• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Kemenkeu: Perekonomian Nasional Menuju Fase Pemulihan di Semester I-2021

Kemenkeu: Perekonomian Nasional Menuju Fase Pemulihan di Semester I-2021

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 24 July 2021

Kementerian Keuangan menilai sampai akhir Juni 2021, perkembangan ekonomi global terus menunjukkan proses pemulihan. Kondisi pasar keuangan juga relatif stabil hingga semester I tahun ini.

“Perkembangan ekonomi global terus menunjukkan proses pemulihan disertai kondisi pasar keuangan yang relatif stabil hingga akhir Juni 2021,” dikutip dari Buku APBN KiTa Juli 2021, Jakarta, Sabtu (24/7).

Hal ini ditunjukkan oleh kinerja manufaktur global yang melanjutkan tren ekspansif hingga Juni 2021 dan perkembangan perdagangan global meningkat. Terutama didorong permintaan raw materials dari Tiongkok terlihat dari Baltic Dry Index yang meningkat.

Kondisi pemulihan ekonomi global tersebut diikuti perbaikan kondisi ekonomi nasional kuartal II 2021. Beberapa leading indicators nasional terus menunjukkan perbaikan signifikan hingga akhir kuartal II 2021.

PMI Manufaktur nasional terus berada pada level ekspansif. Ini juga disertai dengan kenaikan indeks keyakinan konsumen (IKK) di akhir kuartal II 2021.

Seiring dengan tren pemulihan ekonomi nasional, realisasi Pendapatan Negara dan Hibah hingga akhir Juni 2021 terus menunjukkan tren positif. Tercatat pendapatan negara dan hibah telah mencapai Rp 886,89 triliun atau 50,86 persen dari target pada APBN 2021. Capaian tersebut lebih tinggi Rp74,30 triliun dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu atau tumbuh 9,14 persen (yoy).

Realisasi komponen Pendapatan Negara yang bersumber dari Perpajakan secara nominal mencapai Rp 679,99 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp206,88 triliun, dan realisasi Hibah sebesar Rp 19 miliar. Berdasarkan pertumbuhannya, capaian realisasi penerimaan Perpajakan tumbuh 8,80 persen (yoy) dan PNBP tumbuh 11,38 persen (yoy).

Realisasi penerimaan Perpajakan tersebut telah mencapai 47,07 persen terhadap target pada APBN 2021. Sementara PNBP telah mencapai 69,37 persen dari target pada APBN 2021.

Secara lebih detail, realisasi penerimaan Perpajakan yang bersumber dari penerimaan Pajak telah mencapai 45,36 persen terhadap target APBN 2021. Realisasi penerimaan Pajak tersebut tumbuh sebesar 4,89 persen (yoy).

Secara nominal, komponen penerimaan dari Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai/Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPN/PPnBM) masih menjadi sumber utama penerimaan pajak. Kontribusi masing-masing sebesar 58,35 persen dan 39,02 persen terhadap total penerimaan Pajak hingga akhir Juni 2021.

Komponen penerimaan Perpajakan yang bersumber dari Kepabeanan dan Cukai hingga akhir Juni 2021 realisasinya sebesar Rp122,23 triliun atau 56,86 persen terhadap target pada APBN 2021. Dari sisi pertumbuhannya naik mencapai 31,12 persen (yoy).

Realisasi PNBP sampai dengan akhir Juni 2021 mencapai Rp206,88 triliun atau 69,37 persen dari target dalam APBN 2021. Capaian ini lebih tinggi 11,38 persen (yoy) jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp185,73 triliun.

Namun ketidakpastian yang tinggi akibat menyebarnya varian Delta memberikan tekanan risiko pemulihan ekonomi global ke depan. Tak terkecuali di Indonesia yang tengah menghadapi gelombang baru penyebaran virus corona varian delta. Akibatnya, prospek ekonomi nasional ke depan sangat bergantung pada penanganan pandemi Covid-19.

Danantara Ekspor Satu Pintu Perkuat Kedaulatan Ekonomi Indonesia

June 3, 2026

Ekspor Satu Pintu Danantara Langkah Strategis Pemerintah Tutup Kebocoran Devisa Nasional

June 3, 2026

Danantara Ekspor Satu Pintu Perkuat Kedaulatan Ekonomi Indonesia

By Kata IndonesiaJune 3, 20260

Danantara Ekspor Satu Pintu Perkuat Kedaulatan Ekonomi Indonesia Oleh : Aditya Rahman Pemerintah kembali menunjukkan…

Ekspor Satu Pintu Danantara Langkah Strategis Pemerintah Tutup Kebocoran Devisa Nasional

By Kata IndonesiaJune 3, 20260

Ekspor Satu Pintu Danantara Langkah Strategis Pemerintah Tutup Kebocoran Devisa Nasional Oleh: Rizky Anshori Indonesia…

Benarkah Dadan Dicopot Karena ‘Jual Beli’ SPPG? KSP Beri Jawaban Mengejutkan Ini!

By Kata IndonesiaJune 3, 20260

Dadan Hindayana telah dicopot dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala Staf Kepresidenan (KSP),…

Danantara Satu Pintu, Langkah Tegas Tutup Kebocoran Devisa

By Kata IndonesiaJune 3, 20260

Danantara Satu Pintu, Langkah Tegas Tutup Kebocoran Devisa Jakarta – Kebijakan pemerintah menerapkan tata kelola…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.