• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Massa Pendemo Sepakat Tidak Mau Ikut Aksi Lagi

Massa Pendemo Sepakat Tidak Mau Ikut Aksi Lagi

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 2 September 2019

Jayapura,- 02 September 2019. Sebanyak lebih kurang 300 orang pelaku aksi demo yang berakhir rusuh beberapa hari lalu (29/08/2019) yang berasal dari masyarakat pegunungan (Wamena) merasa telah ditipu oleh koordinator aksi massa yang berakhir ricuh dan anarkhis serta secara sadar berkomitmen tidak akan lagi ikut dalam aksi demo dalam bentuk apapun apalagi aksi anarkis. Mereka yang sempat bersembunyi di kompleks kelurahan Numbay Distrik Jayapura Selatan tadi sore (14.30 WIT) menyampaikan penyesalan dan merasa ketakutan untuk kembali ke tempat tinggal mereka masing-masing di wilayah Abepura dan Waena. Tiga ratusan orang yang merupakan bagian dari massa pendemo sepakat untuk tidak mau lagi ikut-ikutan aksi demo massa dalam bentuk apapun. Kelompok massa pendemo ini merasa telah ditipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan isue rasisme.
Selama 3 hari mereka bersembunyi di wilayah sekitar Kelurahan Numbay Distrik Jayapura Selatan tidak berani kembali ke daerah Abepura dan Waena dengan alasan takut mendapat aksi balasan dari masyarakat yang telah menjadi korban aksi penjarahan, pembakaran, pelemparan maupun pengrusakan oleh mereka sendiri pada waktu melakukan aksi demo yang berujung rusuh dan anarkis sehingga menimbulkan kerusakan dan kerugian material di sepanjang jalan Waena – Jayapura.

Pada hari Minggu siang, perwakilan kelompok yang sebagian besar berasal dari Wamena tersebut menemui Kepala Dinas Pendidikan Prop. Papua Bapak Desman Kogaya untuk memohon bantuan agar diberikan jaminan keamanan dan angkutan dalam proses mereka kembali ke daerah Abepura dan Waena. Mereka merasa takut mendapatkan aksi balasan dari masyarakat yang telah mengalami kehilangan/kerusakan aset harta benda yang berharga yang telah mereka rusak/jarah akibat ulah yang anarkis dan brutal.

Tumbuh di Tengah Perlambatan Global Bukti Ekonomi Indonesia Cukup Tangguh

September 14, 2026

Saat Ekonomi Global Melambat, Indonesia Menjaga Momentum Tumbuh

September 13, 2026

Tumbuh di Tengah Perlambatan Global Bukti Ekonomi Indonesia Cukup Tangguh

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Tumbuh di Tengah Perlambatan Global Bukti Ekonomi Indonesia Cukup Tangguh Oleh: Dhita Karuniawati Perekonomian Indonesia…

Saat Ekonomi Global Melambat, Indonesia Menjaga Momentum Tumbuh

By Kata IndonesiaSeptember 13, 20260

Saat Ekonomi Global Melambat, Indonesia Menjaga Momentum Tumbuh Oleh : Adi Hertanto Perlambatan ekonomi global…

Saat Ekonomi Global Melambat, Indonesia Menjaga Momentum Tumbuh

By Kata IndonesiaSeptember 13, 20260

Saat Ekonomi Global Melambat, Indonesia Menjaga Momentum Tumbuh Oleh : Adi Hertanto Perlambatan ekonomi global…

Ekonomi Indonesia Tumbuh Stabil Berkat Investasi dan Hilirisasi

By Kata IndonesiaSeptember 13, 20260

Ekonomi Indonesia Tumbuh Stabil Berkat Investasi dan Hilirisasi Jakarta – Perekonomian Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.