyarakat tidak terganggu. Selama satu tahun terakhir, pemerintah juga dinilai berhasil menjaga kondisi perekonomian nasional tetap stabil. Inflasi dapat dikendalikan, pasokan energi terjaga, serta berbagai program perlindungan sosial dan pembangunan nasional terus berjalan. Berbagai capaian tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi tekanan ekonomi global sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Di sisi lain, penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan berdasarkan evaluasi sesuai formula harga yang telah ditetapkan pemerintah. Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwa perubahan harga dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah selaku regulator. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi serta memastikan distribusi BBM berkualitas tetap berjalan secara optimal.…

Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Harga BBM Subsidi Terus Berlanjut

By Kata IndonesiaJune 14, 20260

Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Harga BBM Subsidi Terus Berlanjut Oleh: Thamrin Widjaya Komitmen pemerintah dalam…

Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Harga BBM Subsidi Terus Berlanjut

By Kata IndonesiaJune 14, 20260

Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Harga BBM Subsidi Terus Berlanjut Oleh: Thamrin Widjaya Komitmen pemerintah dalam…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.