• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Kuliner»Kuliner Khas Semarang yang Terkenal Enak, Wajib Dicoba!

Kuliner Khas Semarang yang Terkenal Enak, Wajib Dicoba!

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 18 September 2020

Oleh: Shania Saufa

Belum lengkap rasanya bila berkunjung ke Jawa Tengah tanpa mampir ke Kota Semarang. Kota yang diberi julukan Venetie van Java (Venesia di Pulau Jawa) ini tidak hanya menawarkan keragaman destinasi wisata yang menarik, tapi juga makanan khas yang akan membuatmu gagal diet.

Tidak heran jika pada tahun 2015, Semarang dinobatkan sebagai salah satu destinasi wisata kuliner unggulan oleh Kementrian Pariwisata.

Berbagai macam makanan olahan ayam, sapi, dan ikan dengan cita rasa yang khas dapat dengan mudah kamu temui setiap sudut kota Semarang. Beberapa diantaranya merupakan kuliner legendaris yang telah berdiri sejak tahun 1940an.

Ini dia rangkuman menu andalan yang ada di Kota Semarang yang wajib diburu pecinta kuliner.

1. Bumbu Petis-Tahu Gimbal
Mengingat posisi Semarang yang terletak di pesisir utara Jawa, tidak lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan berbumbu petis seperti di Surabaya, Lamongan dan Tuban. Di Semarang, makanan dengan bumbu petis yang terkenal adalah tahu gimbal.

Tahu gimbal berisi potongan lontong, bakwan udang (gimbal), irisan kol dan tauge yang disiram dengan saus kacang berbumbu petis. Rasanya merupakan perpaduan antara manis, gurih dan asin yang nikmat. Tahu Gimbal Pak Edi merupakan salah satu tempat rekomendasi untuk mencoba kuliner khas Semarang ini.

Baca juga: Wajib Dikunjungi! Museum yang Tidak Banyak Orang Tahu

2. Burung Belibis
Olahan bebek dan ayam goreng sudah menjadi hal yang lumrah ditemui di wisata kuliner kota-kota di Indonesia. Namun pernahkah kamu mendengan tentang hidangan olahan burung? Di Warung Pak No ini kamu bisa menemukan berbagai macam olahan burung, salah satunya adalah burung belibis.

Secara tekstur tidak jauh beda dengan ayam, namun lebih empuk karena dimasak dengan api kecil dalam waktu yang lama. Bumbunya pun bervariasi dapat dipilih sesuai selera yang kamu inginkan.

3. Nasi Pindang
Pindang di beberapa daerah merupakan nama sejenis ikan. Berbeda dengan di Semarang, nasi pindang merupakan olahan daging sapi yang dikombinasikan dengan kuah rempah kluwek dan daun melinjo. Secara penampilan, nasi pindang hampir mirip seperti rawon di Jawa Timur, namun tidak terlalu pekat dan lebih terasa segar.

Warung Pak Ndut yang menyajikan hidangan khas Semarang ini juga termasuk yang melegenda karena telah berdiri sejak tahun 1973 dan telah turun temurun diwariskan hingga generasi keempat. Dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB, nasi pindang Pak Ndut selalu ludes diserbu pembeli. Jadi kalau mau cobain, jangan datang terlalu telat ya!

4. Loenpia Gang Lombok
Kuliner tradisional Semarang ini, pastinya termasuk dalam daftar teratas buat kamu yang ingin pergi meluncur ke sana. Lumpia dan Kota Semarang bagaikan bersahabat karib dan takkan terpisahkan, bahkan Semarang sering disebut dengan istilah Kota Lumpia. Loenpia Gang Lombok ini termasuk gerai tertua yang menjual lumpia di Semarang.

Di tempat ini, lumpia disajikan dalam 2 jenis, yaitu lumpia basah dan lumpia goreng. Lumpia sendiri memiliki isian yang terdiri dari rebung dan saus petis sehingga membuat rasa khas Semarang semakin melekat. Tapi, disini variasi isi semakin beragam, seperti udang dan ayam.

5. Es Puter Cong Lik
Konon, awal mula nama es puter Cong Lik ini berasal dari singkatan julukan penjual dari para pelanggannya, Cong Lik, merupakan singkatan dari Kacung Cilik (pembantu kecil). Es puter ini juga disebut dengan es dung dung, yang mana terbuat dari bahan santan sebagai pengganti susu. Salah satu kuliner legendaris ini bertekstur agak kasar dengan perpaduan sensasi manis dan asin.

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

September 14, 2026

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

September 14, 2026

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global Oleh : Gavin Asadit…

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia  Oleh Tri Lestari Indonesia sedang berada pada momentum penting untuk membuktikan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar sektor pelengkap dalam perekonomian nasional, melainkan salah satu kekuatan strategis yang dapat mengantarkan Indonesia menjadi pemimpin industri halal dunia. Dengan jumlah penduduk muslim yang besar, basis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang luas, serta berkembangnya industri keuangan syariah, Indonesia memiliki modal yang cukup untuk memainkan peran lebih besar dalam rantai ekonomi halal global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kekuatan ekonomi syariah Indonesia telah mencapai sekitar Rp3.131 triliun. Angka tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat keempat sebagai negara dengan ekonomi syariah terbesar di dunia. Posisi ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah Indonesia telah berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memiliki daya saing dan tidak lagi hanya berorientasi pada pasar domestik. Yang lebih menarik, Indonesia telah menjadi produsen nomor satu untuk sejumlah produk halal, termasuk sektor mode dan busana muslim. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengubah besarnya pasar muslim menjadi kekuatan produksi. Kekuatan tersebut semakin ditopang oleh ekosistem sertifikasi halal yang terus berkembang. Airlangga menyebutkan bahwa Indonesia telah memiliki sekitar 4,4 juta sertifikat halal. Besarnya jumlah sertifikasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional. Namun, tantangannya adalah memastikan agar sertifikasi halal tidak berhenti sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Oleh karenanya, kebijakan pemerintah diarahkan untuk membuat proses sertifikasi semakin mudah, murah, cepat, dan terintegrasi dengan program pengembangan usaha. Langkah pemerintah dalam membangun akses pasar internasional juga menjadi faktor penting. Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki mutual recognition arrangement atau agreement dengan 39 negara. Kerja sama tersebut membuka peluang agar produk halal Indonesia dapat lebih mudah diterima di berbagai pasar global. Artinya, sertifikasi halal dapat menjadi pintu masuk bagi produk UMKM Indonesia untuk menembus pasar dunia, bukan sekadar menjadi tanda kepatuhan di pasar domestik. Di sisi lain, kekuatan ekonomi syariah Indonesia memiliki sumber daya sosial yang jauh lebih luas daripada sekadar sektor komersial. Zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau ZISWAF memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengoptimalkan zakat, infak, sedekah, jariah, hibah, wasiat, dan berbagai sumber keagamaan lainnya. Optimalisasi dana sosial tersebut dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi umat. Potensi tersebut akan semakin besar apabila keuangan komersial dan keuangan sosial syariah dapat diintegrasikan secara lebih sistematis. Dana zakat dan wakaf, misalnya, dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelompok masyarakat produktif, sementara pembiayaan perbankan syariah dapat menopang pengembangan usaha yang telah memiliki prospek komersial. Sinergi semacam ini akan membuat ekonomi syariah memiliki dampak yang lebih luas terhadap pemerataan kesejahteraan.…

Ber-NU dengan Gembira: Hentikan Tengkar Narasi, Kembali Pada Semangat Qonun Asasi

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Oleh: KH Anis Maftukhin Syahdan, Mbah Hasyim Asy’ari pernah menyitir sebuah syair Arab berabad silam…

Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Masuk Empat Besar Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Masuk Empat Besar Dunia Jakarta – Menteri Koordinator Bidang…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.