• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Ketua PWI Bali : Masyarakat Harus Bersyukur ada KTT G20

Ketua PWI Bali : Masyarakat Harus Bersyukur ada KTT G20

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 11 November 2022

Ketua PWI Bali : Masyarakat Harus Bersyukur ada KTT G20

Bagi masyarakat Bali Konferensi Tingkat tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) patut disyukuri. Demikian disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali IGMB Dwikora Putra di Denpasar, Kamis 10 Novwmber 2022.

Alasannya, dekarang inilah pasca pandemi COVID-19 ada kegiatan yang bersifat internasional, yang melibatkan 20 kepala negara, ini bukan main-main. Karena itu sebagai masyarakat Bali, siapapun itu, saran Dwikora, harus mendukung dan ikut menyukseskan kegiatan KTT G20 ini.

“Karena apa? Karena selama dua tahun pandemi pariwisata kita terpuruk. Nah dengan adanya momentum ini, KTT G20, Saya kira akan sangat berarti untuk memacu perkembangan dan pertumbuhan kepariwisataan kita.”

Dalam masa presidensi G20 Indonesia ini, sudah berlangsung hampir setahun sebelumnya dengan kegiatan-kegiatan tingkat menteri yang sangat bermanfaat bagi Bali, “Dan Bali mendapat banyak hikmah serta memetik keuntungan dari kegiatan-kegiatan itu.”

Selain itu, menurut jurnalis asal Ubud, Gianyar ini, dalam persiapan KTT G20 banyak infrastruktur diperbaiki di Bali, dan itu artinya roda perekonomian tumbuh berputar, “Sehingga bagi kita, bagi masyarakat tidak ada alasan untuk tidak ikut menyukseskan KTT G20.”

Sementara untuk wartawan, Dwikora himbau, pertama bagaimana menginformasikan seluas-luasnya KTT G20 ini. Kedua membuat atau memproduksi informasi yang produktif, yang bertujuan untuk mensukseskan KTT G20. “Terakhir, tentu saya sangat berharap, kita sebagai orang pers. meminimalisir informasi-informasi yang ditayangkan bersifat kontraproduktif terhadap upaya untuk menyukseskan KTT G20 dan bangun pemberitaan yang menumbuhkan optimisme bagi masyarakat.”

Pendapat Dwikora Ini penting artinya bagi kemajuan pariwisata Bali kedepan dan tentu saja nama baik Bali, citra Bali di mata internasional dan tentu saja citra Indonesia.

Ditanya soal pandemi, yang diketahui Dwikora, pertumbuhan ekonomi minus 9 koma saat itu. “Masyarakat pers juga merasakan hantaman dari COVID-19 itu, banyak perusahaan pers melakukan efisiensi dengan penghematan disana-sini.”

Dwikora merasa takjub melihat perekonomian rakyat, “Syukur masih bisa bertahan, tentu harus diakui bagaimana terpuruknya sektor pariwisata, “Saya sendiri sempat ke Kuta, kita melihat Kuta sebagai kota mati. Dan itu sangat mengerikan.”

Tetapi dengan segala keyakinan, dengan segala kedisiplinan masyarakat Bali yang luar biasa terhadap prokes, Akhirnya bisa menikmati kondisinya seperti saat ini.

Untuk menjaga kondisi lebih baik setelah pandemi ini, menurut Dwikora adalah dengan disiplin, karena masih menghadapi pandemi, apalagi pandemi sudah bermutasi, “Kita harus tetap disiplin prokes, kenapa saya katakan penting, karena pandemi tidak melihat orang, siapa saja bisa kena dampaknya. Kedua harus diadakan kegiatan-kegiatan kreatif, kegiatan yang lebih luas, supaya masyarakat bisa melakukan kegiatan ekonomi lebih luas. Tentu saja bagi pemerintah harus ikut mendukung kegiatan-kegiatan kreatif masyarakatnya.

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.