• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Travel»Indahnya Sunrise dari Tempat Ini, Bisa jadi List Liburan Kamu

Indahnya Sunrise dari Tempat Ini, Bisa jadi List Liburan Kamu

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 23 September 2020

Laporan: Mutiaradha Syaifitri

Indonesia dikenal dengan dengan alamnya yang sangat memukau. Bagi kamu pecinta wisata alam, mengejar sunrise dan sunset tentu sudah menjadi aktivitas yang tidak boleh untuk dilewatkan. Pesona matahari terbit dan terbenam memang hanya muncul di waktu-waktu tertentu. Itu sebabnya, banyak wisatawan yang menangkap momen indah ini.

Namun, tidak semua lokasi dan dataran tinggi mampu menangkap suasana terbitnya matahari.

Beruntungnya, Indonesia berada di kawasan garis khatulistiwa sehingga ada banyak daerah yang bisa dijadikan tempat melihat sunrise. Berikut tempat-tempat sunrise indah yang bisa jadi list lburan kamu.

1. Sunrise Point Cukul, Bandung
Sunrise Point Cukul tepatnya berlokasi di Kebun Teh Cukul, Pangalengan, yang menjadi spot sempurna untuk melihat sunrise. Kawasan dengan udara dingin ini memiliki pemandangan yang indah sekali, terutama saat sunrise dan cuaca cerah.

2. Gunung Bromo, Jawa Timur
Kamu perlu menggunakan kendaraan Jeep ataupun motor trail untuk menuju tempat ini, karena jalur yang akan dilalui berliku dan cukup terjal sehingga membutuhkan kendaraan yang cukup kuat. Supaya tidak ketinggalan momen matahari terbit, kamu bisa memulai pendakian pukul 03:30.

Dari ketinggian 2.329 mdpl, kamu bisa menyaksikan matahari terbit di balik kumpulan awan berlatar belakang Gunung Bromo. Udara di sini cukup membuat menggigil, sebaiknya kamu memakai pakaian yang hangat. Selain itu, kamu bisa memakai jasa pemandu untuk menjelajahi kawasan Gunung Bromo.

Baca juga: Bahaya! Ini Alasan Kamu Jangan Minum Kopi Waktu Pagi Hari

3. Gunung Rinjani, Lombok
Gunung Rinjani merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia yang memiliki ketinggian 3.000 mdpl.

Pesona di kawasan ini tidak akan pernah mengecewakan, mulai dari sabana, kawah, air terjun, sumber air panas, hingga momen sunrise di puncak Gunung Rinjani yang tidak boleh kamu lewatkan, bisa kamu temukan di Gunung Rinjani.
Kamu bisa melhat cahaya matahari yang semakin cantik dengan latar Segara Anak dan Gunung Barujari. Namun, kamu hanya boleh menghabiskan waktu 20-40 menit di puncak karena suhu udara yang cukup rendah.

4. Bukit Phutuk Setumbu, Magelang
Di sini, kamu bisa menyaksikan kemegahan Candi Borobudur dari ketinggian yang dihiasi dengan keindahan sinar matahari dari balik Gunung Merapi dan Merbabu.

Untuk mencapai puncak, kamu harus berjalan kaki sekitar 15 menit dengan melawati jalur anak tangga yang tersedia dari area parkir yang berada di kaki bukit. Puncak Bukit Punthuk Setumbu sendiri berupa pelataran luas yang dikelilingi pagar pembatas. Ada pula rumah panggung, gazebo, dan kursi-kursi kayu yang bisa kamu gunakan sembari menanti sunrise.

5. Gunung Prau, Dieng
Gunung Prau salah satu yang memiliki sunrise indah yang tidak boleh untuk kamu lewatkan. Berada di perbatasan tiga kabupaten, yaitu Banjarnegara, Wonosobo, dan Batang Kendal, Gunung Prau memiliki ketinggian 2.565 mdpl dengan jalur pendakian yang cukup landai. Itu sebabnya, lokasi ini banyak dikunjungi oleh pendaki pemula.

Sunrise terbaik Gunung Prau bisa kamu saksikan sekitar bulan Desember dan Januari. Pada bulan tersebut, matahari tampak dengan garis tepi yang cukup jelas. Cahaya merah kekuningan berbaur indah dengan biru langit serta pemandangan puncak gunung Jawa lainnya, seperti Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dan lainnya. Kamu tidak akan pernah menyesal jika mendaki ke gunung ini. Pesona sunrise yang muncul saat senja membuat kesan yang tidak akan terlupakan.

Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

September 14, 2026

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

September 14, 2026

Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026 Jakarta – Pemerintah menargetkan sekitar 40 ribu Koperasi…

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global Oleh : Gavin Asadit…

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia  Oleh Tri Lestari Indonesia sedang berada pada momentum penting untuk membuktikan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar sektor pelengkap dalam perekonomian nasional, melainkan salah satu kekuatan strategis yang dapat mengantarkan Indonesia menjadi pemimpin industri halal dunia. Dengan jumlah penduduk muslim yang besar, basis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang luas, serta berkembangnya industri keuangan syariah, Indonesia memiliki modal yang cukup untuk memainkan peran lebih besar dalam rantai ekonomi halal global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kekuatan ekonomi syariah Indonesia telah mencapai sekitar Rp3.131 triliun. Angka tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat keempat sebagai negara dengan ekonomi syariah terbesar di dunia. Posisi ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah Indonesia telah berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memiliki daya saing dan tidak lagi hanya berorientasi pada pasar domestik. Yang lebih menarik, Indonesia telah menjadi produsen nomor satu untuk sejumlah produk halal, termasuk sektor mode dan busana muslim. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengubah besarnya pasar muslim menjadi kekuatan produksi. Kekuatan tersebut semakin ditopang oleh ekosistem sertifikasi halal yang terus berkembang. Airlangga menyebutkan bahwa Indonesia telah memiliki sekitar 4,4 juta sertifikat halal. Besarnya jumlah sertifikasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional. Namun, tantangannya adalah memastikan agar sertifikasi halal tidak berhenti sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Oleh karenanya, kebijakan pemerintah diarahkan untuk membuat proses sertifikasi semakin mudah, murah, cepat, dan terintegrasi dengan program pengembangan usaha. Langkah pemerintah dalam membangun akses pasar internasional juga menjadi faktor penting. Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki mutual recognition arrangement atau agreement dengan 39 negara. Kerja sama tersebut membuka peluang agar produk halal Indonesia dapat lebih mudah diterima di berbagai pasar global. Artinya, sertifikasi halal dapat menjadi pintu masuk bagi produk UMKM Indonesia untuk menembus pasar dunia, bukan sekadar menjadi tanda kepatuhan di pasar domestik. Di sisi lain, kekuatan ekonomi syariah Indonesia memiliki sumber daya sosial yang jauh lebih luas daripada sekadar sektor komersial. Zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau ZISWAF memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengoptimalkan zakat, infak, sedekah, jariah, hibah, wasiat, dan berbagai sumber keagamaan lainnya. Optimalisasi dana sosial tersebut dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi umat. Potensi tersebut akan semakin besar apabila keuangan komersial dan keuangan sosial syariah dapat diintegrasikan secara lebih sistematis. Dana zakat dan wakaf, misalnya, dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelompok masyarakat produktif, sementara pembiayaan perbankan syariah dapat menopang pengembangan usaha yang telah memiliki prospek komersial. Sinergi semacam ini akan membuat ekonomi syariah memiliki dampak yang lebih luas terhadap pemerataan kesejahteraan.…

Ber-NU dengan Gembira: Hentikan Tengkar Narasi, Kembali Pada Semangat Qonun Asasi

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Oleh: KH Anis Maftukhin Syahdan, Mbah Hasyim Asy’ari pernah menyitir sebuah syair Arab berabad silam…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.