• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Internasional»Kado Terindah Menko Luhut untuk Indonesia Usai Pertemuan dengan Presiden Kenya Wiilliam Samoei Ruto

Kado Terindah Menko Luhut untuk Indonesia Usai Pertemuan dengan Presiden Kenya Wiilliam Samoei Ruto

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 25 January 2023

Dalam kunjungan singkat ke Nairobi, Kenya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengajak Presiden Kenya, William Samoei Ruto untuk bersama-sama meningkatkan kerja sama ekonomi yang lebih strategis antara Indonesia dengan Kenya.

Dalam pertemuan di State House Nairobi, hari Jumat tanggal 20 Januari 2023, Menko Luhut yang didampingi oleh Dubes RI di Nairobi, Dr. Mohamad Hery Saripudin, dan Direktur Afrika, Dewi Justicia Meidywati, menyampaikan keinginan Indonesia untuk dapat bekerja sama lebih erat dengan Afrika untuk isu-isu strategis seperti transisi energi, transformasi digital, pembangunan berkelanjutan, dan industrialisasi. Hal ini dilaksanakan dalam kerangka Kerja Sama Selatan-Selatan yang sejak dulu telah dirintis oleh Indonesia melalui Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955.

Secara lebih khusus, Menko Luhut menyampaikan kesiapan Indonesia untuk bekerja sama dengan Kenya di berbagai bidang, terutama di transisi energi terbarukan, pengembangan green and smart port, digitalisasi pemerintahan, pembangunan infrastruktur strategi, serta kerja sama pengembangan industri sawit dan pangan.

Ke depannya diharapkan Kenya dapat menjadi hub distribusi dan produksi produk-produk Indonesia di kawasan pesisir Timur Afrika. Untuk itu, Menko Luhut mendorong pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA) antara Indonesia dengan Kenya untuk memperlancar hubungan perdagangan dengan negara yang memiliki peran strategis di Afrika Timur ini.

Presiden Ruto, yang ketika itu didampingi oleh Menteri Keuangan; Menteri Pertahanan; Menteri Perdagangan, Investasi, dan Menteri Perindustrian Kenya; menyambut baik keinginan Indonesia tersebut. Dalam pertemuan itu juga, kedua pihak sepakat untuk segera mengambil langkah-konkret untuk mengimplementasikan seluruh kesepakatan kerja sama bilateral antara Kenya dan Indonesia.

Di penghujung pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk menandatangani notulensi pertemuan (minutes of meeting), yang intinya memuat butir-butir kesepakatan dan sekaligus untuk segera menindaklanjuti hasil pertemuan dengan membentuk tiga kelompok kerja di bidang perdagangan dan investasi, energi dan pertambangan, serta pertahanan dan keamanan serta satu kelompok kerja yang sifatnya memayungi secara keseluruhan yang menjadi pembahasan dari ketiga kelompok kerja dimaksud.

Di sela-sela pertemuan, Dubes RI, Hery Saripudin menjelaskan, “Kenya merupakan negara yang letaknya sangat strategis di Kawasan Afrika Timur. Pelabuhan Mombasa di Kenya menjadi satu-satunya akses perdagangan internasional bagi beberapa negara tetangganya yang land-locked, seperti Uganda, Burundi, dan Rwanda.” Dubes Hery juga menilai bahwa, dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan, Kenya memiliki fasilitas infrastruktur yang paling baik, sehingga tepat menjadi gerbang bagi produk-produk Indonesia untuk masuk dapat menjajaki pasar Afrika.

Pihak Kenya secara terpisah menyampaikan apresiasi mereka atas gaya diplomasi Menko Luhut yang efisien, dan to the point sehingga meskipun pertemuan hanya dilakukan satu hari, namun banyak hasil kesepakatan yang dapat dditindaklanjuti.

Di sela-sela program kunjungan resmi bilateral dengan Presiden dan beberapa Menteri Kenya, Menko Luhut juga berkesempatan mengadakan pertemuan dengan perwakilan para anggota diaspora Indonesia yang ada di Nairobi. Mereka terdiri dari suster yang telah bekerja di Kenya sampai 24 tahun, para WNI yang bekerja di sekretariat PBB yang ada di Nairobi, investor dan pengusaha Indonesia, serta masyarakat lainnya. Diskusi antara Menko Luhut dan para WNI yang ada di Nairobi berjalan sangat produktif dan berlangsung akrab.

Usai mengunjungi Nairobi, Menko Luhut melanjutkan perjalanannya ke Kinshasa, Republik Demokratik Kongo.

Harga BBM Subsidi dan LPG Subsidi Dipastikan Tidak Naik

August 2, 2026

Pemerintah Pastikan Harga Pertalite, Biosolar, dan LPG Subsidi Tetap Stabil

August 2, 2026

Harga BBM Subsidi dan LPG Subsidi Dipastikan Tidak Naik

By Kata IndonesiaAugust 2, 20260

Harga BBM Subsidi dan LPG Subsidi Dipastikan Tidak Naik Jakarta – Pemerintah memastikan harga Bahan…

Pemerintah Pastikan Harga Pertalite, Biosolar, dan LPG Subsidi Tetap Stabil

By Kata IndonesiaAugust 2, 20260

Pemerintah Pastikan Harga Pertalite, Biosolar, dan LPG Subsidi Tetap Stabil Jakarta – Pemerintah memastikan harga…

PLTSa Membuktikan Sampah Bisa Menjadi Sumber Energi dan Nilai Ekonomi

By Kata IndonesiaAugust 2, 20260

PLTSa Membuktikan Sampah Bisa Menjadi Sumber Energi dan Nilai Ekonomi Oleh : Andika Pratama Persoalan…

Waste-to-Energy: PLTSa Simbol Ekonomi Sirkular dan Kemandirian Energi

By Kata IndonesiaAugust 1, 20260

Waste-to-Energy: PLTSa Simbol Ekonomi Sirkular dan Kemandirian Energi Oleh : Ricky Rinaldi Persoalan sampah perkotaan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.