• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Komitmen Pemimpin Masa Depan Melanjutkan Program Jokowi Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Komitmen Pemimpin Masa Depan Melanjutkan Program Jokowi Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 27 August 2023

Komitmen Pemimpin Masa Depan Melanjutkan Program Jokowi Kunci Menuju Indonesia Emas 204

Dalam rangka mencapai visi “Indonesia Emas 2045,” kepemimpinan nasional hasil kontestasi politik 2024 harus memiliki kemampuan untuk membimbing bangsa melewati perubahan dinamis di skala internasional dengan tetap mempertahankan kepentingan Indonesia. Prioritas dalam perjalanan ini ialah memperkuat persatuan bangsa. Oleh sebab itu, pemimpin yang diharapkan dari pemilu 2024 adalah beliau yang mampu memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah tantangan global dan domestik yang semakin kompleks.

Prof. Dubes Imron Cotan, pemerhati isu strategis dan global, berbicara dalam webinar nasional yang diadakan oleh Moya Institute pada Jumat, 25 Agustus 2023, menyatakan, “Pemimpin yang nantinya memimpin Indonesia harus memiliki kemampuan untuk menciptakan kesepakatan nasional dan memastikan partisipasi seluruh warga masyarakat Indonesia dalam usaha mencapai Indonesia Emas 2045.”

Pemilu 2024 menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat Indonesia untuk memilih pemimpin yang memiliki komitmen yang kuat terhadap persatuan dan kesatuan nasional. Pemimpin harus mampu menjembatani komunikasi antara semua kelompok masyarakat, memastikan bahwa setiap suara terdengar, dan mengambil keputusan yang mempertimbangkan kepentingan semua orang.

Imron menekankan, “Pilpres merupakan momen penting dalam menentukan arah Indonesia selama 5 tahun mendatang. Pemilih harus dapat mempertimbangkan calon yang tak hanya memiliki visi internasional yang jelas, tetapi juga berkomitmen kuat untuk memajukan kepentingan domestik.”

Hikmahanto Juwana, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, menyatakan bahwa mencapai tujuan “Indonesia Emas 2045” menjadi fokus utama dalam seratus tahun Republik ini. Calon pemimpin nasional selanjutnya harus mampu membangkitkan semangat bahwa Indonesia dapat menjadi kekuatan global. Juwana menekankan perlunya komitmen untuk menolak campur tangan asing yang ingin mengendalikan Indonesia.

Fahri Hamzah, seorang politikus yang terlibat dalam era reformasi, menggarisbawahi pentingnya kelanjutan program pembangunan yang telah dimulai oleh Presiden Jokowi, termasuk program pembangunan IKN. Ia juga menyoroti bahwa Indonesia sedang dalam perjalanan menuju cita-cita yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, yang salah satunya adalah berperan dalam perspektif internasional.

“Negara ini dirancang untuk menjadi pemain global. Tak lama setelah Proklamasi, kita menjadi pemain global, seperti melalui Konferensi Asia-Afrika yang mempengaruhi bangsa-bangsa di seluruh dunia. Salah satu tujuan bangsa ini adalah berkontribusi dalam ketertiban dunia yang didasarkan pada kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” ungkap Fahri.

Prof. Abdul Mu’ti, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, berpendapat bahwa empat bentuk kedaulatan perlu diperkuat untuk mencapai “Indonesia Emas 2045.” Ini termasuk kedaulatan politik, kedaulatan wilayah, kedaulatan budaya, dan kedaulatan posisi internasional. Mu’ti menekankan bahwa sumber daya manusia adalah kunci untuk mencapai tujuan ini.

“Keempat bentuk kedaulatan ini akan menjadi dasar menuju ‘Indonesia Emas 2045,’ dan kekuatan utamanya ada pada sumber daya manusia, termasuk penduduk yang terdidik, ekonomi yang kuat, dan pemimpin yang memiliki visi untuk mengamplifikasi peran Indonesia di dunia internasional,” kata Mu’ti. Oleh karena itu, program pemerintah yang berkelanjutan dan tidak berubah-ubah akan menjadi penting untuk mencapai tujuan ini.

Hery Sucipto, Direktur Eksekutif Moya Institute, menekankan bahwa Indonesia perlu melahirkan pemimpin nasional berkualitas dalam setiap era pemerintahan. Menurutnya, pemimpin masa depan harus memiliki kemampuan untuk membentuk, memelihara, dan memperkuat persatuan serta kesatuan bangsa.

MBG Diperkuat melalui Evaluasi Total dan Pengetatan Standar Operasional

June 17, 2026

Mengawal Komitmen Pemerintah Hadirkan Layanan MBG yang Lebih Baik

June 17, 2026

MBG Diperkuat melalui Evaluasi Total dan Pengetatan Standar Operasional

By Kata IndonesiaJune 17, 20260

MBG Diperkuat melalui Evaluasi Total dan Pengetatan Standar Operasional Oleh: Yuni Sukmawati Program Makan Bergizi…

Mengawal Komitmen Pemerintah Hadirkan Layanan MBG yang Lebih Baik

By Kata IndonesiaJune 17, 20260

Mengawal Komitmen Pemerintah Hadirkan Layanan MBG yang Lebih Baik Oleh: Rina Oktavia Komitmen pemerintah dalam…

Pemerintah Fokus Benahi MBG dari Hulu hingga Hilir

By Kata IndonesiaJune 17, 20260

Pemerintah Fokus Benahi MBG dari Hulu hingga Hilir Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR…

Refocusing Penerima Manfaat dan Pembenahan Dapur Jadi Fokus MBG 2026

By Kata IndonesiaJune 17, 20260

Refocusing Penerima Manfaat dan Pembenahan Dapur Jadi Fokus MBG 2026 Jakarta — Badan Gizi Nasional…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.