Indonesia Tegaskan Komitmen Kerja Sama Kawasan di KTT ASEAN 2026
Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri pembukaan KTT ASEAN ke-48 di Mactan Expo, Cebu, Filipina sebagai bentuk komitmen Indonesia memperkuat solidaritas dan kerja sama kawasan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 09.04 waktu setempat dan disambut langsung oleh Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. bersama Ibu Marie Louise Cacho Araneta Marcos.
Pertemuan kedua pemimpin berlangsung hangat dan ditutup dengan sesi foto bersama sebelum memasuki ruang konferensi bersama para pemimpin ASEAN lainnya.
Dalam pidato pembukaan, Presiden Marcos Jr. menegaskan pentingnya menjaga dialog, kerja sama, dan saling menghormati sebagai fondasi utama ASEAN menghadapi dinamika global.
“Kehadiran Anda di sini mencerminkan tidak hanya urgensi dan pentingnya acara ini, tetapi juga komitmen bersama kita terhadap nilai-nilai abadi yang terus mengikat kawasan kita, yaitu dialog, kerja sama, dan saling menghormati,” ujar Marcos Jr.
Ia juga menekankan bahwa tantangan global seharusnya memperkuat persatuan negara-negara ASEAN.
“Jika ada satu pelajaran yang telah dipetik ASEAN selama beberapa dekade, itu adalah bahwa masa-masa sulit tidak memecah belah kita,” katanya.
Dalam rangkaian KTT, Presiden Prabowo sebelumnya menghadiri forum BIMP-EAGA dan menyoroti pentingnya penguatan kolaborasi kawasan untuk menghadapi tekanan global serta ketidakstabilan geopolitik.
“KTT Khusus ini hadir di saat yang sangat genting. Tantangan yang kita hadapi menuntut kolaborasi yang lebih erat dan efektif di antara kita,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga menekankan bahwa kerja sama BIMP-EAGA harus semakin adaptif dan berdampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, ia menyoroti ketahanan energi sebagai isu mendesak di tengah meningkatnya tekanan global.
“Ketahanan energi adalah salah satu isu penting yang kita hadapi saat ini. Ini bukan lagi masalah jangka panjang, melainkan masalah mendesak,” tegas Presiden.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang mendampingi Presiden menyebut KTT ASEAN 2026 berfokus pada isu ketahanan energi, pangan, dan stabilitas ekonomi kawasan.
“KTT ASEAN ke-48 akan menyoroti berbagai tantangan global yang memengaruhi kawasan, khususnya isu energi, pangan, dan stabilitas ekonomi,” ujar Airlangga.
Melalui partisipasi aktif dalam KTT ASEAN 2026, Indonesia kembali menegaskan perannya sebagai salah satu motor utama penguatan kerja sama dan stabilitas kawasan Asia Tenggara.
Indonesia Perkuat Peran Strategis di KTT ASEAN Filipina 2026 Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo…
Kolaborasi Pemda dan Sekolah Kunci Sukses Implementasi PP TUNAS Oleh: Dhita Karuniawati Implementasi Peraturan Pemerintah…
Pemda hingga Sekolah Aktif Kawal Implementasi PP TUNAS JAKARTA – Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah…
Pemda Dilibatkan Aktif, PP TUNAS Diperkuat hingga Lingkungan Sekolah Jakarta — Pemerintah terus memperkuat implementasi…
Rumah Subsidi dan BSPS sebagai Fondasi Hunian Layak Masyarakat Oleh : Gavin Asadit Sektor perumahan…
Rumah Subsidi dan BSPS Perkuat Harapan Hunian Layak bagi Masyarakat Oleh: Citra Kurnia Khudori Program…