• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Kemenag Apresiasi Terbitnya Modul Mendampingi Anak Belajar

Kemenag Apresiasi Terbitnya Modul Mendampingi Anak Belajar

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 14 June 2021

Pandemi mengubah tatanan pembelajaran, dari tatap muka (luring) menjadi jarak jauh (daring). Orang tua mendapat porsi pendampingan anak lebih dari biasanya selama mereka belajar di rumah.

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Ali Ramdhani mengapresiasi terbitnya modul Mendampingi Anak Didik Belajar dengan Gembira & Berakhlakul Karimah Aktif. Modul ini disusun oleh tim Rumah Kita Bersama dibawah pimpinan Lies Marcoes.

Menurut Dirjen Pendis, modul ini penting dalam penguatan pembelajaran akhlak. “Pembelajaran akhlakul karimah adalah keharusan,” ujar Guru Besar UIN Bandung saat memberikan sambutan pada rilis modul Mendampingi Anak Didik Belajar dengan Gembira & Berakhlakul Karimah Aktif, di Jakarta, Jumat (11/6/2021).

Dikatakan pria yang akrab disapa Dhani ini, setidaknya ada tiga kunci penyelenggaraan pendidikan karakter, baik di lingkungan satuan pendidikan, masyarakat maupun keluarga. “Pertama, Pendidikan karakter harus diorientasikan untuk menumbuhkembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh dan terpadu, untuk mengharmoniskan antara olah hati, olah rasa, olah pikir dan olah raga,” tegas Dhani.

Yang Kedua, lanjut Dhani, pendidikan karakter mempersyaratkan adanya keteladanan dalam penerapan pendidikan karakter pada masing-masing lingkungan pendidikan baik satuan pendidikan, masyarakat maupun keluarga.

“Terakhir, Pendidikan karakter harus berlangsung melalui pembiasaan dan sepanjang waktu dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter tidak dibatasi pada ruang dan waktu tertentu,” jelas Dhani.

Pemerintah Pastikan Penurunan Kemiskinan Jadi Prioritas Utama 2027

June 19, 2026

Tren Kemiskinan Nasional Turun, Pemerintah Optimistis Capai Target 2027

June 19, 2026

Pemerintah Pastikan Penurunan Kemiskinan Jadi Prioritas Utama 2027

By Kata IndonesiaJune 19, 20260

Pemerintah Pastikan Penurunan Kemiskinan Jadi Prioritas Utama 2027 Jakarta – Ketua Komisi XI DPR RI,…

Tren Kemiskinan Nasional Turun, Pemerintah Optimistis Capai Target 2027

By Kata IndonesiaJune 19, 20260

Tren Kemiskinan Nasional Turun, Pemerintah Optimistis Capai Target 2027 JAKARTA – Pemerintah bersama DPR RI…

Menjaga Aspirasi Tetap Murni di Tengah Agenda Pemulihan Ekonomi

By Kata IndonesiaJune 19, 20260

Menjaga Aspirasi Tetap Murni di Tengah Agenda Pemulihan Ekonomi Oleh: Dhita Karuniawati Demokrasi memberikan ruang…

Waspada Provokasi Demo, Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas dan Daya Beli Rakyat

By Kata IndonesiaJune 19, 20260

Waspada Provokasi Demo, Pemerintah Fokus Jaga Stabilitas dan Daya Beli Rakyat Jakarta — Aksi demonstrasi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.