• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Lebih dari 100 Investor Minati Proyek PSEL yang Didukung Danantara

Lebih dari 100 Investor Minati Proyek PSEL yang Didukung Danantara

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 16 May 2026

Lebih dari 100 Investor Minati Proyek PSEL yang Didukung Danantara

Jakarta – Pemerintah terus mengakselerasi pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi terintegrasi untuk mengatasi krisis sampah nasional dan memperkuat ketahanan energi.

Dukungan terhadap proyek tersebut semakin kuat setelah lebih dari 100 investor dalam dan luar negeri menyatakan minat untuk terlibat dalam pengembangan proyek PSEL yang didukung oleh Danantara Indonesia.

Tingginya minat investor menunjukkan bahwa proyek pengelolaan sampah berbasis energi di Indonesia memiliki potensi besar dan prospek jangka panjang yang menjanjikan. Pemerintah menilai bahwa proyek PSEL tidak hanya menjadi solusi terhadap persoalan lingkungan, tetapi juga membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi baru di sektor energi hijau.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa pemerintah saat ini mendorong percepatan proyek strategis yang mampu memberikan dampak langsung terhadap masyarakat dan lingkungan.

“Minat investor yang sangat besar menunjukkan kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah dalam membangun sektor energi dan pengelolaan sampah yang modern,” ujarnya.

Pemerintah memandang bahwa persoalan sampah harus ditangani melalui pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Karena itu, pembangunan fasilitas PSEL menjadi salah satu prioritas nasional guna mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir sekaligus menghasilkan energi listrik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

 

Danantara Indonesia disebut memiliki peran penting dalam mendukung pembiayaan dan penguatan ekosistem investasi proyek tersebut. Melalui kolaborasi antara pemerintah, investor, dan sektor swasta, pembangunan PSEL diharapkan berjalan lebih cepat dan efisien.

 

Chief Executive Officer Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyampaikan bahwa antusiasme investor terhadap proyek PSEL mencerminkan optimisme terhadap arah pembangunan ekonomi hijau Indonesia.

 

“Kami melihat ketertarikan investor sangat tinggi karena proyek ini memiliki dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial yang besar bagi Indonesia,” katanya.

 

Selain memberikan manfaat lingkungan, proyek PSEL juga dinilai mampu menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan industri pendukung.

 

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen mendukung investasi yang sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.

 

“Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi investor yang ingin mendukung proyek energi bersih dan pengelolaan lingkungan di Indonesia,” ujar Bahlil.

 

Pemerintah juga memastikan bahwa pembangunan proyek PSEL tetap memperhatikan aspek lingkungan, teknologi, dan keberlanjutan. Pengawasan terhadap pelaksanaan proyek akan dilakukan secara ketat agar pembangunan berjalan sesuai standar dan memberikan hasil optimal.

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.