• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Travel»Ini 10 Maskapai Terbaik Dunia, Ada Dari Indonesia?

Ini 10 Maskapai Terbaik Dunia, Ada Dari Indonesia?

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 19 July 2019

Media pariwisata Travel+Leisure merilis peringkat pelaku wisata dari berbagai dunia. Untuk kategori maskapai, siapa saja yang terbaik?

Setiap tahunnya, media Travel+Leisure dari Amerika Serikat merilis penghargaan ‘World’s Best Awards’, yang memberikan peringkat pelaku pariwisata terbaik dari berbagai aspek. Mulai dari transportasi, destinasi sampai akomodasi.

Salah satu yang nominasinya adalah maskapai internasional terbaik yang terbang ke Amerika. Para pembaca memilih sejumlah masakpai, kemudian menilai beberapa aspek seperti kenyamanan kabin, pelayanan, makanan dan total keseluruhan nilai.

Hasilnya, maskapai asal Singapura, Singapore Airlines menduduki posisi pertama. Singapore Airlines dinilai memiliki kenyamanan yang baik dan bernuansa bintang lima di berbagai kelasnya.

Selanjutnya, posisi ke-2 diduduki oleh maskapai asal UEA yakni Emirates. Disusul dengan maskapai asal Timur Tengah juga yakni Qatar Airways.

Hal ini sedikit berbeda dengan versi Skytrax. Dalam Skytrax World Airline Award, Qatar Airways menduduki posisi juara.

Lalu, apa kabar dengan Garuda Indonesia? Garuda Indonesia dan beberapa maskapai internasional lain yang tidak punya rute ke Amerika, tidak dihitung dalam penilaian ini.

Berikut selengkapnya, 10 maskapai terbaik dunia versi Travel+Leisure:

1. Singapore Airlines
2. Emirates
3. Qatar Airways
4. Japan Airlines
5. EVA Air
6. Air New Zealand
7. All Nippon Airways (ANA)
8. Korean Air
9. Cathay Pacific
10. La Compagnie

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas

August 5, 2026

Publik Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Polemik Kabinet Bayangan Indonesia

August 5, 2026

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas JAKARTA — Munculnya kabinet bayangan (shadow cabinet)…

Publik Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Polemik Kabinet Bayangan Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Publik Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Polemik Kabinet Bayangan Indonesia Jakarta – Semangat menjaga persatuan…

Memperkuat Ekosistem Media Digital Nasional agar Hoaks AI Tak Menguasai Ruang Publik

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Memperkuat Ekosistem Media Digital Nasional agar Hoaks AI Tak Menguasai Ruang Publik Oleh : Gavin…

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI 

By Kata IndonesiaAugust 4, 20260

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang besar bagi transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga industri kreatif. Di sisi lain, kemajuan teknologi ini juga menghadirkan tantangan baru berupa maraknya penyebaran hoaks, konten deepfake, serta fenomena halusinasi AI yang berpotensi menyesatkan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong Indonesia memperkuat tata kelola digital agar pemanfaatan AI tetap memberikan manfaat tanpa mengorbankan keamanan, etika, dan kepercayaan publik. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus mempercepat penyusunan kerangka regulasi AI sebagai fondasi bagi pengembangan teknologi yang bertanggung jawab. Langkah ini dinilai penting mengingat pemanfaatan AI berkembang jauh lebih cepat dibandingkan regulasi yang mengaturnya. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengatakan bahwa Peraturan Presiden tentang AI akan menjadi langkah awal dalam penerapan tata kelola AI sebelum pemerintah menyusun Undang-Undang AI yang lebih komprehensif. Pemerintah saat ini telah menuntaskan penyusunan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan AI beserta Etika AI. Dokumen tersebut telah melalui pembahasan lintas kementerian dan lembaga, sehingga kini tinggal menunggu penetapan oleh Presiden. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.