• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Hilirisasi Dorong Pusat Pertumbuhan Baru di Luar Pulau Jawa

Hilirisasi Dorong Pusat Pertumbuhan Baru di Luar Pulau Jawa

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 14 August 2026

Hilirisasi Dorong Pusat Pertumbuhan Baru di Luar Pulau Jawa

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan di tengah dinamika ekonomi global.

“Di tengah tekanan global yang tidak ringan, ekonomi Indonesia tetap tumbuh kuat dan konsisten di atas 5%. Ini menunjukkan bahwa fondasi ekonomi domestik kita solid dan kebijakan yang ditempuh Pemerintah berjalan efektif,” ujar Airlangga.

Kinerja tersebut berjalan beriringan dengan meningkatnya realisasi investasi dan kontribusi hilirisasi terhadap perekonomian. Pada Semester I-2026, investasi nasional mencapai Rp1.010,6 triliun, dengan investasi di luar Jawa mencapai Rp507,8 triliun atau 50,2 persen dari total investasi. Sementara itu, investasi sektor hilirisasi mencapai Rp300,1 triliun. Kondisi ini memperlihatkan semakin kuatnya peran kawasan di luar Jawa dalam menopang pertumbuhan nasional.

Dari sisi perencanaan pembangunan, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy melihat pengembangan kawasan industri sebagai bagian penting dalam memperkuat rantai nilai ekonomi nasional. Menurutnya, pembangunan kawasan industri harus terintegrasi dengan agenda pembangunan nasional agar hilirisasi tidak berhenti pada aktivitas pengolahan, tetapi mampu membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.

“Seluruh proyek prioritas nasional harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 sebagai landasan Pembangunan Indonesia,” kata Rachmat.

Perkembangan tersebut mendapat perhatian positif dari dunia usaha. Wakil Ketua Umum Bidang Keanggotaan Kadin Indonesia Widiyanto Saputro menilai program hilirisasi pemerintah telah memasuki tahap implementasi dan mulai menghasilkan dampak nyata bagi perekonomian.

“Nilai hilirisasi nikel ini salah satu yang fenomenal setelah berdekade-dekade kita tidak melaksanakan industrialisasi di bidang sumber daya alam. Nilainya mencapai Rp 510 triliun dengan lonjakan sekitar 300%, dari hampir US$ 1 miliar menjadi US$ 3,8 miliar,” ujar Widiyanto.

Ia menilai perkembangan hilirisasi kini semakin menyebar ke berbagai wilayah. Produksi industri hilirisasi di Maluku Utara dan Sulawesi Tengah bahkan disebut telah melampaui Sulawesi Tenggara yang sebelumnya menjadi salah satu pusat utama industri nikel. Investasi hilirisasi bauksit di Kalimantan juga terus berkembang dan mencapai Rp53 triliun pada Semester I-2026.

“Indonesia ini luas. Jangan hanya melihat Jawa. Potensi di luar Jawa sangat besar. Hilirisasi memberikan bukti bahwa pertumbuhan ekonomi di luar Jawa bisa jauh lebih besar dan memiliki prospek pertumbuhan yang sangat menjanjikan,” ucap Widiyanto.

Konsistensi pemerintah dalam menjaga iklim investasi, memperkuat kawasan industri, dan mendorong pengolahan sumber daya di dalam negeri menjadi fondasi penting bagi agenda tersebut. Dengan hilirisasi yang terus diperluas secara terarah, Indonesia berpeluang memperkuat daya saing sekaligus melahirkan pusat-pusat pertumbuhan baru di luar Jawa, sehingga pembangunan nasional semakin merata dan manfaat pertumbuhan ekonomi semakin luas dirasakan masyarakat.***

Drajad Wibowo : Ekonomi RI Tetap Tangguh, Pidato Prabowo Bangun Confidence

August 14, 2026

Hilirisasi adalah Jalan Berani agar Indonesia Tidak Lagi Menjual Bahan Mentah

August 14, 2026

Drajad Wibowo : Ekonomi RI Tetap Tangguh, Pidato Prabowo Bangun Confidence

By Kata IndonesiaAugust 14, 20260

Drajad Wibowo : Ekonomi RI Tetap Tangguh, Pidato Prabowo Bangun Confidence Jakarta – Ekonom INDEF…

Hilirisasi adalah Jalan Berani agar Indonesia Tidak Lagi Menjual Bahan Mentah

By Kata IndonesiaAugust 14, 20260

Hilirisasi adalah Jalan Berani agar Indonesia Tidak Lagi Menjual Bahan Mentah Oleh Julia Kamil Indonesia berada pada persimpangan penting dalam perjalanan mengelola kekayaan sumber daya alam. Selama puluhan tahun, kekayaan mineral seperti nikel, bauksit, tembaga, timah, dan berbagai mineral strategis lainnya lebih banyak dipandang sebagai komoditas untuk diekspor. Pola tersebut memang menghasilkan penerimaan dan devisa, tetapi pada saat yang sama membuat Indonesia kehilangan sebagian besar nilai tambah yang seharusnya dapat dinikmati di dalam negeri. Karena itu, hilirisasi bukan sekadar pilihan kebijakan industri, melainkan jalan berani untuk mengubah posisi Indonesia dari pemasok bahan mentah menjadi negara yang memiliki kemampuan mengolah, mengembangkan, dan menguasai teknologi berbasis sumber daya alam sendiri. CEO Danantara Indonesia Rosan P. Roeslani menilai kekayaan mineral Indonesia semestinya ditempatkan sebagai fondasi pengembangan teknologi masa depan, bukan berhenti pada aktivitas ekstraksi dan pengolahan awal. Menurut Rosan, keberlimpahan nikel, bauksit, tembaga, timah hingga rare earth dapat menjadi modal penting untuk membangun industri baterai kendaraan listrik, semikonduktor, pertahanan, serta energi bersih. Pandangan tersebut menunjukkan bahwa arah hilirisasi seharusnya tidak berhenti pada peningkatan nilai jual komoditas, tetapi bergerak menuju penguasaan rantai nilai yang lebih panjang. Hilirisasi membutuhkan investasi besar, teknologi, sumber daya manusia berkualitas, kepastian regulasi, infrastruktur, serta kesediaan untuk menghadapi berbagai risiko dalam membangun industri baru. Namun, tanpa keberanian mengambil langkah tersebut, kekayaan alam yang melimpah dapat habis diekstraksi, sementara teknologi, merek, dan nilai ekonomi terbesar justru dikuasai negara lain.…

Hilirisasi Mengubah Daerah Kaya SDA Menjadi Kawasan Industri Bernilai Tambah

By Kata IndonesiaAugust 14, 20260

Hilirisasi Mengubah Daerah Kaya SDA Menjadi Kawasan Industri Bernilai Tambah Oleh : Gavin Asadi Hilirisasi…

Hilirisasi Dorong Pusat Pertumbuhan Baru di Luar Pulau Jawa

By Kata IndonesiaAugust 14, 20260

Hilirisasi Dorong Pusat Pertumbuhan Baru di Luar Pulau Jawa Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.