• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Indonesia Usung 113 Proyek Kerjasama Senilai US$9,4 Miliar di WWF ke-10

Indonesia Usung 113 Proyek Kerjasama Senilai US$9,4 Miliar di WWF ke-10

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 23 May 2024

Indonesia Usung 113 Proyek Kerjasama Senilai US$9,4 Miliar di WWF ke-10

BALI — Pemerintah memaparkan sejumlah capaian dari penyelenggaraan World Water Forum (WWF) Ke-10 atau Forum Air Dunia yang digelar di Bali. Tidak hanya Deklarasi Menteri sebagai wujud konkret kemenangan diplomasi Indonesia dalam isu air global, namun ada 113 daftar proyek senilai US$9,4 Miliar yang menjadi andalan dari berbagai negara.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa beberapa proyek tersebut akan sangat bermanfaat bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga bagi masyarakat di seluruh dunia.

“Proyek-proyeknya ada sebanyak 113 proyek senilai US$9,4 Miliar. Tentunya, berbagai proyek ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat di berbagai negara. Jadi, tidak hanya untuk Indonesia, tetapi untuk seluruh dunia. Terutama untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat di negara-negara kepulauan,” kata Basuki Hadimuljono.

“Dalam daftar proyek tersebut, antara lain proyek percepatan penyediaan air minum bagi tiga juta rumah tangga dan proyek pengolahan air limbah domestik bagi 300.000 rumah tangga,” tambahnya.

Kemudian, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa nantinya aka nada pusat penelitian mangrove yang dikerjasamakan dengan Uni Emirat Arab.

“Itu (pusat riset mangrove) merupakan inisiatif dari Royal Highness Mohamed bin Zayed dengan Presiden RI Joko Widodo. Kantornya yang berlokasi di dekat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur pun sudah diresmikan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPR RI, Puan Maharani mengatakan bahwa WWF Ke-10 menghasilkan empat hal, antara lain akses air dan sanitasi, manajemen air yang inklusif, air sebagai kebutuhan dasar, serta diplomasi air untuk perdamaian.

“Dari pertemuan ini tentunya aka nada aksi konkret dan gotong royong antara parlemen dan Pemerintah untuk mengatasi kelangkaan air, pengelolaan, dan pendanaan terkait anggaran. Sehingga ketahanan air di Indonesia dan dunia dapat diatasi bersama,” ujar Puan Maharani.

****

Pemuda Serukan Demokrasi Sehat dan Persatuan Nasional

August 31, 2026

Kelompok Pemuda Dorong Kritik Damai dan Berbasis Data

August 31, 2026

Pemuda Serukan Demokrasi Sehat dan Persatuan Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Pemuda Serukan Demokrasi Sehat dan Persatuan Nasional Jakarta – Generasi muda terus didorong mengambil peran…

Kelompok Pemuda Dorong Kritik Damai dan Berbasis Data

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Kelompok Pemuda Dorong Kritik Damai dan Berbasis Data Jakarta- Kelompok pemuda dan organisasi kepemudaan mendorong…

Koperasi Merah Putih Menghidupkan Demokrasi Ekonomi dari Tingkat Desa

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Koperasi Merah Putih Menghidupkan Demokrasi Ekonomi dari Tingkat Desa Oleh: Raka Pradipta Koperasi Desa/Kelurahan Merah…

Lokasi Koperasi Merah Putih: Hasil Musyawarah Desa, Harus Dibaca dengan Konteks Lokal

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Lokasi Koperasi Merah Putih: Hasil Musyawarah Desa, Harus Dibaca dengan Konteks Lokal Oleh: Rasyid Akmal…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.