• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Investor Global Sambut Positif Rencana Pengembangan PFII di Indonesia

Investor Global Sambut Positif Rencana Pengembangan PFII di Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 21 August 2026

Investor Global Sambut Positif Rencana Pengembangan PFII di Indonesia

Jakarta – Rencana pengembangan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) mendapatkan respons positif dari kalangan investor dan entitas pengelola kekayaan global. Pemerintah akan memulai operasional PFII di Jakarta sebelum memperluas pengembangannya ke Bali.

 

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan Jakarta dipilih sebagai lokasi awal karena memiliki infrastruktur dan ekosistem finansial yang lebih siap. Langkah tersebut juga dilakukan untuk menangkap momentum meningkatnya minat investor global terhadap Indonesia.

 

 

 

 

“Lokasinya untuk awal ini memang di Jakarta dulu. Kenapa? Karena Bapak Presiden ingin ini semua langsung kerja, ada momentumnya,” ujarnya.

 

 

 

 

Menurut Rosan, pemerintah perlu bergerak cepat agar peluang masuknya arus modal internasional tidak terlewat. Sementara itu, pengembangan PFII di Bali membutuhkan waktu lebih panjang karena pemerintah perlu menyiapkan gedung dan berbagai infrastruktur pendukung.

 

 

 

 

“Walaupun nanti yang rencana juga di Bali, karena di Bali kan untuk pembangunan akan takes time ya untuk membangun infrastrukturnya, gedungnya, dan yang lain-lainnya,” katanya.

 

 

 

 

Pemerintah sebelumnya telah melakukan penjajakan awal dengan sekitar 110 perwakilan entitas pengelola kekayaan dari kawasan Asia di Nusa Dua, Bali. Pertemuan tersebut mendapatkan sambutan positif karena Bali dinilai memiliki keunggulan yang memadukan aktivitas finansial dengan pariwisata berkelas dunia.

 

 

 

 

“Kalau kita bicara dengan para investor ini mereka melihatnya Bali ini mereka sangat tertarik,” ujar Rosan.

 

 

 

 

Ketertarikan tersebut menjadi modal awal bagi pemerintah untuk membangun ekosistem family office di Indonesia. Kehadiran pemilik dan pengelola kekayaan global diharapkan tidak hanya membawa masuk dana investasi, tetapi juga mendorong sektor jasa keuangan, teknologi, properti, dan pariwisata.

 

 

 

 

Setelah menjajaki investor dari Asia, pemerintah akan memperluas komunikasi dengan pengelola dana dari Timur Tengah dan Eropa. Timur Tengah dinilai memiliki potensi besar karena didukung portofolio kapital yang dapat disalurkan ke berbagai sektor investasi strategis di Indonesia.

 

 

 

 

Pemerintah juga telah memperoleh masukan dari Dubai International Financial Centre mengenai pengembangan ekosistem family office. Pengalaman Dubai menjadi salah satu referensi dalam membangun PFII sebagai pusat keuangan yang kompetitif dan mampu menampung arus modal internasional.

 

 

 

 

Rosan menegaskan tata kelola yang independen akan menjadi fondasi untuk menjaga kepercayaan investor terhadap PFII.

 

 

 

 

“PFII itu semuanya memang harus independen. Jadi baik dari segi pengelolaannya sudah pasti independen. Kemudian dari pengadilannya juga, walaupun tetap bekerja sama dengan MA, tahap-tahapnya juga harus independen. Kemudian OJK-nya juga OJK independen,” pungkasnya.

Bikers Brotherhood 1% MC Gelar Bakti untuk Negeri Bersama Yayasan Yakhada Tasikmalaya

November 2, 2026

​FPAG Angkat Bicara Soal Penggerebekan Pesantren Putri Hamalatul Qur’an: Desak Kapolri Turun Tangan dan Usut Tuntas Tindakan Represif Aparat

November 2, 2026

Bikers Brotherhood 1% MC Gelar Bakti untuk Negeri Bersama Yayasan Yakhada Tasikmalaya

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Stigma negatif yang kerap melekat pada klub motor sebagai kelompok yang sekadar turing dan urakan…

​FPAG Angkat Bicara Soal Penggerebekan Pesantren Putri Hamalatul Qur’an: Desak Kapolri Turun Tangan dan Usut Tuntas Tindakan Represif Aparat

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pimpinan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG) menyikapi secara serius dan mengkritik keras tindakan penanganan oleh…

Upah 2027 Menjawab Kebutuhan Hidup Layak Pekerja

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Upah 2027 Menjawab Kebutuhan Hidup Layak Pekerja Oleh: Nadira Citra Maheswar Pembahasan mengenai upah minimum…

Pemerintah Pastikan Upah 2027 Pertimbangkan Kebutuhan Hidup Layak

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pemerintah Pastikan Upah 2027 Pertimbangkan Kebutuhan Hidup Layak JAKARTA – Pemerintah menegaskan bahwa penetapan upah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.