• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»KRI TELUK HADING DUKUNG SATGAS PAMTAS WILBAR SANDAR PONTIANAK

KRI TELUK HADING DUKUNG SATGAS PAMTAS WILBAR SANDAR PONTIANAK

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 2 December 2019

Satya Wira Jala Dharma. KRI Teluk Hading 538 yang melaksanakan tugas operasi angkutan laut militer, mendebarkasikan prajurit Yonif 133 Yudha Sakti di pelabuhan Dwikora, Pontianak, Sabtu (30/11). Pasukan ini akan melaksanakan tugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia.

Sesaat setelah sandar di pelabuhan Dwikora, dilaksanakan proses debarkasi langsung dilaksanakan. Komandan KRI Teluk Hading 538 Letkol Laut (P) Roni, M.Tr. Hanla memerintahkan prajuritnya untuk melaksanakan debarkasi personel dan materiil Satgas pasukan dari Kodam I Bukit Barisan ini. Senada dengan Komandan KRI, Letkol Inf Endik Hendra Sandi Komandan Yonif 133 Yudha Sakti juga memerintahkan prajuritnya untuk membantu proses debarkasi material satgas perbatasan ini.

Menurut Komandan KRI Letkol Laut (P) Roni, M.Tr. Hanla, selama pelayaran berjalan lancar. Cuaca sangat mendukung. Kemudian kondisi prajurit KRI maupun pasukan yang diangkut semua dalam keadaan kondisi baik dan sehat.

“Kondisi pasukan selama dalam pelayaran dalam keadan baik, demikian juga cuaca sangat mendukung. Moril prajurit/pasukan selama dikapal tinggi sebagai motivasi untuk melaksanakan tugas,” jelas komandan KRI.

Sementara itu, Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., mengatakan pergeseran pasukan ke seluruh wilayah Nusantara merupakan salah satu tugas pokok Kolinlamil sebagai pembina tunggal sistem Angkutan Laut militer. Selain mendukung pergeseran pasukan TNI ke daerah perbatasan dengan negara tetangga, Kolinlamil juga aktif dalam mendukung pergeseran pasukan, material dan logistik ke daerah-daerah rawan dan pulau-pulau terluar RI.

“Kapal perang Kolinlamil selalu siap untuk mendukung pergeseran pasukan dan material ke seluruh wilayah NKRI dalam rangka operasi militer. Sudah menjadi tugas pokoknya untuk mendukung operasi angkutan laut militer sesuai perintah Panglima TNI” jelas Panglima Kolinlamil.

KRI Teluk Hading 538 adalah salah satu kapal perang TNI Angkatan Laut jenis LST yang aktif dalam melaksanakan tugas operasi Serpas di bawah pembinaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta. (Dispen Kolinlamil).

Pekerja Hijau: Jawaban atas Perubahan Industri dan Tuntutan Keberlanjutan

September 22, 2026

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi

September 21, 2026

Pekerja Hijau: Jawaban atas Perubahan Industri dan Tuntutan Keberlanjutan

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Pekerja Hijau: Jawaban atas Perubahan Industri dan Tuntutan Keberlanjutan *) Oleh : Dewi Astuti Jakarta…

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Pekerja Hijau Disiapkan dari Sabang sampai Merauke lewat Balai Vokasi JAKARTA — Pemerintah memperluas penyiapan…

Pemerintah Perkuat Balai Vokasi demi Cetak Pekerja Hijau Nasional

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Pemerintah Perkuat Balai Vokasi demi Cetak Pekerja Hijau Nasional Jakarta, – Pemerintah terus memperkuat kualitas…

Langkah Pemerintah Pulihkan Korban Pelanggaran HAM Mendapat Apresiasi

By Kata IndonesiaSeptember 21, 20260

Langkah Pemerintah Pulihkan Korban Pelanggaran HAM Mendapat Apresiasi Oleh: Fauzan Ali Upaya pemerintah dalam menyelesaikan persoalan hak asasi manusia (HAM) terus berjalan dengan menempatkan pemulihan korban sebagai bagian penting dari proses penanganan. Langkah pemerintah mencakup penanganan kekerasan yang masih terjadi hingga membuka kembali proses penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran HAM berat pada masa lalu. Pemulihan korban menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penyelesaian kasus HAM. Proses penanganan tidak cukup berhenti pada pengungkapan peristiwa atau penegakan hukum terhadap pelaku, tetapi juga perlu memastikan hak dan kebutuhan korban mendapatkan perhatian. Komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemulihan korban mendapat apresiasi karena menunjukkan adanya upaya untuk melihat penyelesaian kasus HAM secara lebih menyeluruh. Penanganan tidak hanya diarahkan pada aspek hukum, tetapi juga mempertimbangkan dampak yang dirasakan korban dan masyarakat yang terdampak. Komitmen pemerintah terlihat dari respons terhadap kekerasan yang terjadi di Papua Pegunungan. Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) mengecam penembakan tiga warga sipil ASN Dinas Pertanian di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya. Staf Khusus Menteri HAM, Thomas Harming Suwarta, menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga sipil yang tengah menjalankan aktivitas untuk mencari penghidupan tidak dapat dibenarkan. KemenHAM meminta kasus tersebut diusut secara tuntas dan pelaku diproses secara tegas berdasarkan hukum yang berlaku. Thomas juga menekankan pentingnya memastikan masyarakat sipil tetap mendapatkan perlindungan. KemenHAM mengimbau seluruh pihak menahan diri agar penanganan persoalan di Papua tidak menimbulkan korban baru. Perlindungan terhadap warga sipil menjadi semakin penting ketika persoalan HAM beririsan dengan konflik dan kekerasan. Pemerintah telah menunjukkan komitmennya dengan memastikan setiap tindakan penanganan tetap berada dalam koridor hukum sekaligus menghormati hak dasar masyarakat.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.