• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Koperasi Merah Putih Perkuat Pemerataan APBN hingga Masyarakat Bawah

Koperasi Merah Putih Perkuat Pemerataan APBN hingga Masyarakat Bawah

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 10 April 2026

Koperasi Merah Putih Perkuat Pemerataan APBN hingga Masyarakat Bawah

*Jakarta* – Program Koperasi Merah Putih dinilai menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendorong pemerataan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga menjangkau masyarakat lapisan bawah. Kehadiran program ini diyakini mampu memperkuat struktur ekonomi desa sekaligus memastikan manfaat anggaran negara dapat dirasakan secara lebih luas dan merata.

 

Anggota DPR RI Komisi II, Mohammad Toha, menilai Koperasi Merah Putih merupakan kebijakan yang tepat dalam memperluas distribusi manfaat APBN. Ia menyebut bahwa sebelumnya, manfaat anggaran negara belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat kecil di tingkat bawah.

 

“Dengan adanya program ini, manfaat APBN mulai menjangkau masyarakat secara langsung dan memberikan dampak nyata,” ujarnya.

 

Menurutnya, Koperasi Merah Putih memiliki potensi besar dalam mendorong pergerakan ekonomi lokal. Melalui penguatan kelembagaan koperasi, masyarakat desa dapat lebih berdaya dalam mengelola potensi ekonomi yang dimiliki.

 

“Koperasi ini menjadi wadah yang efektif untuk menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian desa,” jelasnya.

 

Ia menambahkan bahwa implementasi program ini masih memerlukan tahapan yang matang, mulai dari pembangunan kelembagaan, penguatan manajemen, hingga pelaksanaan di lapangan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pengawasan yang komprehensif agar program berjalan sesuai tujuan.

 

“Evaluasi dan pengawasan harus dilakukan secara ketat dengan melibatkan berbagai pihak, baik pemerintah, aparat, maupun tokoh masyarakat,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia mengusulkan pembentukan lembaga khusus atau sekretariat bersama yang menangani Koperasi Merah Putih secara terpusat. Langkah ini dinilai penting untuk mempermudah koordinasi, memperkuat pengawasan, serta memastikan setiap kendala yang muncul dapat segera ditangani.

 

“Jika ada lembaga khusus, maka pengelolaan dan evaluasi program akan lebih terstruktur dan efektif,” katanya.

 

Di sisi lain, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa skema pembiayaan Koperasi Merah Putih dirancang agar tidak membebani fiskal negara secara signifikan.

 

Menurutnya, meskipun sebagian pendanaan berasal dari alokasi dana desa, kebijakan tersebut tetap memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

 

“Program ini tetap akan menghasilkan nilai tambah. Dalam jangka panjang, akan ada proses konsolidasi yang membuatnya semakin efisien dan berdampak luas,” ujarnya.

 

Ia juga memastikan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga, didukung oleh peningkatan pendapatan negara dari sektor komoditas strategis.

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa strategi percepatan belanja pemerintah di awal tahun merupakan langkah untuk mendorong pemerataan ekonomi.

 

“Ini adalah strategi agar dampak ekonomi bisa dirasakan lebih merata sepanjang tahun, bukan menjadi beban,” jelasnya.

 

Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah optimis Koperasi Merah Putih dapat menjadi instrumen efektif dalam memperkuat pemerataan APBN hingga ke masyarakat bawah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Hilirisasi Menguat, Dua Tahun Prabowo-Gibran Dorong Investasi Bernilai Tambah

October 14, 2026

APBN Dua Tahun Prabowo-Gibran Perlu Menggerakkan Investasi, Produksi, dan Lapangan Kerja

October 14, 2026

Hilirisasi Menguat, Dua Tahun Prabowo-Gibran Dorong Investasi Bernilai Tambah

By Kata IndonesiaOctober 14, 20260

Hilirisasi Menguat, Dua Tahun Prabowo-Gibran Dorong Investasi Bernilai Tambah Halmahera Tengah, – Hilirisasi industri semakin…

APBN Dua Tahun Prabowo-Gibran Perlu Menggerakkan Investasi, Produksi, dan Lapangan Kerja

By Kata IndonesiaOctober 14, 20260

APBN Dua Tahun Prabowo-Gibran Perlu Menggerakkan Investasi, Produksi, dan Lapangan Kerja Oleh: Rania Ismawari Anggaran…

Dua Tahun Prabowo-Gibran, APBN Perkuat Program Prioritas Nasional

By Kata IndonesiaOctober 14, 20260

Dua Tahun Prabowo-Gibran, APBN Perkuat Program Prioritas Nasional Jakarta – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara…

Dua Tahun Prabowo-Gibran, APBN Topang Pendidikan, Kesehatan, dan Produktivitas

By Kata IndonesiaOctober 14, 20260

Dua Tahun Prabowo-Gibran, APBN Topang Pendidikan, Kesehatan, dan Produktivitas Jakarta – Anggaran Pendapatan dan Belanja…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.