• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Travel»Indahnya Alam di Pulau Lombok Ini, Wajib Kamu Kunjungi!

Indahnya Alam di Pulau Lombok Ini, Wajib Kamu Kunjungi!

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 15 September 2020

Laporan: Mutiaradha Syaifitri

Indonesia kaya dengan alamnya yang sangat indah. Banyak tempat di Indonesia yang meninggalkan kesan tak terlupakan di masing-masing tempatnya. Salah satu tempat yang sangat dikenal yang ada di Indonesia adalah Pulau Lombok.

Bukan hanya Bali, Lombok juga merupakan pulau yang sangat menjadi incaran para wisatawan di Indonesia hingga dunia. Banyak sekali tujuan yang bisa kamu kunjungi di pulau ini. Seakan-akan tidak pernah habis membuat tercengang para wisatawan yang datang.

Berikut beberapa destinasi wisata di Pulau Lombok yang wajib kamu kunjungi.

1. Lingkoq Datu, Pantai Penyisok
Lingkoq Datu di Pantai Penyisok menyuguhkan hamparan padang savana yang membentang hijau, birunya Samudera Hindia yang tidak terbatas, serta tebing karang yang berlapis-lapis berwarna keemasan. Berlokasi di Kecamatan Jerowaru yang terkenal akan sejuta pesona wisata nan memukau, akan menemukan pantai ini.

Akses jalan menuju ke sini tidak mudah, kamu harus melalui ladang jagung dan bebatuan terjal. Karena tempat ini tergolong tidak banyak orang yang tahu. Namun, semua rasa lelah pasti akan hilang ketika melihat surga tersembunyi ini.

2. Bukit Pergangsingan
Di atas bukit ini bisa membuat kamu takjub dengan petak-petak sawah dan kebun-kebun warga yang berwarna-warni dan dikelilingi deretan pegunungan tinggi, ditambah langit biru yang membentang. Selain itu kamu juga bisa melihat kemegahan Gunung Rinjani dari bukit ini.

Berdiri di ketinggian 1.670 meter di atas permukaan laut atau sekitar 673 meter dari dataran Sembalun, Bukit Pergasingan bisa didaki selama 2-2,5 jam dan sering dijadikan tempat latihan sebelum mendaki Gunung Rinjani.

Baca juga: Bali dan Lombok Bawa Indonesia Jadi Negera Terindah ke-6 di Dunia

3. Pantai Tanjung Bloam
Terdapat sebuah pantai yang berada di selatan Lombok yang masih jarang orang ketahui, yaitu Pantai Tanjung Bloam. Daya tarik utama dari pantai mengapitnya. Perpaduan kontrasnya warna hitam dari bebatuan, dan warna keemasan dari tebing dengan birunya laut menghasilkan keindahan yang tidak ada duanya.

Tempat ini merupakan kawasan konservasi penyu, jika beruntung kamu bisa melihat mereka sedang merapat ke daratan.

4. Pantai Tangsi
Pantai Pink ini adalah satu dari tujuh pantai di dunia dengan pasir berwarna pink yang dua di antaranya ada di Indonesia. Sebelum dikenal dengan Pantai Pink, masyarakat menyebutnya Pantai Tangsi. Disebut Pantai Pink karena pasir pantai ini terdiri dari campuran antara pasir putih dan pasir merah yang berasal koral serta pecahan cangkang organisme laut foraminifera yang berwarna kemerahan.

Waktu paling pas untuk mengunjungi pantai ini adalah dari pagi pukul 08.00-pukul 16.00. Saat itulah bias sinar matahari memantulkan warna merah jambu yang begitu cerah dan cantik.
Akses menuju ke pantai ini ada dua cara, yaitu melalui jalan darat yang rusak atau lewat laut dengan menyewa perahu di pelabuhan Tanjung Luar.

Tidak terdapat fasilitas di tempat ini, oleh karena itu kamu harus selalu siap perbekalan dari luar.

5. Air Terjun Mangku Sakti
Ibarat pahatan indah karya maestro ternama, struktur dan formasi bebatuan yang ada di air terjun ini benar-benar mengesankan.
Formasi unik menyerupai ngarai tersebut terbentuk secara alami akibat aliran air yang terus-menerus melewatinya.

Air yang berhulu di Danau Segara Anak (Gunung Rinjani) tersebut tampak sedikit keruh seperti susu karena kandungan belerang yang diyakini ampuh menyembuhkan berbagai gangguan kulit.

6. Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno.
Salah satu destinasi wisata yang terkenal di Pulau Lombok adalah kepulauan Gili nya yang sangat ikonik. Tidak lengkap rasanya jika mengunjungi Lombok tapi belum berkunjung ke Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air.

Di Gili Trawangan, kamu bisa menikmati beberapa pesta kembang api, serta pertunjukan menyambut tahun baru. Gili Meno cocok buat kamu yang mendambakan kesunyian dan ketenangan karena pulaunya paling sunyi. Sedangkan, di Gili Air, kamu bisa menikmati taman air alami yang menakjubkan dengan lima titik spesial seperti Air Wall, Air Slope, Frogfish Point, Segaluh, dan Malang Reef.

Akes jalan menuju ketiga pulau ini cukup mudah. Kamu hanya tinggal menyeberang dari Pelabuhan Bangsal dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

November 7, 2026

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

November 7, 2026

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

Terbongkarnya Penyadapan Ilegal Menjadi Tonggak Penting Supremasi Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Terbongkarnya Penyadapan Ilegal Menjadi Tonggak Penting Supremasi Hukum  Oleh: Citra Ann Pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang melibatkan sejumlah perwira tinggi Polri menjadi perhatian penting dalam upaya memperkuat supremasi hukum di Indonesia. Perkara yang menyasar komunikasi Presiden Prabowo Subianto, sejumlah pejabat negara, tokoh politik, media, hingga kalangan masyarakat sipil tersebut menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan kewenangan aparat. Penanganan kasus ini sekaligus menjadi ujian bagi komitmen institusi penegak hukum dalam memastikan tidak ada pihak yang kebal terhadap proses hukum. Praktik penyadapan pada dasarnya merupakan instrumen yang dapat digunakan untuk mendukung proses penegakan hukum dengan persyaratan dan mekanisme yang ketat. Namun, penggunaan kewenangan tersebut tanpa dasar hukum berpotensi berubah menjadi tindakan yang melanggar privasi dan hak asasi manusia. Oleh karena itu, setiap tindakan pemantauan komunikasi harus memiliki tujuan yang sah, mengikuti prosedur, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai peraturan perundang-undangan. Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Asep Edi Suheri, menegaskan bahwa dugaan penyadapan ilegal yang menyeret tiga perwira tinggi berinisial LSP, ASN, dan EH merupakan tindakan oknum, bukan kebijakan institusi Polri. Penegasan itu disampaikan menyusul pengungkapan dugaan penyadapan terhadap sejumlah nomor telepon milik pejabat negara dan berbagai kalangan masyarakat. Asep menjelaskan bahwa Polri telah memiliki Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2010 sebagai pedoman pelaksanaan tugas Pusat Pemantauan Polri agar kegiatan pemantauan berjalan sesuai prosedur. Dugaan pelanggaran dalam perkara ini berkaitan dengan perintah penyadapan sejumlah nomor telepon tanpa prosedur yang sah dan tidak berhubungan dengan kepentingan penegakan hukum. Para tersangka juga diduga memerintahkan penghapusan berkas hasil sadapan dalam sistem Lawful Interception Management System (LIMS) pada Oktober 2026. Sementara itu, penyidik masih memeriksa seorang saksi berinisial SU untuk mengungkap rangkaian peristiwa dan pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut. Ketentuan mengenai penyadapan telah memberikan batasan yang jelas terhadap penggunaan instrumen pemantauan komunikasi. Berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2010, penyadapan hanya dapat dilakukan untuk kepentingan penyelidikan, penyidikan, penuntutan, serta pemeriksaan di persidangan atas tindak pidana berdasarkan undang-undang. Pelaksanaannya juga harus memperhatikan perlindungan HAM, legalitas, kepastian hukum, perlindungan konsumen, dan kerahasiaan. Pengawasan terhadap kewenangan penyadapan menjadi bagian penting untuk mencegah aparat bertindak di luar batas hukum. Tanpa pengawasan dan pertanggungjawaban, teknologi pemantauan yang seharusnya membantu proses penyidikan justru dapat menimbulkan pelanggaran terhadap hak masyarakat. Karena itu, pengungkapan dugaan penyimpangan di lingkungan kepolisian perlu diikuti evaluasi terhadap pelaksanaan prosedur dan penguatan pengawasan internal.…

Data BPS Ungkap Fundamental Ekonomi Nasional Dinilai Tetap Kuat

By Kata IndonesiaNovember 6, 20260

Data BPS Ungkap Fundamental Ekonomi Nasional Dinilai Tetap Kuat JAKARTA – Kondisi perekonomian Indonesia dinilai…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.