• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Lawan Hoaks dan Konten Provokatif Tentang Penanganan Pandemi Covid-19

Lawan Hoaks dan Konten Provokatif Tentang Penanganan Pandemi Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 24 May 2021

Oleh: Halimatussyadiah (Warganet Kota Depok)

Masyarakat Indonesia masih terus dihantui oleh adanya pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini. Sementara itu, pemerintah terus melakukan upaya pencegahan yang solutif kepada rakyat demi menekan penyebaran Covid-19. Mulai dari penerapan protokol kesehatan 3M hingga larangan mudik pada momen Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Penanganan Covid-19 tentu bukanlah perkara yang mudah. Diperlukan koordinasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama membasmi virus mematikan ini. Sikap saling mendukung antara masyarakat dan pemerintah juga harus selalu tertanam pada diri masing-masing orang sehingga diharapkan tidak muncul provokator informasi hoaks yang justru menghambat percepatan penanganan pandemi Covid-19.

Dilansir dari Liputan6.com, pada Jumat (29/4/2021) Kominfo menerangkan bahwa terdapat 1.556 isu hoaks seputar Covid-19 yang ditemukan di sosial media, dari isu tersebut tersebar menjadj 3.261 konten di platform media sosial. Kominfo juga menambahkan, bahwa terdapat 113 konten yang terkait isu hoaks Covid-19 yang dibawa ke ranah hukum.

Menanggapi kasus tersebut, pelaku pembuatan isu hoaks memang harus ditindak secara serius. Bukan hanya ditegur, namun diberi kesadaran dengan dibawa ke arah yang lebih serius, guna memberi efek jera dan peringatan bagi masyarakat lainnya.

Dampak dari ulah provokator dan penyebar konten hoaks sangat membahayakan jika beredar luas di tengah masyarakat. Disinformasi adalah musuh bersama, karena hoaks dapat menghambat upaya masyarakat Indonesia yang tengah berjuang melawan Covid-19.

Di sisi lain, masyarakat diharapkan mendukung penuh program pemerintah membasmi virus yang mematikan ini dan diharapkan Indonesia normal seperti sedia kala. Bahu-membahu antar pemerintah dan masyarakat dalam hal positif adalah sesuatu yang harus ditekankan pada saat-saat genting seperti saat ini.

Masyarakat percaya kepada pemerintah atas penanganan Covid-19, pemerintah juga percaya kepada masyarakat bahwa kita dapat saling bersatu untuk menjalani hal-hal positif guna menekan angka kasus virus tersebut di Indonesia. Karena rakyat Indonesia adalah insan yang gemilang, maka diperlukannya bukti yang akurat untuk percaya kepada informasi yang tersebar.

Mahasiswa Papua Diimbau Kedepankan Dialog demi Stabilitas dan Kelanjutan Pembangunan

July 2, 2026

Dialog DPR dengan Mahasiswa Dinilai Langkah Cerdas Redam Ketegangan Politik

July 2, 2026

Mahasiswa Papua Diimbau Kedepankan Dialog demi Stabilitas dan Kelanjutan Pembangunan

By Kata IndonesiaJuly 2, 20260

Mahasiswa Papua Diimbau Kedepankan Dialog demi Stabilitas dan Kelanjutan Pembangunan Jayapura – Kalangan mahasiswa di…

Dialog DPR dengan Mahasiswa Dinilai Langkah Cerdas Redam Ketegangan Politik

By Kata IndonesiaJuly 2, 20260

Dialog DPR dengan Mahasiswa Dinilai Langkah Cerdas Redam Ketegangan Politik Jakarta – Langkah pimpinan…

Mahasiswa sampai Anak Desa, Presiden Mendengar Aspirasi Bangsa 

By Kata IndonesiaJuly 2, 20260

Mahasiswa sampai Anak Desa, Presiden Mendengar Aspirasi Bangsa  Oleh: Ganesh Lepen Wengi *) Demonstrasi mahasiswa selalu memiliki tempat penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Mahasiswa seringkali menjadi kelompok pertama yang menangkap kegelisahan publik, mengartikulasikan persoalan bangsa, sekaligus mendorong lahirnya berbagai pembaruan kebijakan. Karena itu, kehadiran aksi mahasiswa adalah bagian dari mekanisme koreksi dalam negara demokrasi. Namun demikian, kualitas demokrasi tidak hanya diukur dari seberapa bebas masyarakat menyampaikan kritik. Demokrasi juga diukur dari sejauh mana pemerintah bersedia mendengarkan, membuka ruang dialog, dan menerjemahkan berbagai aspirasi menjadi kebijakan yang lebih baik. Pada titik inilah dinamika demokrasi Indonesia hari ini layak diapresiasi. Belakangan berbagai aksi mahasiswa mengangkat isu mulai dari kondisi ekonomi, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga Koperasi Desa Merah Putih. Aspirasi tersebut merupakan hak konstitusional yang patut dihormati. Yang menarik, pemerintah tidak memilih jalan penolakan ataupun pembatasan ruang berekspresi. Sebaliknya, berbagai kritik justru dijawab melalui evaluasi kebijakan, penyempurnaan program, hingga penguatan koordinasi lintas kementerian. Direktur Eksekutif Kata Rakyat, Alwan Ola Riantobi, menilai salah satu indikator penting pemerintahan yang demokratis adalah kesediaannya menerima kritik dan membuka ruang dialog. Menurutnya, pemerintah tidak menutup diri terhadap demonstrasi mahasiswa, bahkan melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang menjadi sorotan publik, termasuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang kini memasuki fase pembenahan tata kelola dan mitigasi. Ia juga menilai berbagai respons pemerintah terhadap pelemahan rupiah dan dinamika pasar menunjukkan bahwa kritik masyarakat dijadikan salah satu bahan dalam penyusunan langkah kebijakan. Lebih jauh, Presiden Prabowo Subianto sendiri memberikan gambaran menarik mengenai bagaimana pemerintah memandang aspirasi masyarakat. Dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia, Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya mendengarkan masukan para profesor maupun akademisi, tetapi juga memperhatikan usulan masyarakat biasa, termasuk anak-anak desa yang menyampaikan aspirasi melalui media sosial seperti TikTok. Menurut Presiden, teknologi justru memungkinkan pemerintah mengetahui persoalan hingga ke pelosok daerah dan menindaklanjutinya secara lebih cepat.…

Ekonom Ajak Mahasiswa Sikapi Isu Ekonomi Secara Objektif

By Kata IndonesiaJuly 2, 20260

Ekonom Ajak Mahasiswa Sikapi Isu Ekonomi Secara Objektif Oleh : Aditia Rahman Perkembangan ekonomi nasional…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.