• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Opini»Keberhasilan Pembangunan di Papua Tolok Ukur Keseriusan Pemerintah

Keberhasilan Pembangunan di Papua Tolok Ukur Keseriusan Pemerintah

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 8 November 2019

Oleh : Yeremia Kogoya (Penulis mahasiswa Papua tinggal di Yogyakarta)

 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tercatat sudah 13 kali mendatangi Papua. Sejumlah pembangunan insfrastruktur pun mulai terus digencarkan, mulai dari pembangunan jalur Trans Papua, Jembatan Youtefa, hingga Palapa Ring Timur. Keberhasilan pembangunan di Tanah Papua dinilai sebagai komitmen Presiden Jokowi memeratakan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Presiden Jokowi telah resmi menjabat lagi, hal ini berarti rencana keberlanjutan percepatan pembangunan akan segera dimulai kembali. Jika ditilik dari masa pemerintahan pertamanya, mantan walikota Solo ini telah menorehkan beragam realisasi pembangunan. Mulai dari sektor infrastruktur, ekonomi, industri, kesehatan, pendidikan juga birokrasi.

Di awal masa pemerintahan dulu, Presiden Jokowi beserta kabinetnya memiliki lima poin penting yang masuk ke dalam daftar rencana Pembangunan periode 2014-2019. Poin pertamanya adalah konsen pada pembangunan sumber daya manusia. Yang mana akan dimulai dari pelayanan dasar kepada rakyat Indonesia, termasuk mengatasi angka kemiskinan, dan juga menekan masalah ketimpangan sosial di masyarakat.

Konsentrasi kedua ialah menyangkut pada kesenjangan antara wilayah, yakni dengan memperbaiki konektivitas di berbagai daerah sehingga mampu menekan anggaran logistik. Salah satunya dengan pembangunan infrastruktur tol laut. Menurut sejumlah berita, proyek inilah yang begitu dibanggakan dari pemerintahan Jokowi-JK.

Fokus ketiga adalah menciptakan nilai plus untuk sektor, jasa, pertanian, serta di bidang manufaktur. Sementara untuk Poin keempat adalah ketahanan pangan, energi, air, serta pelestarian lingkungan. Untuk poin terakhir atau kelima adalah stabilitas dari keamanan nasional serta pemilihan umum. Jika ditotal kemungkinan 5 target tersebut belum mampu dipenuhi, namun sudah banyak bukti keberhasilan yang dilakukan pemerintah. Sehingga hal ini memang layak untuk diapresiasi.

Bukti keberhasilan yang paling menonjol ialah di sektor pembangunan infrastuktur. Diantara adalah;

Pembangunan Proyek jalan trans Papua sepanjang 4.330,07 kilometer yang dapat menghubungkan provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Yang  membentang dari kota Sorong hingga Merauke. Keberhasilan pembangunan yang kedua ini adalah yang paling fenomenal. Jembatan Holtekamp atau yang populer dengan jembatan youtefa. Selain sebagai penghubung dan berbatasan langsung dengan negara tetangga, Papua Nugini. Jembatan ini juga didesain untuk destinasi wisata.

Jembatan ini makin memudahkan masyarakat yang ingin ke kawasan Koya atau Arso. Yang kabarnya akan menjadi titik lokasi pengembangan industri di masa mendatang. Tak hanya itu, pembangunan jembatan Youtefa mampu meringkas jarak dan waktu. Yang semula memakan waktu hingga 2.5 jam kini hanya 60 menit saja, dari Jayapura ke Skouw. Termasuk melancarkan arus distribusi kebutuhan hidup masyarakat sekitar.

Keberhasilan lainnya ialah dibangunnya enam infrastruktur di bidang kelistrikan. Yakni, PLTA Orya Genyem, PLT Mini Hidro Prafi, Saluran Udara Tegangan tinggi, dan juga Saluran Udara Tegangan Tinggi Genyem-Waena-Jayapura. Dua kemudian ialah, Gardu Induk Waena-Sentani 20 Megavolt Ampere dan Gardu Induk Jayapura dengan tegangan 20 Megavolt Ampere, terakhir adalah Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) berkekuatan 70 kilo Volt Holtekamp-Jayapura dengan panjang 43,4 kilo meter sirkit. Adanya pembangunan di kelistrikan ini, diharap akan mampu membantu memerdekakan warga Papua dari kurangnya pasokan energi.

Di lain hal, keberhasilan pembangunan ini disusul oleh rampungnya pembenahan Bandara Sentani. Menurut berita, Bandara ini akan menjadi bandar udara terbesar di Papua. Serta digunakan sebagai penghubung utama menuju wilayah pedalaman Papua. Sebelumnya lokasi ini adalah bandara kelas I. Kemudian dilakukan sejumlah renovasi dan revitalisasi terhadap beberapa fasilitas. Antara lain ialah, perpanjangan runway, memperluas area parkir, apron, dan juga yang lainnya. Hal ini berguna untuk menunjang target menjadi bandara Internasional yang telah diresmikan pada tahun 2017 silam.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga tengah melaksanakan pembangunan jalan perbatasan Indonesia – Papua Nugini. Yang dimulai dari Merauke hingga Jayapura di Provinsi Papua dengan panjang 1.098 kilometer. Pembangunan perbatasan ini disebut-sebut merupakan rencana Presiden Joko Widodo dalam membangun Indonesia dari pinggiran. Dengan cara memperkuat daerah dan desa, membuka keterisolasian daerah pedalaman, mengurangi biaya hidup,  dan tak lupa meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Capaian-capaian ini tentunya hanya beberapa saja yang mampu terekspos. Padahal ada begitu banyak target yang telah direalisasikan. Maka dari itu, kita perlu menyerahkan sepenuhnya pembangunan kepada pemerintahan Jokowi lima tahun kedepan. Sebab, tak ada keraguan dan apapun lagi yang perlu di khawatirkan. Terlebih Banyak pihak yang yakin akan kemajuan negara segera terwujud ditangannya, termasuk saya.

 

ASPANJI Minta Revisi Perpres No 46 Tahun 2025, Pemerintah Wajib Berikan Uang Muka Kepada UMKM

September 15, 2026

RUU Perampasan Aset, Komitmen Serius Antikorupsi Negara

September 15, 2026

ASPANJI Minta Revisi Perpres No 46 Tahun 2025, Pemerintah Wajib Berikan Uang Muka Kepada UMKM

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Ketua Umum Asosiasi Pengadaan Barang dan Jasa Indonesia (Aspanji), Ir. Effendi Sianipar, meminta pemerintah mewajibkan…

RUU Perampasan Aset, Komitmen Serius Antikorupsi Negara

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Perampasan Aset, Komitmen Serius Antikorupsi Negara Oleh: Alexander Royce Upaya pemberantasan korupsi di Indonesia kini memasuki babak baru yang kian progresif. Di bawah kepemimpinan visioner saat ini, langkah-langkah luar biasa terus diambil guna memastikan kekayaan negara tak lagi dirampok oleh segelintir pihak. Saat ini, instrumen hukum paling dinanti, yakni Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, sedang dikebut pembahasannya oleh pemerintah dan DPR. Ini adalah sinyal kuat bahwa negara sama sekali tidak main-main dalam misi suci melindungi uang rakyat. Koruptor dipastikan tidak akan bisa tidur nyenyak menyembunyikan hasil kejahatannya, karena instrumen pemiskinan sudah di depan mata. Pembahasan RUU Perampasan Aset bukan sekadar wacana di atas kertas, melainkan wujud komitmen politik tingkat tinggi rezim saat ini. DPR menargetkan agar beleid strategis ini segera diketok palu. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, dengan tegas menyampaikan komitmen parlemen bahwa RUU ini ditargetkan rampung selambatnya akhir tahun. Beliau menekankan landasan filosofis utama regulasi ini adalah menjamin kepastian pemulihan atas kerugian negara yang diakibatkan tindak pidana korupsi. Dengan disahkannya aturan ini, percepatan pengembalian aset negara diyakini bisa berjalan jauh lebih efektif, sistematis, dan terukur. Lebih lanjut, pimpinan komisi hukum tersebut menekankan bahwa proses pembahasan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian tingkat tinggi. Mengingat cakupan RUU yang sangat luas dan berpotensi bersinggungan dengan ranah hukum lain—seperti kitab undang-undang hukum pidana maupun hukum acara pidana—penyelarasan norma mutlak dibutuhkan. Kehati-hatian ini menjadi jaminan agar kelak RUU Perampasan Aset benar-benar menjadi pedang keadilan murni bagi rakyat, dan bukan menjadi alat kriminalisasi yang rentan disalahgunakan oleh pihak tertentu demi kepentingan sesaat. Langkah proaktif nan strategis ini sekaligus membuktikan bahwa kabinet pemerintahan saat ini tidak sekadar bermain pada narasi populis, tetapi benar-benar membenahi fondasi hukum dari hulu ke hilir. Melalui harmonisasi kebijakan eksekutif dan legislatif yang sangat solid, negara bertekad memastikan setiap celah pelarian harta haram para koruptor akan ditutup rapat tanpa kompromi. Dukungan pengesahan undang-undang ini tak hanya menggema dari parlemen, tetapi juga mengalir deras dari aparat penegak hukum di garis depan. Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menjadi salah satu garda terdepan yang antusias menyambut regulasi ini. Kasubdit II Direktorat Pencegahan Kortas Tipikor Polri, Kombes Affandi Eka Putra, secara meyakinkan menyatakan kehadiran aturan perampasan aset akan memberikan amunisi baru yang luar biasa ampuh dalam menuntaskan pemberantasan korupsi di seluruh pelosok Tanah Air. Menurut perwira menengah tersebut, regulasi ini bukan sekadar alat penyitaan biasa, melainkan instrumen pamungkas yang menyuntikkan efek jera luar biasa bagi pelaku rasuah. Pemiskinan terhadap koruptor diyakini menjadi hukuman yang paling ditakuti. Namun, kepolisian juga bijak menegaskan bahwa implementasi penyitaan aset ini kelak harus senantiasa berpijak kokoh pada asas kesetaraan di hadapan hukum, sehingga pelaksanaannya dipastikan akan berjalan objektif, transparan, dan berkeadilan bagi semua pihak tanpa pandang bulu.…

RUU Perampasan Aset Babak Baru Pemberantasan Korupsi yang Lebih Efektif

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Perampasan Aset Babak Baru Pemberantasan Korupsi yang Lebih Efektif Oleh: Bara Winatha Rancangan Undang-Undang…

Ketahanan Bencana Alam Menjadi Bukti Negara Belajar dari Setiap Risiko

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Ketahanan Bencana Alam Menjadi Bukti Negara Belajar dari Setiap Risiko Oleh: Ricky Rinaldi Sebagai negara…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.