• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»KTT Asean Berakhir: Tingkatkan Kerjasama Inklusif ASEAN Wujudkan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP)

KTT Asean Berakhir: Tingkatkan Kerjasama Inklusif ASEAN Wujudkan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP)

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 11 May 2023

KTT Asean Berakhir: Tingkatkan Kerjasama Inklusif ASEAN Wujudkan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP)

*Manggarai Barat* – Presiden Joko Widodo mengajak anggota ASEAN untuk terus meningkatkan kerja sama inklusif untuk mengimplementasikan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) serta memperkokoh arsitektur kesehatan, pangan, energi, dan stabilitas keuangan.

Menurut presiden, kolaborasi, kerja sama, dan sinergi antar negara ASEAN dapat mempu membawa ASEAN menyelesaikan berbagai permasalahan global. Untuk itu, Kolaborasi dan sinergi tersebut, lanjutnya, juga sangat diperlukan dalam menghadapi berbagai tantangan kedepan.

“Dalam situasi ini, kita harus semakin memperkuat kolaborasi untuk menjaga ASEAN sebagai epicentrum of growth,” ujar Presiden dalam pertemuan ASEAN-BAC.

Presiden Jokowi dalam pertemuan terakhir KTT ASEAN ke-42 juga mengatakan bahwa dalam menyelesaikan konfllik Myanmar harus diselesaikan dengan kerja sama yang konkret dan inklusif.

“Kerja sama konkret dan inklusif dibutuhkan dalam implementasi ASEAN Outlook on the Indo Pacific (AOIP) untuk mengurangi ketegangan geopolitik di kawasan Indo Pasifik,” tandasnya.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya persatuan agar ASEAN dapat menjadi motor perdamaian dan pertumbuhan di tengah situasi ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih.

Untuk itu, ASEAN mengeluarkan ASEAN Leaders’ Statement on the Recent Attack on a Convoy of the AHA Centre and ASEAN Monitoring Team in Myanmar yang mengutuk kekerasan yang dilakukan oleh Junta militer Myanmar.

“Kami mendukung pernyataan Presiden Republik Indonesia selaku Ketua ASEAN pada 8 Mei 2023 sebagai tanggapan atas penyerangan konvoi AHA Center dan Tim Pemantau ASEAN di Myanmar baru-baru ini. Kami mengutuk serangan itu dan menggarisbawahi bahwa para pelaku harus dimintai pertanggungjawaban,” tulisnya dalam pernyataan ASEAN Leaders’ Statement on the Recent Attack on a Convoy of the AHA Centre and ASEAN Monitoring Team in Myanmar.

Tarif Listrik Stabil, Konsumsi Terjaga, Ekonomi Bergerak

June 18, 2026

Ngaji Bab NU dan PBNU Saat Ini dari Gus Yusuf

June 18, 2026

Tarif Listrik Stabil, Konsumsi Terjaga, Ekonomi Bergerak

By Kata IndonesiaJune 18, 20260

Tarif Listrik Stabil, Konsumsi Terjaga, Ekonomi Bergerak Oleh : Rahmat Hidayat Stabilitas tarif listrik memiliki…

Ngaji Bab NU dan PBNU Saat Ini dari Gus Yusuf

By Kata IndonesiaJune 18, 20260

Oleh : Anis Maftukhin Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) sudah di depan mata: 1 hingga…

Tarif Listrik Rumah Tangga Tidak Naik, Pemerintah Prioritaskan Perlindungan Masyarakat Kecil

By Kata IndonesiaJune 18, 20260

Tarif Listrik Rumah Tangga Tidak Naik, Pemerintah Prioritaskan Perlindungan Masyarakat Kecil Jakarta – Pelaksana Tugas…

Pemerintah Jaga Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi Tetap Berlaku Sesuai Golongan

By Kata IndonesiaJune 18, 20260

Pemerintah Jaga Tarif Listrik Subsidi dan Non-Subsidi Tetap Berlaku Sesuai Golongan Jakarta – Pemerintah memastikan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.