Energi

Jembatan Putus Tak Halangi Komitmen PLN Terangi Negeri

“Kerja Nyata Terangi Hingga Pelosok Negeri” menjadi sebuah komitmen PLN agar seluruh warga Indonesia dapat merasakan fasilitas dan layanan kelistrikan. Seringkali medan yang berat dan akses yang terbatas menjadi kendala saat para petugas PLN, akan melakukan perluasan jaringan listrik. Letak geografis pedesaan yang melewati hutan dan sungai-sungai menjadi tantangan dan diperkukan kerja yang ikhlas penuh dengan perhitungan agar meminimalisir resiko yang terjadi.

Pada hari Sabtu (20/7) dini hari, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Suluttenggo yang tergabung dalam Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UPPK) Sulawesi Tengah mengalami kendala saat Truk pengangkut berisikan meterial tiang listrik terperosok di jembatan kayu yang menghubungkan antara Kabupaten Tojo Unauna (Touna) dan Kabupaten Bangga , Provinsi Sulawesi Tengah. Jembatan yang terbuat dari kayu sepanjang 40 Meter tersebut putus saat Truk menyeberangi sungai, beruntungnya kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Jembatan Popanga itu merupakan akses utama ke Kecamatan Ampana Tete, lokasi untuk perluasan jaringan listrik,” kata Robert Weku Manajer PLN UP2K Sulawesi Tengah.
Weku menambahkan PLN UP2K Sulawesi Tengah dan penyesia jasa atau vendor yang mengerjakan perluasan jaringan listrik tersebut akan berusaha agar material bisa sampai ke lokasi, termasuk akan memperbaiki jembatan agar pekerjaan pemasangan jaringan tepat waktu.

“Untuk menerangi wilayah yang belum tersentuh listrik di Sulawesi Tengah akan terus diupayakan meskipun harus melewati jembatan yang putus,” ujar Weku.

Jembatan tersebut merupakan akses menuju 6 Desa yang akan dilistriki oleh PLN, yaitu di Desa Balingara, Desa Sukamaju,Desa Empoa, Desa Bulan Jaya, Desa Wanasari, dan Desa Giri Mulyo. Saat ini rasio elektrifikasi di Sulawesi tengah sebesar 84,23%. Ditargetkan pada akhir tahun ini Rasio Elektrifikasi dapat mencapai 99.99%.

Jembatan Popanga yang terbuat dari kayu itu merupakan penghubung dari lokasi Dataran Bulan, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Unauna menuju ke Kecamatan Nuhon.
“Memang Jembatan itu terbuat dari kayu dan tidak bisa dilalui dengan kendaraan yang bermuatan barang bawaan yang banyak, namun kami mengapresiasi perjuangan rekan-rekan PLN yang tetap bekerja melanjutkan pemasangan tiang listrik” kata Tri.

Tri menambahkan pekerjaan kelistrikan semakin terasa ringan dengan bantuan warga setempat yang antusias membantu petugas PLN.

 

Share
Published by
Kata Indonesia

Terpopuler

Safe Screen, Safe Mind: PP TUNAS dan Perlindungan Anak

Safe Screen, Safe Mind: PP TUNAS dan Perlindungan Anak Oleh : Abdul Razak Transformasi digital…

16 minutes ago

Mufti Sabah Malaysia di Bangsal Literasi Ponpes Wali: Memetik Rahasia Kemandirian dari Candirejo

Langkah kaki Datuk Dr. Bungsu Aziz bin Haji Jaafar terhenti sejenak saat memasuki pelataran Pondok…

21 minutes ago

PP TUNAS Lindungi Anak dari Terorisme dan Radikalisme Digital

PP TUNAS Lindungi Anak dari Terorisme dan Radikalisme Digital Jakarta – Pemerintah terus memperkuat komitmen…

26 minutes ago

PP TUNAS Perkuat Perlindungan Anak, Cegah Paparan Radikalisme Digital

PP TUNAS Perkuat Perlindungan Anak, Cegah Paparan Radikalisme Digital Jakarta, - Pemerintah terus memperkuat upaya…

34 minutes ago

Sekolah Rakyat dan Penegasan Negara atas Hak Pendidikan

Sekolah Rakyat dan Penegasan Negara atas Hak Pendidikan Oleh: Hanif Ridho Pemerintah terus memperkuat peran…

54 minutes ago

Sekolah Rakyat Jamin Hak Dasar Pendidikan Masyarakat

Sekolah Rakyat Jamin Hak Dasar Pendidikan Masyarakat Oleh: Tiana Pramesti Kehadiran Sekolah Rakyat menjadi penegasan…

1 hour ago