• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Fashion»Lewat Visinya Mengenalkan Budaya, “Vameru Indonesia” Meluncurkan Baju Anak Tradisional Berbahan Nyaman dan Aman Untuk si Kecil

Lewat Visinya Mengenalkan Budaya, “Vameru Indonesia” Meluncurkan Baju Anak Tradisional Berbahan Nyaman dan Aman Untuk si Kecil

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 26 October 2022

Hai Mommies!, Sebagai orang tua tentunya kita selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anak. Penampilan anak dalam berpakaian adalah salah satunya, selain itu Mommies harus tepat dalam memilih juga mempertimbangkan beberapa hal penting dalam memilih pakaian.

Kadang kala, anak-anak sering kali kurang nyaman dengan pemakaian pakaian tradisional karena berbagai alasan. Alasan yang paling sering adalah faktor bahan baku sehingga membuat kulit anak iritasi jika dalam waktu pemakaian jangka panjang / lama.

 

Padahal pakaian tradional sering dipakai di event-event special anak misalnya graduation, Kartini’s Day, HUT RI, menghadiri suatu acara pernikahan serta event penting lainnya. Untuk itu penting sekali bagi mommies cermat dalam memilih bahan pakaian tradisional yang aman dan nyaman untuk si kecil.

Vameru Indonesia adalah brand lokal yang sudah berdiri sejak tahun 2020, Vameru Indonesia memproduksi pakaian anak berunsur tradisional klasik dengan bahan baku katun yang sangat nyaman. Uniknya, setiap produk yang dikeluarkan Vameru, selalu dilengkapi dengan bonus full aksesoris seperti hairclip, bros, hingga selendang cantik untuk baju kebaya. Hal tersebut membuat pembeli tidak perlu berpikir dua kali untuk hunting aksesoris pelangkapnya.

Karena Visi Vameru adalah mengenalkan pakaian tradisional sejak dini kepada anak-anak, Vameru Indonesia mengeluarkan berbagai jenis koleksi pakaian, mulai dari kebaya hingga beskap serta surjan klasik.

Vameru Indonesia menggunakan jasa penjahit dan pengrajin lokal dengan kualitas terbaik agar sama-sama dapat bersinergi dan terus berkarya bersama.

 

Disetiap koleksinya Vameru Indonesia selalu menyertakan aksen unsur tradisional klasik agar orang tua pun dapat mengenal lebih jauh jenis-jenis pakaian tradisional yang digunakan si kecil, misalnya perbedaan kebaya model kutubaru dan kebaya encim serta filosofi batik yang terkandung di dalamnya.

Konsumen Vameru Indonesia didominasi oleh konsumen lokal seluruh Indonesia bahkan sampai ke benua Afrika dan Eropa. Berawal mula karena banyaknya Konsumen Lokal yang membawa Kebaya Vameru ke luar negeri untuk digunakan pada event khusus di kedutaan Indonesia. Jadi karena itulah semakin lama Vameru semakin dikenal luas.

Dengan menjunjung konsep pakaian yang Classic, Beautiful dan Timeless membuat koleksi pakaian Vameru cocok untuk digunakan dalam berbagai moment dan aktivitas si kecil. Bahan yang digunakan juga nyaman dan awet untuk si kecil, dengan tujuan konsumen yang membeli produk tersebut bisa mencintai dan bangga dengan pakaian yang dipakainya.

Dalam sebulan, produk Vameru Indonesia saat mendekati event-event tertentu bisa menjual hingga 1000 pcs, dan di bulan-bulan biasa bisa terjual kisaran 500 pcs di marketplace lokal.

Ke depannya, karena memiliki semangat memperkenalkan pakaian Tradisional kepada anak-anak, Vameru akan terus melakukan riset untuk berinovasi melalui model baju-baju khas daerah-daerah di nusantara yang masih belum banyak dikenal.

Harapan Vameru Indonesia saat ini, agar pemakai produk Vameru khususnya anak-anak semakin bangga mengenal budaya Indonesia lewat pakaian sejak dini.

https://instagram.com/vameru.indonesia?igshid=YmMyMTA2M2Y=

 

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana

September 29, 2026

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan

September 29, 2026

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana Oleh: Miftah Hizyan Agenda pendidikan nasional…

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan Oleh: Rizky Adi Perman Perluasan…

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi Oleh : Yohanes Wandikbo Pendidikan merupakan…

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda 

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda  Oleh: Yusuf Rinaldi Program Magang Nasional yang diperluas pemerintah menjadi 150 ribu peserta pada 2026 menunjukkan upaya memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi lulusan baru, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan, membangun jejaring profesional, dan memperbesar peluang masuk ke pasar kerja formal di tengah persaingan memperoleh pekerjaan yang semakin ketat. Sejak 2025, pemerintah membuka Program Magang Nasional dengan target 100 ribu peserta. Pada 2026, kuotanya diperluas menjadi 150 ribu peserta. Program berlangsung selama enam bulan dengan fasilitas pelatihan, pendampingan mentor, sertifikat, jejaring profesional, serta uang saku yang ditanggung pemerintah. Besaran uang saku mengacu pada Upah Minimum Kabupaten/Kota di lokasi pemagangan dan dibayarkan setiap bulan berdasarkan jumlah hari yang diperhitungkan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perluasan program tersebut dilakukan secara bertahap dan tetap disertai evaluasi terhadap pelaksanaan setiap angkatan. Pada batch pertama terdapat 46.160 peserta, sedangkan batch kedua menetapkan 40.962 peserta. Pemerintah kemudian menyiapkan batch ketiga dengan sekitar 62 ribu peserta untuk memenuhi target 150 ribu peserta pada 2026. Pendaftaran penyelenggara disiapkan sejak September, seleksi peserta pada Oktober, dan pelaksanaan batch ketiga ditargetkan dimulai pada November. Evaluasi tersebut diarahkan untuk memastikan pemagangan benar-benar memberikan kesempatan kepada peserta meningkatkan kompetensi, memperoleh pengalaman kerja, membangun portofolio, serta memperluas jejaring. Untuk batch ketiga, pemerintah juga mengubah skema penempatan dengan menempatkan seluruh peserta di perusahaan, tanpa kementerian dan lembaga pemerintah. Dari perspektif ekonomi, pemberian uang saku selama enam bulan memberikan dukungan bagi lulusan baru yang berada dalam masa transisi dari pendidikan menuju pekerjaan. Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta mendapatkan tunjangan yang disesuaikan dengan upah minimum daerah. Pemerintah juga memberikan fasilitas Pajak Penghasilan Pasal 21 ditanggung pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 6 Tahun 2026 yang berlaku hingga Desember 2026. Dampak terhadap penyerapan tenaga kerja menjadi indikator penting dalam melihat keberlanjutan program. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menyampaikan bahwa sekitar 30 ribu dari 60 ribu alumni Magang Nasional 2025 yang menjalani pemagangan di industri telah bekerja tiga bulan setelah menyelesaikan program. Tingkat penyerapan tersebut meningkat dari sekitar 30 persen ketika peserta baru menyelesaikan masa pemagangan.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.