• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Gaya Hidup»Keren, United E-Motor Buatan Indonesia Bakal Ramai Diminati Bikers Indonesia

Keren, United E-Motor Buatan Indonesia Bakal Ramai Diminati Bikers Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 31 May 2022

United E-Motor di bawah naungan PT. Terang
Dunia Internusa (TDI) turut berpartisipasi dalam kegiatan Pameran dan Business Matching Tahap III yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Acara diselenggarakan di Lobby Plenary Hall JCC, Jakarta 30-31 Mei 2022, adapun lokasi United E-Motor berada di stand F03.

Sebagai tindak lanjut sebelumnya dari upaya peningkatan persentase Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan dukungan pemerintah terhadap industri motor listrik dalam negeri, TDI berkesempatan memamerkan produk unggulan United T1800 serta mengadakan Test Ride atau uji berkendara yang dibuka untuk umum.

“Progam dari pemerintah ini kami sambut sangat antusias, sejalan dengan visi-misi kami dalam memproduksi kendaraan alternatif yang eco-friendly, mendukung program pemerintah membirukan langit Indonesia, dan memperkuat ekosistem industri dalam negeri”, sambut Awan Setiawan (Head of United E-Motor Division PT TDI) di JCC Jakarta, Senin (30/5/2022).

Perlu diketahui, dari inisiasi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia sebelumnya dalam mendukung pengembangan dan kemajuan industri dalam negeri, PT Terang Dunia Internusa juga telah melakukan berbagai pengembangan untuk kendaraan motor elektrik jenis United E-Motor T1800. Langkah ini dilakukan untuk terus menambah persentase TKDN, sekaligus meningkatkan kerjasama antar industri nasional.

Sinergi antar kementerian dari hulu hingga hilir terus berlanjut, kegiatan Business Matching adalah bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong pembelian Produk Dalam Negeri dan aksi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.  Forum Business Matching merupakan ajang yang mempertemukan antara pengguna jasa/ pemerintah dengan produsen barang/jasa dalam upaya meningkatkan serapan belanja pemerintah atas produk dalam negeri.

“Untuk mendukung bisnis ini berjalan dengan baik salah satunya dengan meningkatkan penjualan dalam negeri. Kegiatan Business Matching dari pemerintah ini tentu saja membuka peluang distribusi produk dan kerjasama menjadi lebih luas, khususnya dalam aspek business-to-business dan business-to-government”, Awan Setiawan menambahkan.
United E-Motor T1800 adalah motor listrik yang saat ini menjadi andalan TDI.

Dilengkapi dengan 3 level kecepatan 50; 60; 65; serta mode turbo 70km/jam. Pengisian daya yang mudah, terdapat dua pilihan cara yaitu Battery Swap dan Direct Charge yang dapat langsung dilakukan dengan menghubungkannya ke sumber listrik dengan minimal daya listrik 1300 watt.

“Kami sangat optimis, produk United E-Motor T1800 yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat urban akan mampu bersaing dan terserap dengan baik di pasar Indonesia.

Ini adalah kesempatan sangat baik bagi kami memperkenalkan produk beserta teknologi, fitur dan kelayakan untuk menjadi produk inovatif kebanggaan masyarakat Indonesia, setelah peluncuran United T1800, kami ditantang untuk melakukan usaha lebih besar tidak hanya di sales tetapi juga after sales yang melibatkan semua Jaringan store nantinya” pungkas Awan Setiawan.

Pada kesempatan yang sama, Hari Eka Kurniawan (Head of Network Development PT.TDI) juga menjelaskan bahwa dalam tahun ini PT. Terang Dunia Internusa melalui kerjasama kedelaerannya akan terus berupaya menghadirkan Authorized premium Store di seluruh wilayah Indonesia, ini merupakan komitmen kami untuk menjadikan brand kami sebagai brand Top of Mind di pasar motor listrik Indonesia sebagai wujud “Brand New Era”.

Dengan mengusung tagline baru “Your Future is Now” Kita semua perlu memastikan bahwa para pelanggan mendapatkan pengalaman baru dalam berkendara dan terbaik dalam menggunakan produk  electric vehicle masa depan yang dapat dirasakan pada saat ini yaitu pada produk electric vehicle United E-Motor, tentunya pelanggan dapat merasakan tidak hanya dari kinerja produk itu sendiri, tapi juga dari keseluruhan proses kepemilikan, dimulai dari Sales, Service, dan Spare Part, yang akan menumbuhkan kepercayaan dan loyalitas kepada merek United E-Motor.

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana

September 29, 2026

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan

September 29, 2026

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah Gratis Sampai Sarjana Oleh: Miftah Hizyan Agenda pendidikan nasional…

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Menyatukan Akses dan Mutu Pendidikan Oleh: Rizky Adi Perman Perluasan…

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi Oleh : Yohanes Wandikbo Pendidikan merupakan…

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda 

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda  Oleh: Yusuf Rinaldi Program Magang Nasional yang diperluas pemerintah menjadi 150 ribu peserta pada 2026 menunjukkan upaya memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi lulusan baru, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan, membangun jejaring profesional, dan memperbesar peluang masuk ke pasar kerja formal di tengah persaingan memperoleh pekerjaan yang semakin ketat. Sejak 2025, pemerintah membuka Program Magang Nasional dengan target 100 ribu peserta. Pada 2026, kuotanya diperluas menjadi 150 ribu peserta. Program berlangsung selama enam bulan dengan fasilitas pelatihan, pendampingan mentor, sertifikat, jejaring profesional, serta uang saku yang ditanggung pemerintah. Besaran uang saku mengacu pada Upah Minimum Kabupaten/Kota di lokasi pemagangan dan dibayarkan setiap bulan berdasarkan jumlah hari yang diperhitungkan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perluasan program tersebut dilakukan secara bertahap dan tetap disertai evaluasi terhadap pelaksanaan setiap angkatan. Pada batch pertama terdapat 46.160 peserta, sedangkan batch kedua menetapkan 40.962 peserta. Pemerintah kemudian menyiapkan batch ketiga dengan sekitar 62 ribu peserta untuk memenuhi target 150 ribu peserta pada 2026. Pendaftaran penyelenggara disiapkan sejak September, seleksi peserta pada Oktober, dan pelaksanaan batch ketiga ditargetkan dimulai pada November. Evaluasi tersebut diarahkan untuk memastikan pemagangan benar-benar memberikan kesempatan kepada peserta meningkatkan kompetensi, memperoleh pengalaman kerja, membangun portofolio, serta memperluas jejaring. Untuk batch ketiga, pemerintah juga mengubah skema penempatan dengan menempatkan seluruh peserta di perusahaan, tanpa kementerian dan lembaga pemerintah. Dari perspektif ekonomi, pemberian uang saku selama enam bulan memberikan dukungan bagi lulusan baru yang berada dalam masa transisi dari pendidikan menuju pekerjaan. Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta mendapatkan tunjangan yang disesuaikan dengan upah minimum daerah. Pemerintah juga memberikan fasilitas Pajak Penghasilan Pasal 21 ditanggung pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 6 Tahun 2026 yang berlaku hingga Desember 2026. Dampak terhadap penyerapan tenaga kerja menjadi indikator penting dalam melihat keberlanjutan program. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menyampaikan bahwa sekitar 30 ribu dari 60 ribu alumni Magang Nasional 2025 yang menjalani pemagangan di industri telah bekerja tiga bulan setelah menyelesaikan program. Tingkat penyerapan tersebut meningkat dari sekitar 30 persen ketika peserta baru menyelesaikan masa pemagangan.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.