• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Komitmen Presiden Wujudkan IKN sebagai Kota Modern

Komitmen Presiden Wujudkan IKN sebagai Kota Modern

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 5 November 2022

Komitmen Presiden Wujudkan IKN sebagai Kota Modern
Oleh : Vania Salsabila Pratama)*

Komitmen besar dari Presiden Joko Widodo demi mewujudkan percepatan pembangunan Ibukota Negara (IKN) sebagai salah satu kota modern di dunia. Banyak sekali aksi nyata yang telah dilakukan dan juga upaya-upaya termasuk membahas pembangunan IKN dari banyak sudut pandang.

Dalam sebuah kesempatan, Presiden Joko Widodo tatkala menghadiri acara Jajak Pasar Ibu Kota Nusantara (IKN) memberikan gambaran secara detail beserta beberapa gagasan besarnya mengenai IKN kepada para tokoh dan juga kalangan para pengusaha.

Pembangunan IKN tersebut sendiri memang tengah berlangsung dan bertempat di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Tidak bisa dipungkiri bahwa memang pembangunan IKN di Kalimantan tersebut memerlukan waktu yang sangatlah panjang. Meski begitu, ternyata Jokowi menyatakan bahwa setidaknya pada peringatan HUT RI ke-79 atau pada tanggal 17 Agustus 2024 mendatang, Upacara Proklamasi RI bisa dilaksanakan secara langsung di Istana IKN.

Bahkan dengan tegas, Presiden Indonesia ketujuh tersebut mengemukakan bahwa IKN akan menjadi kota modern dan sudah bisa dihidupkan sejak perayaan HUT RI ke-79 tersebut. Nampaknya cita-cita itu bukanlah hal yang mustahil untuk tercapai, pasalnya memang belakangan ini sangat difokuskan pembangunan Istana Negara di IKN.
Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sendiri sudah mulai merencanakan pembangunan Istana Negara di Kawasan Ini Pusat Pemerintahan (KIPP), IKN Indonesia di Kecamatan Sepaku. Pasalnya untuk saat ini proses pelelangan memang telah selesai dilakukan, yang mana PT Waskita Karya (Persero) menjadi pemenang dalam prosesi lelang proyek tersebut.
Dengan demikian, memang bisa jadi perkataan yang diucapkan oleh Presiden Jokowi tersebut bukanlah impian semata, dengan bagaimana upaya pemerintah benar-benar sungguh-sungguh dalam pembangunan IKN dan berusaha untuk menjadikannya kota modern, bukan tak mungkin hanya sekitar dalam waktu dua tahun saja Indonesia akan mengalami lompatan peradaban yang luar biasa.
Kemudian tidak sedikit juga diantara masyarakat yang mempertanyakan bagaimana kelanjutan proyek pembangunan IKN yang memang digagas oleh pemerintahan era Presiden Jokowi setelah tahun 2024 tersebut. Karena pada tahun itu, Jokowi sendiri telah habis masa jabatannya sebagai Presiden termasuk dirinya juga sudah melewati dua periode kepemimpinan dalam memimpin bangsa ini.
Tentunya hal tersebut sebenarnya sudah bisa terjawab dengan bagaimana banyak urusan-urusan pemerintahan yang memang akan dilanjutkan oleh pemerintah periode selanjutnya apabila masih belum rampung seluruhnya. Maka hampir tidak mungkin apabila pembangunan sebesar dan seserius IKN tiba-tiba ditinggalkan begitu saja tanpa dilanjutkan lagi.
Pasalnya dengan pembangunan IKN, sama sekali tidak bisa dipungkiri bahwa percepatan pembangunan terjadi bahkan di seluruh wilayah dan juga seluruh sektor di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur sendiri. Dengan pesatnya pembangunan di seluruh sektor tersebut, kemudian juga berpengaruh untuk menarik banyak minat dari para investor sehingga mereka menanamkan modalnya di Indonesia, ditambah lagi akan berdampak pada banyaknya penyerapan tenaga kerja dan juga peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan baik.
Di samping itu, sebenarnya struktur organisasi Otorita IKN sendiri sudah dalam tahap pelantikan kepala dan wakil kepala Otorita IKN, yang diduduki oleh Bambang Susantono dan Dhani Rahajoe dengan pelantikan keduanya pada 10 Maret 2022 lalu. Menurut Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, IKN memang nantinya akan berbentuk Provinsi namun di dalamnya memiliki kekhususan.
Dirinya menyinggung bagaimana sejauh ini terdapat daerah-daerah khusus yang ada di Indonesia seperti pada DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Papua hingga Nanggroe Aceh Darussalam. Tito menambahkan bahwa memang seluruh daerah tersebut memiliki kekhususan dengan cirinya masing-masing.
Hal tersebut juga akan terjadi pada IKN karena dipimpin oleh Kepala Otorita Ibu Kota Baru dan tugasnya adalah untuk bisa membangun seluruh infrastruktur di IKN, termasuk juga melakukan komparasi rasionalisasi dari pihak pemerintahan dengan pihak masyarakat setempat agar bisa menjadi satu visi dan misi.
Komitmen sangat kuat diberikan oleh Presiden Jokowi dan menegaskan bahwa pembangunan IKN memang sama sekali tidak perlu diragukan lagi. Karena semuanya sudah memiliki payung hukum yang jelas, yakni dengan adanya UU Nomor 3 Tahun 2022. Bahkan pengesahan UU tersebut sendiri saja sudah ditandatangani oleh sekitar 93 persen dari fraksi DPR sehingga memang tidak perlu diragukan lagi bagaimana ke depannya keberlanjutan pembangunan IKN tersebut.
Keseriusan pemerintah juga terlihat dari bagaimana pembangunan IKN ini memang telah digodok dengan sangat matang karena melibatkan banyak sekali pihak dan ahli. Pada tanggal 12 September 2022 lalu, Presiden Jokowi juga sudah memanggil Prof Yusril Ihza Mahendra secara khusus. Pemanggilan Pakar hukum tata negara tersebut masih berkaitan dengan percepatan pembangunan IKN dari sisi hukum.
Menurut Jokowi sisi hukum juga menjadi sangat penting karena pembangunan IKN tidak hanya sekedar membutuhkan dana APBN semata, melainkan juga sangat membutuhkan bantuan dari swasta sehingga memang harus ada aspek legal yang menjamin dan memungkinkan hal tersebut terjadi.
Pembangunan IKN akan benar-benar terus diupayakan dan mampu menjadi salah satu kota modern di dunia. Bahkan komitmen kuat dari pemerintah sendiri juga sangat banyak ditunjukkan dengan berbagai macam aksi langsungnya untuk benar-benar mendorong percepatan pembangunan IKN.

)* Penulis adalah kontributor Persada Institute

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.