• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Lawan Ketimpangan Gender, PB ESI Tegaskan Peran Penting Perempuan bagi Kemajuan Dunia Esports Indonesia

Lawan Ketimpangan Gender, PB ESI Tegaskan Peran Penting Perempuan bagi Kemajuan Dunia Esports Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 5 December 2022

Lawan Ketimpangan Gender, PB ESI Tegaskan Peran Penting Perempuan bagi Kemajuan Dunia Esports Indonesia

Ternyata selama ini masih cukup banyak isu terkait ketimpangan gender yang terjadi di dunia esports. Mengenai hal tersebut, Staff PBESI menegaskan bagaimana peranan penting yang dimiliki oleh seluruh atlet perempuan bagi kemajuan ekosistem esports di Indonesia.

Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), Debora Imanuella dalam sebuah talkshow bertajuk ‘Women in Esports’, yang merupakan salah satu event dari Indonesia Esports Summit dan International Esports Federation (IESF) World Esports Championships menyatakan bahwa kesetaraan gender harus menjadi pilar utama dalam ekosistem esports.

Hal tersebut menurutnya akan mampu menciptakan sebuah rasa aman dan nyaman, sehingga tentunya membuat para atlet esports perempuan banyak berpartisipasi untuk turut meningkatkan sektor esports di Indonesia semakin ke kancah dunia.

Lebih lanjut, Debora menyatakan bahwa sejauh ini memang masih terjadi ketimpangan gender, yang mana justru menghambat potensi para atlet esports perempuan bisa tampil.

Maka dari itu, pada kesempatan tersebut, dirinya menegaskan bahwa momen itu menjadi sebuah momentum terbaik untuk para perempuan bisa saling mendukung satu sama lain.

“Konsep gender equity merupakan pengakuan terhadap kebutuhan dan kemampuan para gamer perempuan yang berbeda dari laki-laki. Selama ini, ketimpangan gender dan dukungan dari komunitas yang belum optimal merupakan isu-isu kritikal yang mencegah lebih banyak perempuan untuk mencapai potensinya di bidang esports. Ini menjadi momen pengingat bagi kita sesama perempuan untuk dapat saling mendukung, melindungi, dan menginspirasi,” ujar Debora.

Perempuan yang juga menjabat sebagai seorang SVP Community UniPin tersebut kemudian menyampaikan kepada seluruh perempuan untuk selalu bisa bekerja keras dan menjadi yang terbaik pada bidang apapun yang mereka pilih.

Dirinya menegaskan bahwa perempuan juga memiliki potensi yang sama sekali tidak bisa diremehkan dan bisa menjadi sangat hebat pula.

“Baik sebagai profesional di industri, pemain pro, caster, influencer, maupun brand ambassador, saatnya kita buktikan kepada dunia bahwa perempuan pun hebat. Yang penting, kita melakukannya bersama-sama,” pungkas Debora.

Sementara itu, seorang Mantan Pemain Pro, Audrey FF memberikan contoh konkret bagaimana pengalamannya pernah menjadi korban perundungan, yang mana semakin memperjelas bahwa memang ketimpangan gender dalam dunia esports masih terjadi.

Bahkan lantaran perundungan tersebut, kesehatan mental yang dia miliki sempat terganggu hingga harus menjalani pengobatan.

Menurut Audrey, ketimpangan gender yang terjadi bisa saja bukanlah sebuah unsur kesengajaan, melainkan adalah memang akibat dari nilai-nilai yang telah terinternalisasi.

Untuk itu, baginya, menjadi sangat penting adanya sosialisasi dan edukasi kepada khalayak lebih luas agar perilaku ketimpangan gender semakin diketahui.

“Di luar unsur kesengajaan, banyak juga yang tidak menyadari bahwa perbuatan mereka melukai orang lain akibat nilai-nilai yang telah terinternalisasi. Diperlukan sosialisasi dan edukasi yang lebih luas agar semakin banyak orang yang mengetahui jenis-jenis perilaku yang toksik,” tutur Audrey.

 

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi

September 22, 2026

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi

September 22, 2026

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokas  Oleh: Arief Nugroho Masyarakat perlu melihat berbagai persoalan hak asasi manusia secara jernih dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama narasi yang berpotensi memperbesar ketegangan di tengah masyarakat. Penyelesaian persoalan HAM membutuhkan ketenangan, keterbukaan, dan kerja bersama yang berkelanjutan. Pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat penyelesaian persoalan HAM melalui evaluasi kebijakan, penguatan kelembagaan, pemulihan korban, dialog, serta upaya mencari solusi yang menyentuh akar persoalan. Karena itu, berbagai perkembangan tersebut penting dipahami secara utuh agar masyarakat dapat menilai proses penyelesaian HAM berdasarkan fakta dan perkembangan nyata di lapangan. Salah satu langkah yang menunjukkan keseriusan tersebut terlihat dari evaluasi Kedeputian Bidang Koordinasi Hak Asasi Manusia Kemenko Kumham Imipas. Evaluasi yang dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target, sekaligus memetakan kegiatan yang membutuhkan percepatan dan kendala yang harus segera diselesaikan. Evaluasi tidak hanya diarahkan pada penyerapan anggaran, tetapi juga kesesuaian pelaksanaan program dengan target kinerja sehingga kebijakan HAM dapat memberikan hasil yang terukur. Langkah evaluatif semacam ini penting karena penyelesaian persoalan HAM tidak cukup hanya dengan membangun komitmen. Komitmen harus diterjemahkan menjadi program, anggaran, koordinasi, pengawasan, dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Ketika masih ditemukan kendala, pemerintah memiliki ruang untuk melakukan perbaikan dan percepatan. Dengan demikian, agenda HAM dapat terus bergerak dari perencanaan menuju pelaksanaan yang lebih efektif. Upaya tersebut juga berjalan melalui penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Di Papua, Forum Konsultasi Publik yang diselenggarakan Sekretariat Komnas HAM Provinsi Papua mempertemukan unsur pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat sipil, lembaga bantuan hukum, akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan jurnalis. Ruang dialog semacam ini menjadi penting untuk mempertemukan perspektif, memperkuat mekanisme pengaduan, meningkatkan pertukaran informasi, serta memastikan berbagai persoalan HAM memperoleh perhatian berdasarkan informasi yang dapat diverifikasi. Penguatan jaringan kerja juga menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan HAM tidak semata-mata menjadi urusan satu institusi. Kepala Sekretariat Komnas HAM Provinsi Papua Frits B. Ramandey menekankan pentingnya membangun relasi dengan berbagai pihak dengan tetap menjaga prinsip independensi dan imparsialitas. Pendekatan tersebut diperlukan agar informasi mengenai situasi HAM dapat diperoleh, diperiksa, dan menjadi dasar bagi pelaksanaan tugas secara objektif.…

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi Oleh Arga Septian Menjelang dua tahun…

Kementan Antisipasi Kekeringan, Guna Menjaga Produktivitas Perkebunan dan Kebijakan Swasembada Pangan

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Kementan Antisipasi Kekeringan, Guna Menjaga Produktivitas Perkebunan dan Kebijakan Swasembada Pangan Jakarta, Kementerian Pertanian (Kementan)…

Gus Adnan Bongkar Kunci Santri Masa Depan di PPSN VI: Jadilah Ulama yang Intelek, Bukan Intelek yang Tahu Agama Saja!

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Santri tingkat Ulya Satuan Pendidikan Salafiyah Kajian Kitab Kuning Pondok Pesantren Tahfidz Alishlah DKI Jakarta…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.